Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/Kopdes Merah Putih) bisa menghasilkan keuntungan. Sebab, pemerintah telah memutuskan bahwa KDMP menjadi penyalur barang-barang bersubsidi pemerintah.
Purbaya mengatakan, dalam rapat kabinet bersama Presiden Prabowo Subianto barang subsidi nantinya tidak akan diperjualbelikan di luar KDMP.
Kemarin diputuskan di rapat kabinet bahwa semua barang-barang yang bersubsidi akan disalurkan lewat Koperasi Desa Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar itu,”
ujar Purbaya di Yogyakarta dikutip Jumat, 17 Juli 2026.
Jangan Dikorupsi


Menurutnya, dengan kegiatan tersebut KDMP seharusnya sudah bisa menghasilkan keuntungan. Namun, dengan catatan tidak ada tindakan penyelewengan.
Jadi, seharusnya dari situ saja Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti untung. Asal enggak dikorupsi harusnya sih aman,”
terangnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema pendanaan KDMP sebesar Rp240 triliun dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Nantinya, Kemenkeu akan membayar pokok dan bunga cicilan ke Himbara sebesar Rp40 triliun per tahun dengan tenor enam tahun.
Mungkin setahun sekitar Rp 40 triliun, sesuai dengan jumlah operasi yang beroperasi, koperasi yang beroperasi,”
terangnya.
Dukungan Pembiayaan Pelatihan dan Gaji


Purbaya menyebut, pemerintah juga akan memberikan dukungan pembiayaan pelatihan dan gaji pegawai KDMP pada masa awal operasional.
Ada sedikit dana tambahan pegawai-pegawainya berapa dua tahun pertama tuh, pegawai koperasinya dibiayai oleh negara untuk pelatihannya dan gaji selama 1,5 tahun pertama. Setelah itu, mereka jalan sendiri,”
imbuhnya.






















