Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / 1.879 Hektare Lahan Jambi Digerogoti Karhutla, Satgas Berjudi dengan Waktu
Daerah

1.879 Hektare Lahan Jambi Digerogoti Karhutla, Satgas Berjudi dengan Waktu

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
Last updated: September 4, 2026 7:02 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Foto udara asap membubung di lahan gambut yang terbakar di Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi, Kamis (3/9/2026).
Foto udara asap membubung di lahan gambut yang terbakar di Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi, Kamis (3/9/2026). ( ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/wsj.)
SHARE

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi mencapai 1.879,31 hektare hingga Kamis, 3 September 2026. Di tengah ancaman puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung pada September, upaya pemadaman menghadapi tantangan karena sebagian area gambut sulit dijangkau alat berat.

Daftar isi Konten
  • Segala Upaya
  • Tambah Personel
  • Awan Belum Tumbuh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi pun memperkuat penanganan di lapangan dengan mengoptimalkan satgas darat, termasuk membuat sekat bakar dan pendinginan secara intensif di wilayah rawan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala dalam upaya mencegah api meluas. Sejumlah titik bahkan tidak dapat dibuat sekat karena alat berat tidak bisa masuk ke lokasi.

“Kalau hari ini ada perkembangan dari Satgas Udara, mungkin ada pelebaran sedikit saja area terbakar. Karena kondisi gambut, semalam kami sudah membuat sekat. Namun, ada daerah yang tidak bisa kami sekat karena alat berat tidak bisa masuk,”

ujar Bachyuni dalam keterangannya dikutip pada Jumat, 4 September 2026.
Baca juga:
Lawan Teror Bara Api Jambi, 5,9 Ribu Petugas Karhutla Disiram… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan berupa "uang semangat" yakni insentif…
Hutan Menangis: 112 Pembakar Lahan Jadi Tersangka, Korporasi Belum Tersentuh Bareskrim Mabes menetapkan 112 tersangka individu terduga kasus kebakaran hutan dan lahan…
Karhutla Kepung Gunung di Jawa Timur: Semeru Terparah, Kawah Ijen… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di sejumlah kawasan pegunungan Jawa Timur.…
  • Lawan Teror Bara Api Jambi, 5,9 Ribu Petugas Karhutla Disiram "Uang Semangat"
  • Hutan Menangis: 112 Pembakar Lahan Jadi Tersangka, Korporasi Belum Tersentuh
  • Karhutla Kepung Gunung di Jawa Timur: Semeru Terparah, Kawah Ijen Ditutup

Segala Upaya

Pada Kamis, estimasi area yang terbakar mencapai 47,5 hektare. Dari jumlah tersebut, 37 hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan 11,5 hektare masih dalam penanganan melalui operasi darat, water bombing, maupun operasi gabungan.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena pemantauan menunjukkan masih ada 182 titik panas di Jambi. Ada 34 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi, sementara 148 titik lainnya memiliki tingkat kepercayaan rendah.

Berdasar estimasi 47,5 hektare area terbakar pada hari yang sama, terdapat 20 titik api. Tiga di antaranya merupakan titik lama yang masih dalam proses pemadaman.

Tambah Personel

Bachyuni mengatakan penguatan personel menjadi salah satu langkah untuk memastikan area yang telah dipadamkan tidak kembali terbakar. 20 personel tambahan dari Basarnas, Brimob, dan Batalyon Infanteri 142 dikerahkan untuk memperkuat tim di lapangan.

“Sekarang ada 5.984 orang tim darat dan kami arahkan untuk menambah sekitar 20 orang,”

kata dia.

Selain memperkuat personel, BPBD juga memanfaatkan alat berat yang sebelumnya mendapat dukungan dari BNPB untuk membuat sekat bakar. Tim darat juga diarahkan membuat kanal-kanal air yang dapat digunakan sebagai sumber air untuk pemadaman dan pendinginan.

Upaya tersebut dilakukan untuk menahan laju kebakaran, terutama di wilayah gambut yang berpotensi menyimpan bara dan memicu kembali kebakaran meski api di permukaan telah dipadamkan.

Di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, misalnya, tim Pos 27 berhasil memadamkan api di area seluas tiga hektare. Setelah pemadaman, personel tetap mendinginkan area untuk memastikan tidak ada bara yang dapat memicu kebakaran kembali.

Dari total 37 hektare area yang berhasil dipadamkan pada Kamis, 31 hektare ditangani melalui operasi satgas darat. Sementara enam hektare lain dipadamkan menggunakan water bombing.

Awan Belum Tumbuh

Selain operasi darat dan udara, pemerintah juga telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan karhutla di Jambi.

OMC berlangsung pada 26 Agustus hingga 2 September 2026. Selama periode tersebut tercatat delapan sortie dengan total waktu penerbangan 15 jam 32 menit. Operasi itu menggunakan 8.000 kilogram natrium klorida (NaCl).

Namun, operasi modifikasi cuaca juga menghadapi tantangan kondisi atmosfer. Berdasarkan pemantauan BMKG, hingga 10 September 2026 diperkirakan belum terdapat pertumbuhan awan.

Kondisi tersebut berpotensi membatasi pelaksanaan OMC. Maka satgas akan mengoptimalkan patroli serta pemantauan kondisi cuaca untuk mendukung penanganan karhutla.

Dengan luasan kebakaran yang telah mencapai hampir 1.900 hektare, keberadaan titik panas, serta puncak kemarau yang masih berlangsung, penanganan karhutla di Jambi kini berpacu dengan waktu. Terlebih, sebagian area gambut yang sulit dijangkau membuat upaya mencegah api kembali menyala menjadi tantangan bagi petugas.

Baca juga:
Otorita IKN Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan Perkebunan Penyebab Karhutla Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjatuhkan sanksi administratif kepada satu perusahaan perkebunan…
21 Badan Usaha Disegel Terkait Karhutla, Anggota DPR: Jangan Cuma… Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan mengingatkan Kementerian Lingkungan Hidup agar penyegelan…
Bocah Kalimantan Meninggal Diduga Terdampak Karhutla: DPR Peringatkan Bahaya Asap… Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan meminta pemerintah tidak meremehkan risiko…
  • Otorita IKN Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan Perkebunan Penyebab Karhutla
  • 21 Badan Usaha Disegel Terkait Karhutla, Anggota DPR: Jangan Cuma jadi Tindakan…
  • Bocah Kalimantan Meninggal Diduga Terdampak Karhutla: DPR Peringatkan Bahaya Asap bagi Kelompok…
Tag:BPBDGambutJambiKarhutlaKemarauOMCSekat Bakar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Terungkap! 6 Juta Data MBG Ganda, BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono (kiri) dan Agustina Arumsari (kanan) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
1
Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
Daerah

Ratusan Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, JPPI Desak Pemerintah Bongkar Sistem

Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami sekitar 500 santri…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Warga berupaya memadamkan Kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026).
Daerah

Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan, DPR Minta Sekolah Siapkan Opsi Pembelajaran Jarak Jauh

Komisi X DPR RI meminta pemerintah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Gunung Sinabung menyemburkan abu vulkanik di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/9/2026). Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melaporkan pada periode Rabu (2/9) pukul 06:00 WIB aktivitas Gunung Sinabung masih berada di level III atau siaga pada kegempaan Hybrid sebanyak lima kali amplitudo dan vulkanik dalam empat kali amplitudo sehingga masyarakat dan wisatawan agar menjauh dari puncak gunung sinabung. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Daerah

Gunung Sinabung Naik Status Siaga, 615 Warga Mengungsi, Erupsi Susulan Masih Mengintai

Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, masih mengalami peningkatan…

Syifa FauziahAmin-Suciady-Owrite
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 hari lalu
Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
Daerah

Heboh 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Tak Ada yang Meninggal

Bupati Sidoarjo Subandi membantah kabar bahwa santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up