Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 6 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Realisasi Ekonomi Kuartal I-2026 Diragukan, LPEM UI: Seharusnya Cuma Tumbuh 4,6-4,9%
Ekonomi Bisnis

Realisasi Ekonomi Kuartal I-2026 Diragukan, LPEM UI: Seharusnya Cuma Tumbuh 4,6-4,9%

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 12, 2026 2:57 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi Kota Jakarta dan Gedung Pencakar Langitnya. (Sumber: Unsplash/ Iqro Rinaldi)
Ilustrasi Kota Jakarta dan Gedung Pencakar Langitnya. (Sumber: Unsplash/ Iqro Rinaldi)
SHARE

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) meragukan, realisasi angka pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). LPEM memperkirakan, ekonomi kuartal I-2026 seharusnya tumbuh di 4,6-4,9 persen.

Daftar isi Konten
  • Datanya Tidak Konsisten    
  • KDMP dan MBG Jadi Sorotan
  • Kepercayaan Turun Ekonomi Jadi Tak Pasti

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky mengatakan berdasarkan kajian yang sudah dilakukannya, pertumbuhan ekonomi 5,61 persen dipertanyakan sebagai indikator kesehatan ekonomi.

Kajian kami menunjukkan bahwa angka pertumbuhan ekonomi 5,61 persen yoy patut dipertanyakan sebagai indikator kesehatan ekonomi. Yang paling mencolok, data BPS sendiri menunjukkan adanya ketidakkonsistenan internal,”

kata Riefky dalam laporannya dikutip Selasa, 11 Mei 2026.

Datanya Tidak Konsisten    

Riefky menjelaskan, ketidakkonsistenan internal itu ditunjukkan oleh sektor listrik, gas dan air yang mencatat pertumbuhan nilai tambah negatif sebesar -0,99 persen, sementara sektor industri pengolahan dilaporkan tumbuh 5,04 persen.

Adapun sektor manufaktur merupakan pengguna listrik terbesar dalam perekonomian Indonesia, yang menyerap sekitar 40–42 persen dari total konsumsi listrik nasional. 

Penurunan pasokan listrik bersamaan dengan pertumbuhan pesat di sektor manufaktur yang bergantung pada listrik merupakan kontradiksi yang memerlukan penjelasan, dan tidak ada penjelasan yang diberikan dalam rilis BPS,”

tuturnya.
Awan tebal yang menyelimuti pemukiman dan gedung bertingkat di Jakarta
Awan tebal yang menyelimuti pemukiman dan gedung bertingkat di Jakarta (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)

KDMP dan MBG Jadi Sorotan

Riefky menyoroti, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KDMP) yang ikut mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026. Ia menyebut, KDMP baru berada pada tahap awal pembangunan dan akan selesai sekitar 7 persen pada akhir kuartal I-2026, dan baru akan dilanjutkan secara serius di April-Mei 2026.

Sedangkan untuk MBG, ia menilai penerima manfaat tidak kekurangan makanan sebelum program ini ada. Program ini hanya menggantikan pengeluaran makanan rumah tangga yang sudah ada sebelumnya, dan menggeser pekerja kantin/pedagang lokal dari persaingan. 

Berdasarkan koreksi atas ketidakkonsistenan internal tersebut, estimasi yang lebih realistis untuk pertumbuhan PDB Indonesia kuartal I-2026 ada di kisaran 4,6 persen-4,9 persen,”

terangnya.

Di samping itu, dengan mempertimbangkan pembalikan kebijakan fiskal pada kuartal II-IV, risiko El Nino, serta dampak perang Iran terhadap perekonomian global. LPEM UI memproyeksikan, ekonomi sepanjang tahun 2026 hanya tumbuh di kisaran 4 persen hingga 4,5 persen.

Kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2026 ada di kisaran 4,0 persen-4,5 persen. Kisaran ini lebih realistis dan kredibel,”

katanya.

Kepercayaan Turun Ekonomi Jadi Tak Pasti

Riefky menjelaskan, berdasarkan penelitian terbaru National Bureau of Economic Research (Bloom, Groshen, Hobbs, dan Strain, 2026) menemukan bahwa menurunnya kepercayaan terhadap statistik resmi, bahkan tanpa adanya bukti manipulasi, dapat meningkatkan ketidakpastian kebijakan ekonomi. 

Dampak ekonominya setara dengan kerugian sekitar US$25 untuk setiap tambahan US$1 anggaran lembaga statistik,”

jelasnya.

Riefky menilai, risiko terbesar dari mempertahankan angka 5,61 persen bukanlah ketidakpercayaan publik. Melainkan munculnya sikap meragukan (discounting) terhadap seluruh data resmi. 

Dengan demikian, angka pertumbuhan yang kredibel di kisaran 4,7 persen-4,9 persen akan jauh lebih bermanfaat bagi perekonomian dibandingkan angka 5,61 persen yang sulit dijelaskan secara logis,”

imbuhnya.
Tag:BPSKDMPLPEM FEB UIMBGPertumbuhan EkonomiUniversitas Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pakar Kritik Langkah Utus Dubes ke Pemakaman Khamenei: Publik Bisa Curiga Pemerintah Memihak AS-Israel
By Natania Longdong
Warga Iran berduka saat mengikuti proses pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (Foto: WANA).
1
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Firaun Siap Bikin Messiah Menangis?
By Hadi Febriansyah
Messi vs Salah dalam Piala Dunia 2026.
2
KPK Endus Dugaan Aliran Uang ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kasus Abdul Wahid Melebar
By Rahmat Baihaqi
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah), Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam (kiri), dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau M Arief Setiawan (kanan)
3
Derbi Iberia Piala Dunia 2026: Laga Terakhir Ronaldo atau Panggung Bocah Ajaib Lamine Yamal?
By Hadi Febriansyah
Cristiano Ronaldo vs LAmine Yamal dalam derbi Iberia Piala Dunia 2026.
4
Sudah Sepekan Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Ini Alasan Asap Masih Terus Mengepul
By Ani Ratnasari
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (tengah) berbincang dengan Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH Rasio Ridho Sani (kedua kiri) saat meninjau kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Tunjuk Danantara Garap Ekspor Listrik RI ke Singapura, Ini Misi Besarnya

Presiden Prabowo Subianto menugaskan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia untuk mengimplementasikan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
33 menit lalu
Ilustrasi bebas pajak PFII. (Sumber: Unsplash/ Kelly Sikkema)
Ekonomi Bisnis

Draf RUU PFII Bikin Geger, Pemerintah Mau Obral Insentif Pajak 100% ke Pelaku Usaha

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif fiskal bagi pelaku usaha yang menjalankan kegiatan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
44 menit lalu
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Menguat Tipis ke Level 5.916, di Tengah Amblasnya Rupiah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis, di tengah pelemahan nilai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS Gegara Peringatan Fitch Ratings

Rupiah kembali menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up