Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi, 14 Juli 2026. Rupiah menguat 0,23 persen persen atau 41 poin ke level Rp18.050 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan menguatnya rupiah karena laporan data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan.
Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup besar setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari harapan, memicu menurunnya ekspektasi pada suku bunga The Fed,”
kata Lukman kepada Owrite, Rabu, 14 Juli 2026.
Penguatan Terbatas
Namun, Lukman menilai penguatan rupiah pada hari ini akan terbatas. Sebab, harga minyak dunia kini tengah melambung sejalan dengan memanasnya situasi di Timur Tengah.







