Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 24 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Purbaya Tegaskan Tak Akan Tambah Stimulus di Tengah Maraknya PHK, Ini Alasannya
Ekonomi Bisnis

Purbaya Tegaskan Tak Akan Tambah Stimulus di Tengah Maraknya PHK, Ini Alasannya

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 23, 2025 6:08 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
8 bulan lalu
Share
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaporkan, jumlah pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mencapai 79.302 orang pada periode Januari-November 2025. Angka itu naik dari Oktober 2025 yang sebanyak 70.244 orang.

Merespons hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pihaknya tidak akan mengeluarkan tambahan stimulus. Ia menuturkan, penyebab PHK ini karena melemahnya permintaan. 

Nggak ada (tambahan stimulus). PHK kan terjadi ketika demand-nya lemah sekali kan, itu terjadi 10 bulan awal, 9 bulan pertama tahun lalu kan. Tahun ini 10 bulan pertama ekonomi slow, itulah gambaran bahwa ekonomi kita waktu itu slow,”

ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa, 23 Desember 2025.

Purbaya meyakini, kondisi industri akan lebih baik pada tahun depan. Hal ini karena didasarkan pada meningkatnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah dan bank sentral dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Saya yakin tahun depan akan lebih bagus dari sekarang. Karena kita lebih sinkron dengan bank sentral juga kebijakannya ke depan. Jadi itu merupakan indikasi bagi saya bahwa kemarin-kemarin memang nggak bagus,”

jelasnya.

Purbaya menegaskan perhatian Kementerian Keuangan saat ini difokuskan pada upaya membantu dunia usaha agar dapat kembali tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan.

Itu yang menjadi concern saya, bagaimana membantu mereka semaksimal mungkin supaya bisa tumbuh lagi sesuai dengan kenaikan permintaan, seiring perubahan kebijakan baik di pemerintah maupun di bank sentral,”

pungkasnya.

Sebelumnya, melalui situs Satudata Kemnaker korban PHK tercatat sebanyak 79.302 orang pada periode Januari-November 2025. Jumlah pekerja yang di PHK tersebut merupakan pegawai yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.

Pada periode Januari sampai dengan November 2025 terdapat 79.302 orang tenaga kerja ter-PHK,”

tulis situs tersebut dikutip Senin, 22 Desember 2025.

Kemnaker mencatat, tenaga kerja paling banyak terkena PHK pada periode Januari-November ada di Provinsi Jawa Barat sebanyak 17.234 orang, atau 21,73 persen dari total tenaga kerja ter-PHK.

Tenaga kerja ter-PHK paling banyak pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 21,73 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,”

jelasnya.

Tag:KemnakerMenkeuPHKPurbayastimulus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
1
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
2
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
3
Sade Terbakar, Warisan Budaya Sasak Dipertaruhkan
By Syifa Fauziah
Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
4
Homeschooling Bukan Sekadar “Pindah Kelas” ke Rumah, Ini Tantangannya Versi UNESCO
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi anak homeschooling.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi menekan pin ATM di Rekening Perbankan. (Sumber: Unsplash/Gizem Nikomedi)
Ekonomi Bisnis

PPATK Tegaskan Tak Ikut Blokir Rekening Donasi Kordinator AMPB Surpriyono

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menegaskan tidak melakukan pemblokiran rekening…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
1 jam lalu
Ilustrasi Pengeboran Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/Maria Lupan)
Ekonomi Bisnis

AS Siapkan Sanksi Terberat ke Iran, Harga Minyak Dunia Dijual US$93,22 per Barel

Harga minyak dunia turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Senin. Penurunan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
Ekonomi Bisnis

Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir

Harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 0,71 persen ke…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi Emas Batangan Global. (Sumber: Unsplash/Zlaťáky.cz)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 24 Agustus 2026: Global Berkilau, Antam Naik Rp10 Ribu

Harga emas melanjutkan kenaikan pada Senin dan mencapai level tertinggi dalam lebih…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up