Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 5 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Royalti Sudah Tinggi, Mau Dinaikkan Lagi? Hilirisasi Nikel Terancam Tersedak Biaya
Ekonomi Bisnis

Royalti Sudah Tinggi, Mau Dinaikkan Lagi? Hilirisasi Nikel Terancam Tersedak Biaya

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 13, 2026 2:09 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Pemurnian dan peleburan nikel (Sumber: Dok Ifishdeco)
Pemurnian dan peleburan nikel (Sumber: Dok Ifishdeco)
SHARE

Rencana pemerintah menaikkan tarif royalti pertambangan pada Juni 2026 perlu dibaca bukan dari kebutuhan fiskal jangka pendek, melainkan dari posisi awal tarif royalti Indonesia yang memang sudah berada di barisan atas secara global. 

Daftar isi Konten
  • Kenaikan Tarif Royalti Ganggu Keekonomian Proyek
  • Efeknya Bisa Hambat Investasi Baru

Menurut Tenaga Profesional Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI Edi Permadi, dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menerapkan skema royalti progresif untuk komoditas seperti nikel, emas, tembaga, serta timah. 

Sementara itu untuk nikel, tarif royalti bijih sudah berada di kisaran 14–19 persen. Angka ini yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu dengan royalti nikel tertinggi di dunia. Kondisi serupa juga terlihat pada emas, tembaga, dan timah yang telah berada di kisaran dua digit. 

Kenaikan Tarif Royalti Ganggu Keekonomian Proyek

Struktur tersebut, kata Edi, menunjukkan bahwa royalti telah menjadi instrumen utama penarikan keuntungan sumber daya alam oleh negara. Artinya, ruang kenaikan tarif lebih lanjut tanpa mengganggu keekonomian proyek menjadi semakin terbatas.

Di saat yang sama, sektor hilirisasi, khususnya industri pengolahan nikel dengan teknologi high pressure acid leaching (HPAL) sedang berada dalam tekanan biaya yang tidak ringan. 

Contohnya saja harga asam sulfat sebagai komponen utama proses HPAL meningkat tajam, disusul kenaikan biaya energi, logistik, serta harga bahan baku limonit (HPM) yang ikut terkerek. Tekanan ini terjadi ketika harga nikel global justru mengalami koreksi.

Dalam situasi tersebut, kenaikan royalti dinilai bukan lagi sekadar soal hak negara dalam menarik penerimaan, tetapi soal apakah struktur biaya industri masih mampu menanggung tambahan beban fiskal baru tanpa menggerus kelayakan proyek.

Masalahnya bukan apakah negara berhak menaikkan royalti, tetapi apakah ruang keekonomian sektor masih cukup menampung kenaikan itu. Dengan tekanan biaya HPAL, asam sulfat, energi, logistik, dan harga limonit yang naik, kenaikan royalti di atas basis ini bisa langsung memukul kelayakan proyek hilirisasi,”

kata Edi dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 13 Mei 2026.
Produksi bijih nikel PT Weda Bay Nickel digunakan untuk mendukung produksi baja nirkarat di seluruh dunia. (Sumber: Dok. Weda Bay Nickle)
Produksi bijih nikel PT Weda Bay Nickel digunakan untuk mendukung produksi baja nirkarat di seluruh dunia. (Sumber: Dok. Weda Bay Nickle)

Efeknya Bisa Hambat Investasi Baru

Edi Permadi menilai, jika kenaikan dilakukan di atas struktur tarif yang sudah tinggi, maka dampaknya tidak berhenti pada perusahaan tambang semata. Efek lanjutannya dapat merambat ke rantai hilirisasi, investasi baru, hingga rencana ekspansi smelter dan fasilitas pemurnian yang saat ini masih sangat membutuhkan arus modal besar.

Menurut hemat Edi, momentum hilirisasi yang selama ini dibangun dengan insentif investasi justru berisiko mendapat tekanan dari sisi fiskal apabila kebijakan royalti tidak mempertimbangkan kondisi biaya riil di lapangan.

Ketika basis royalti sudah tinggi, setiap kenaikan tambahan tidak lagi bersifat marginal bagi industri. Ia menjadi faktor penentu dalam perhitungan kelayakan investasi. Investor akan menghitung ulang, bukan hanya proyek tambangnya, tetapi seluruh rantai hilirisasi yang bergantung pada pasokan bahan baku tersebut,”

ujarnya.

Dalam kerangka itu, ia mengingatkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada boleh atau tidaknya royalti dinaikkan, melainkan timing dan daya dukung keekonomian sektor saat kebijakan tersebut diberlakukan.

Royalti itu instrumen yang sah. Tapi kalau diterapkan tanpa membaca siklus sektor dan struktur biaya yang sedang tertekan, kebijakan ini bisa berubah dari alat penarik rente menjadi faktor yang justru mengerem investasi jangka panjang di sektor tambang dan hilirisasinya,”

tutup Edi.

Tag:HilirisasiIndustri PertambanganInvestasinikelroyaltitambang nikelTarif Royalti
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei, Teriakan ‘Matilah Israel’ Menggema di Tengah Jutaan Pelayat
By Natania Longdong
Iran gelar pemakaman mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei dengan jutaan pelayat hadir.
1
Mbappe Samai Rekor Messi: Prancis Kunci Tiket Perempat Final, Duel Panas Kontra Maroko Bakal Tersaji
By Hardani Triyoga
Penyerang Timnas Kylian Mbappe saat laga vs Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
2
KPK Dalami Dugaan Amplop untuk Raja Juli Antoni, Menhut Berpotensi Dimintai Keterangan
By Rahmat Baihaqi
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby (tengah) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Suhardiman Amby ditetapkan sebagai tersangka bersama Sekda Kuantan Singingi Zulkarnain terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan sekretaris daerah, dengan barang bukti satu unit mobil yang diduga digunakan sebagai instrumen suap. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
3
Mengapa Ali Khamenei Baru Dimakamkan Setelah Empat Bulan? Ini Alasannya
By Ossid Duha Jussas Salma
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei
4
Bikin Melongo! KPK Temukan 55 Keping Platinum Rp40 M di Jok Mobil Bupati Langkat
By Rahmat Baihaqi
Penampakan uang tunai mata uang asing hingga kepinga logam platinum yang diduga hasil korupsi Bupati Langkat. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
5

BERITA LAINNYA

Pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat.
Ekonomi Bisnis

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Jangan Senang Dulu! Pakar Soroti Beban Bisa Beralih

Kebijakan pemerintah yang membatasi potongan komisi ojek online (ojol) menjadi maksimal 8…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Gedung Pertamina
Ekonomi Bisnis

Pertamina Sapu Bersih 31 Anak Usaha, Rombak Bisnis Besar-besaran

PT Pertamina (Persero) menyelesaikan penataan (business streamlining) terhadap 31 entitas hingga akhir…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
2 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memonitor sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ekonomi Bisnis

Purbaya Siapkan ‘Mata-Mata’ Awasi Program MBG, SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memonitor sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto.…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Gedung Kementerian ESDM. (Sumber: Google Street View)
Ekonomi Bisnis

Proyek Dragon CATL Masih Menanti Tax Holiday, ESDM Ungkap Kendalanya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih membahas usulan pemberian fasilitas…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up