Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 28 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan Penimbunan
Ekonomi Bisnis

Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan Penimbunan

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 28, 2026 4:18 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Petani menunjukkan padi yang dipanennya di Desa Porame, Kinovaro, Sigi, Sulawesi Tengah
Petani menunjukkan padi yang dipanennya di Desa Porame, Kinovaro, Sigi, Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc)
SHARE

Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan terhadap praktik mafia pangan. Penguatan pengawasan dilakukan menyusul gejolak tata niaga pangan yang kerap dimanfaatkan oknum tertentu melalui permainan distribusi, penimbunan, maupun manipulasi harga di lapangan.

Daftar isi Konten
  • Kementan Perkuat Pengawasan Tata Niaga Sawit dan Minyak Goreng
  • Kementan Klaim Tak Akan Diam Lawan Mafia Pangan
  • Skandal Beras Oplosan Jadi Sorotan

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan), Irham Waroihan mengatakan praktik mafia pangan umumnya muncul ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

Setiap ada kebijakan strategis untuk kepentingan negara dan masyarakat, mafia pangan selalu bergerak mencari celah, termasuk dalam tata niaga minyak goreng,”

ujar Irham di Kementan, dikutip Kamis, 28 Mei 2026.
Baca juga:
MUI: Pembelian 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara… Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai tidak ada masalah dalam pembelian 1.098 sapi…
Prabowo Beli 1.098 Sapi Kurban Pakai Duit APBN, Purbaya Bilang… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara, soal sumber anggaran pengadaan 1.098…
Prabowo Pakai APBN Sebar 1.098 Sapi Kurban, Segini Anggaran yang… Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiontoro mengungkap anggaran pengadaan 1.098 sapi…
  • MUI: Pembelian 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat
  • Prabowo Beli 1.098 Sapi Kurban Pakai Duit APBN, Purbaya Bilang “Saya Nggak…
  • Prabowo Pakai APBN Sebar 1.098 Sapi Kurban, Segini Anggaran yang Dihabiskan

Kementan Perkuat Pengawasan Tata Niaga Sawit dan Minyak Goreng

Ia menegaskan pihaknya bakal memperkuat tata niaga sawit dan minyak goreng melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) agar distribusi serta pasokan tetap terjaga.

Namun, penguatan pengawasan tetap diperlukan agar implementasi kebijakan di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Pengawasan harus dilakukan secara ketat mulai dari hulu sampai hilir karena ini menyangkut kepentingan rakyat banyak,”

ujarnya.
Pekerja memindahkan tandan buah segar sawit yang dibeli dari petani di tempat jual beli tanda buah segar (RAM) di Desa Purnama Dumai, Riau, Rabu (13/5/2026). Dinas Perkebunan Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) sawit di daerah tersebut untuk periode 13-19 Mei 2026 sebesar Rp3.900,46 per kilogram atau naik sekitar Rp25,53 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp3.874,93 per kilogram di mana kenaikan harga dipicu penguatan harga minyak kelapa sawit mentah yang naik menjadi 1.049,58 dolar AS per metrik ton.
Pekerja memindahkan tandan buah segar sawit yang dibeli dari petani di tempat jual beli tanda buah segar (RAM) di Desa Purnama Dumai, Riau, Rabu (13/5/2026). (ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/agr)

Kementan juga terus berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilisasi harga, ketersediaan pasokan, distribusi, hingga pengendalian cadangan pangan berjalan optimal di lapangan.

Apabila ditemukan praktik pelanggaran seperti penimbunan maupun permainan harga, Kementan memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur.

Penegakan hukum harus memberikan efek jera agar praktik serupa tidak kembali terulang,”

tegas Irham.

Kementan Klaim Tak Akan Diam Lawan Mafia Pangan

Kementan pun meminta masyarakat tetap tenang dan percaya terhadap langkah pengawasan yang terus diperkuat.

Kami berharap masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa pemerintah akan terus mengambil langkah nyata, baik melalui pengawasan di lapangan maupun penguatan regulasi. Pemerintah tidak akan tinggal diam melawan mafia pangan,”

tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan penegakan hukum terhadap mafia pangan harus dilakukan secara tegas.

Seperti arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita diminta mewujudkan swasembada pangan dan penegakan hukum harus ditegakkan manakala ada yang bermain-main. Tidak ada kompromi,”

ujar Mentan Amran.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto:: .pertanian.go.id)

Skandal Beras Oplosan Jadi Sorotan

Mentan Amran juga menegaskan langkah bersih-bersih mafia pangan dilakukan baik terhadap pelaku di luar pemerintahan maupun internal kementerian.

Menurut data Kementan, pada periode 2024–2025 terdapat 94 kasus mafia pangan yang ditangani, terdiri atas:

  • 46 kasus beras,
  • 27 kasus pupuk,
  • 16 kasus minyak,
  • serta 3 kasus yang melibatkan oknum pegawai internal.

Total terdapat 77 tersangka dalam berbagai kasus tersebut.

Selain itu, sebanyak 2.231 izin pengecer dan distributor pupuk bermasalah telah dicabut dalam 10 bulan terakhir.

Salah satu pengungkapan terbesar adalah kasus skandal beras oplosan. Dari 268 sampel yang diperiksa di 13 laboratorium pada 10 provinsi, ditemukan 212 merek beras premium dan medium tidak sesuai standar mutu, berat, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 85,56 persen beras premium tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan. Praktik itu berpotensi merugikan konsumen hingga Rp99,35 triliun per tahun.

Baca juga:
Presiden Prabowo Bakal Lebaran Idul Adha di Prancis, Tak Lupa… Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Prancis.…
Tunaikan Janji Prabowo, Intip Paket Stimulus Semester II-2026: Triliunan Rupiah… Kabar baik bagi pekerja kreatif dan pencari kerja. Pemerintah segera merilis paket…
Rupiah Ambruk tapi Beras SPHP Tetap Rp12.500/Kg, Pedagang Nasi Uduk… Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…
  • Presiden Prabowo Bakal Lebaran Idul Adha di Prancis, Tak Lupa Sebar Sapi…
  • Tunaikan Janji Prabowo, Intip Paket Stimulus Semester II-2026: Triliunan Rupiah demi PPh…
  • Rupiah Ambruk tapi Beras SPHP Tetap Rp12.500/Kg, Pedagang Nasi Uduk Boleh Senyum
Tag:Andi Amran SulaimanberasKementanmafia panganMentanminyak gorengprabowoTata niaga sawit
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rupiah Babak Belur ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Gegara AS Serang Iran
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Rupiah Anjlok, Harga Barang Naik, Benarkah RI Masih Jauh dari Krisis 1998?
By Rahmat Tunny
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
2
APBN Dipakai untuk Kurban, Prabowo Dinilai Langgar Prinsip Ibadah
By Rahmat Tunny
Sapi Kurban
3
MUI: Pembelian 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat
By Rahmat
Petugas kesehatan hewan memeriksa kesehatan sapi bantuan Presiden di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
4
Chairman BP Albert Manifold Dipecat Mendadak Usai 8 Bulan Menjabat, Ada Skandal Baru?
By Iren Natania
Ex Chairman British Petroleum (BP) Albert Manifold. (Sumber: BP)
5

BERITA LAINNYA

Pengeboran sumur BNG-079 di Struktur Benuang, Lapangan Adera, Sumatera Selatan. (Sumber: Dok. Pertamina Drilling)
Ekonomi Bisnis

Pertamina Drilling Mulai Ekspansi ke Timur Tengah, Incar Proyek Migas Ini 

PT Pertamina Drilling Services Indonesia menjajaki ekspansi bisnis ke pasar Timur Tengah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
38 menit lalu
Kantor Pusat Wilmar International Singapura. (Sumber: Dok. Wilmar)
Ekonomi Bisnis

Wilmar Dituduh Lakukan Transfer Pricing dan Manipulasi Sawit, Ini Respons Resminya

Wilmar International Ltd buka suara terkait perusahaannya yang menjadi salah satu dari…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Foto udara kepadatan kendaraan keluar Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Jasa Marga Catat Lonjakan Lalu Lintas Idul Adha Naik 19,62 Persen, Arah Timur Tetap Mendominasi

321.039 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek, pada periode libur Idul Adha atau…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
2 jam lalu
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia
Ekonomi Bisnis

BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,84 Triliun Tanpa Jaminan, Menggiurkan atau Berisiko?

PT Bumi Resources Tbk menerbitkan obligasi senilai Rp1,84 triliun yang akan mulai…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up