Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 12 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ruang Fiskal Menyempit, APBN Tak Cukup Beri Stimulus Ekonomi?
Ekonomi Bisnis

Ruang Fiskal Menyempit, APBN Tak Cukup Beri Stimulus Ekonomi?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 12, 2026 10:21 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Ilustrasi Uang Rupiah.
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
SHARE

Permata Institute for Economic Research (PIER) menilai, Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) tidak bisa terus-menerus menggelontorkan stimulus untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Sebab APBN berpotensi kehilangan ruang, sejalan dengan meningkatnya tekanan global, dan beban fiskal domestik.

Daftar isi Konten
  • Fiskal Indonesia Hadapi Tantangan Berat
  • Posisi Pemerintah Dilema

Head of Macroeconomics & Market Research Permata Bank, Faisal Rachman mengatakan sampai saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia masih ditopang oleh belanja pemerintah atau fiscal driven, bukan sektor swasta. 

Karena kita masih lihat GDP growth itu lebih ke fiscal driven, bukan ke sektor swastanya, bukan yang private driven-nya. Dan itu tentunya akan membatasi ruang fiskal ke depan,”

ujar Faisal dalam media briefing Selasa, 11 Mei 2026.

Fiskal Indonesia Hadapi Tantangan Berat

Faisal menuturkan, ketahanan fiskal Indonesia sedang menghadapi tantangan, utamanya bila konflik geopolitik di Timur Tengah terus berlanjut dan mendorong harga minyak dunia tetap tinggi.

Karena ruang fiskal kita menjadi terbatas, flexibility-nya menjadi rendah. Sehingga cara yang sama dengan cara melakukan belanja fiskal yang besar itu tidak bisa dilakukan secara terus-menerus, yang artinya outlook GDP growth pada kuartal-kuartal selanjutnya ini kemungkinan bisa menurun,”

jelasnya.

Posisi Pemerintah Dilema

Faisal mengatakan, pemerintah saat ini sedang ada dalam posisi dilema. Sebab, APBN harus menjalankan dua tujuan yakni menjaga pertumbuhan ekonomi, dan menjadi batalan alias shock absorber terhadap gejolak global.

Jadi bagaimana fiskal ke depannya ketahanannya, kerana dia punya dua tugas yang cukup penting juga. Sedangkan kita tahu sampai saat ini, sampai bulan Maret, sebenarnya performa penerimaan dari APBN masih belum terlalu baik jika dibandingkan dengan percepatan di sisi belanjanya,”

imbuhnya.

Adapun APBN per 31 Maret 2026 masih mengalami defisit sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB. Realisasi pendapatan negara tercatat sebesar Rp574,9 triliun atau 18,2 persen dari target, sedangkan realisasi belanja negara sebesar Rp815 triliun atau 21,2 persen dari target APBN 2026.

Tag:APBNbelanja negarafiskalGeopolitikHarga MinyakPertumbuhan Ekonomistimulustimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia (AFI), Michael Victor Sianipar
Olahraga

AFI Tegaskan Ranking 14 Dunia Bukan Target Utama Timnas Futsal Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia (AFI), Michael Victor Sianipar, menegaskan bahwa keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menembus peringkat ke-14 dunia bukanlah target utama federasi sejak awal. Menurut Michael, peningkatan posisi Indonesia…

By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
3 Min Read
Wisatawan
Hype

PHRI: Okupansi Hotel Turun Pasca Lebaran 2026

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran mengungkapkan sektor pariwisata nasional mulai mengalami pelemahan di tengah tekanan geopolitik global dan menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi tersebut terlihat…

By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
2 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Usai Rupiah Anjlok hingga Pecah Rekor Lagi di Rp17.500, Purbaya Siap Jelaskan ke DPR

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap menghadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), terkait anjloknya nilai tukar rupiah yang sudah mencapai level Rp17.500 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini menjadi yang terendah…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Melonjak-Rupiah Nyungsep, APBN Terancam Jebol Rp200 Triliun

Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperkirakan akan melebar, imbas kenaikan…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
5 jam lalu
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Rupiah Babak Belur Tembus Level Rp17.505, BI Ungkap Biang Keroknya

Bank Indonesia (BI) buka suara, terkait ambruknya nilai tukar rupiah hingga menyentuh…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
5 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Ada Potensi Kurva Terbalik Ekonomi, Purbaya Pede Kuartal III-IV 2026 Tumbuh 5,5 Persen

Ekonomi Indonesia diperkirakan akan menghadapi kurva terbalik di kuartal III dan IV-2026.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Hindari Kurva Terbalik Ekonomi Akhir 2026, Pemerintah Gelontorkan Stimulus EV dan Gaji ke-13

Demi mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026, agar tetap tumbuh seperti di kuartal…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up