Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Bersih-bersih Program MBG

Prabowo ingin kualitas dapur penyedia MBG ikut dibenahi. Sebab, masih ditemukan dapur yang belum memenuhi standar pengelolaan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan) didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kiri) menyampaikan keterangan pers usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S./kye)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan) didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kiri) menyampaikan keterangan pers usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S./kye)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan telah meminta tambahan waktu selama sebulan kepada Presiden Prabowo Subianto, guna membereskan sejumlah masalah di Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Tim Koordinasi Penyelenggaraan MBG ini mengatakan akan melakukan bersih-bersih menyeluruh pada program unggulan Presiden Prabowo ini.

Mengenai MBG akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya satu bulan lagi untuk menyelesaikan, merapikan,”

ujar Zulhas di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Kamis, 16 Juli 2026.

Zulhas menuturkan setelah satu bulan melakukan bersih-bersih, dia akan melaporkan hasilnya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk diputuskan apakah bisa dijalankan atau tidak. 

Iklan

Setelah itu, langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya,”

tuturnya.

Titik Masalah

Zulhas mengungkapkan, ada banyak permasalahan yang akan dibersihkan oleh pemerintah, khususnya pada penyalahgunaan yang dilakukan oleh Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima. Kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi, tetapi belum ada apa SPPG-nya, ada yang sudah membangun tapi belum ada,”

imbuhnya.
Petugas di SPPG saat menyiapkan menu MBG. (Sumber: Dok. BGN)
Petugas di SPPG saat menyiapkan menu MBG. (Sumber: Dok. BGN)

Fokus Pembenahan MBG

Sebelumnya, fokus evaluasi yang diminta oleh Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan MBG hanya diberikan kepada anak-anak yang memang berhak menerima, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain itu, langkah BGN mengevaluasi penerima manfaat termasuk tak lagi memberikan MBG kepada anak dari keluarga mampu, merupakan kebijakan yang tepat.

Tak Hanya itu, Prabowo juga ingin kualitas dapur penyedia MBG ikut dibenahi. Sebab, masih ditemukan dapur yang belum memenuhi standar pengelolaan maupun kualitas makanan.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.