Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan Penimbunan
Ekonomi Bisnis

Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan Penimbunan

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 28, 2026 4:18 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Petani menunjukkan padi yang dipanennya di Desa Porame, Kinovaro, Sigi, Sulawesi Tengah
Petani menunjukkan padi yang dipanennya di Desa Porame, Kinovaro, Sigi, Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc)
SHARE

Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan terhadap praktik mafia pangan. Penguatan pengawasan dilakukan menyusul gejolak tata niaga pangan yang kerap dimanfaatkan oknum tertentu melalui permainan distribusi, penimbunan, maupun manipulasi harga di lapangan.

Daftar isi Konten
  • Kementan Perkuat Pengawasan Tata Niaga Sawit dan Minyak Goreng
  • Kementan Klaim Tak Akan Diam Lawan Mafia Pangan
  • Skandal Beras Oplosan Jadi Sorotan

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan), Irham Waroihan mengatakan praktik mafia pangan umumnya muncul ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

Setiap ada kebijakan strategis untuk kepentingan negara dan masyarakat, mafia pangan selalu bergerak mencari celah, termasuk dalam tata niaga minyak goreng,”

ujar Irham di Kementan, dikutip Kamis, 28 Mei 2026.
Baca juga:
BRI dan BSI Siap Eksekusi Rekening Massal Arahan Prabowo Pemerintah tengah menyiapkan mekanisme pembukaan rekening massal untuk seluruh masyarakat Indonesia melalui…
Purbaya Ungkap Rencana Bikin Rekening Bank Massal, Dapat Subsidi Saldo… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait rencana pembukaan rekening bank massal…
Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi… Keberadaan wakil menteri atau wamen yang banyak di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran…
  • BRI dan BSI Siap Eksekusi Rekening Massal Arahan Prabowo
  • Purbaya Ungkap Rencana Bikin Rekening Bank Massal, Dapat Subsidi Saldo Awal Rp50.000
  • Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran

Kementan Perkuat Pengawasan Tata Niaga Sawit dan Minyak Goreng

Ia menegaskan pihaknya bakal memperkuat tata niaga sawit dan minyak goreng melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) agar distribusi serta pasokan tetap terjaga.

Namun, penguatan pengawasan tetap diperlukan agar implementasi kebijakan di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Pengawasan harus dilakukan secara ketat mulai dari hulu sampai hilir karena ini menyangkut kepentingan rakyat banyak,”

ujarnya.
Pekerja memindahkan tandan buah segar sawit yang dibeli dari petani di tempat jual beli tanda buah segar (RAM) di Desa Purnama Dumai, Riau, Rabu (13/5/2026). Dinas Perkebunan Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) sawit di daerah tersebut untuk periode 13-19 Mei 2026 sebesar Rp3.900,46 per kilogram atau naik sekitar Rp25,53 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp3.874,93 per kilogram di mana kenaikan harga dipicu penguatan harga minyak kelapa sawit mentah yang naik menjadi 1.049,58 dolar AS per metrik ton.
Pekerja memindahkan tandan buah segar sawit yang dibeli dari petani di tempat jual beli tanda buah segar (RAM) di Desa Purnama Dumai, Riau, Rabu (13/5/2026). (ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/agr)

Kementan juga terus berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilisasi harga, ketersediaan pasokan, distribusi, hingga pengendalian cadangan pangan berjalan optimal di lapangan.

Apabila ditemukan praktik pelanggaran seperti penimbunan maupun permainan harga, Kementan memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur.

Penegakan hukum harus memberikan efek jera agar praktik serupa tidak kembali terulang,”

tegas Irham.

Kementan Klaim Tak Akan Diam Lawan Mafia Pangan

Kementan pun meminta masyarakat tetap tenang dan percaya terhadap langkah pengawasan yang terus diperkuat.

Kami berharap masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa pemerintah akan terus mengambil langkah nyata, baik melalui pengawasan di lapangan maupun penguatan regulasi. Pemerintah tidak akan tinggal diam melawan mafia pangan,”

tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan penegakan hukum terhadap mafia pangan harus dilakukan secara tegas.

Seperti arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita diminta mewujudkan swasembada pangan dan penegakan hukum harus ditegakkan manakala ada yang bermain-main. Tidak ada kompromi,”

ujar Mentan Amran.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto:: .pertanian.go.id)

Skandal Beras Oplosan Jadi Sorotan

Mentan Amran juga menegaskan langkah bersih-bersih mafia pangan dilakukan baik terhadap pelaku di luar pemerintahan maupun internal kementerian.

Menurut data Kementan, pada periode 2024–2025 terdapat 94 kasus mafia pangan yang ditangani, terdiri atas:

  • 46 kasus beras,
  • 27 kasus pupuk,
  • 16 kasus minyak,
  • serta 3 kasus yang melibatkan oknum pegawai internal.

Total terdapat 77 tersangka dalam berbagai kasus tersebut.

Selain itu, sebanyak 2.231 izin pengecer dan distributor pupuk bermasalah telah dicabut dalam 10 bulan terakhir.

Salah satu pengungkapan terbesar adalah kasus skandal beras oplosan. Dari 268 sampel yang diperiksa di 13 laboratorium pada 10 provinsi, ditemukan 212 merek beras premium dan medium tidak sesuai standar mutu, berat, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 85,56 persen beras premium tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan. Praktik itu berpotensi merugikan konsumen hingga Rp99,35 triliun per tahun.

Baca juga:
Bantuan Beras Diperpanjang Prabowo hingga Desember 2026, Airlangga: Anggarannya Rp17 Triliun  Pemerintah telah memperpanjang program bantuan pangan beras hingga Desember 2026. Anggaran yang…
Kepuasan Publik Merosot Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Menteri Ekonomi hingga… Jelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming…
Lahan Eks Karhutla Mendadak Jadi Sawit, DPR Desak Pemerintah Bongkar… Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti dugaan lahan eks kebakaran hutan dan…
  • Bantuan Beras Diperpanjang Prabowo hingga Desember 2026, Airlangga: Anggarannya Rp17 Triliun 
  • Kepuasan Publik Merosot Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Menteri Ekonomi hingga Hukum Layak…
  • Lahan Eks Karhutla Mendadak Jadi Sawit, DPR Desak Pemerintah Bongkar Dugaan Pelanggaran
Tag:Andi Amran SulaimanberasKementanmafia panganMentanminyak gorengprabowoTata niaga sawit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
1
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
2
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
3
Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
4
Erick Thohir Turun Langsung Cek Stadion Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, SUGBK Sudah 86 Persen
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengecek kesiapan sejumlah stadion
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR dengan agenda membahas pengantar Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian Keuangan tahun 2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Ekonomi Bisnis

Purbaya Siap Tarik Dana Pemda Rp100 Triliun yang Parkir di Bank

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik dana pemerintah daerah (Pemda) yang…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
18 menit lalu
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Duren Sawit, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/bar)
Ekonomi Bisnis

Pertamina Sebut Penjualan Pertamax Green Melonjak 267 Persen

Penjualan Pertamax Green 95, bensin nonsubsidi dengan campuran bioetanol 5 persen atau…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
57 menit lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp17.511 per Dolar AS, IHSG Malah Tersungkur di Level 6.678

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak berlawanan pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Pengeboran Lepas Pantai Medco Energi. (Sumber: Medcoenergi)
Ekonomi Bisnis

Kinerja MedcoEnergi Melesat, Laba Bersih Meroket 282 Persen Jadi US$67,4 Juta

PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) membukukan lonjakan laba bersih pada kuartal…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up