Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026. IHSG menguat 0,42 persen ke level 6.528.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,1 triliun, dengan melibatkan 2,6 miliar saham dalam 146,9 ribu kali transaksi. Ada 182 saham turun, 215 tidak bergerak, dan 275 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan bergerak sideways atau stagnan. Namun, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini.
IHSG berpotensi sideways di sekitar 6.450-6.500. Dan, jika break di atas 6.520, baru akan melanjutkan penguatan ke 7.300 middle term,”
kata Fanny dalam analisisnya, Jumat, 21 Agustus 2026.
Pasar Saham Asia
Adapun pasar saham Asia kompak menguat pada perdagangan Kamis, 20 Agustus. Penguatan ini didukung rencana AS untuk membeli kembali surat utang jangka panjang guna menekan biaya pinjaman, yang meningkatkan sentimen pasar.
Adapun indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,36 persen, dan Topix menguat 1,18 persen. Kemudian, Hang Seng Hong Kong naik 0,8 persen, Taiex Taiwan menguat 0,48 persen.
Lalu, Kospi Korea Selatan melesat 5,89 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,33 persen. Sementara, Straits Times turun 0,39 persen dan FTSE Malaysia naik 0,31 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.450 hingga 6.500. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.520 hingga 6.600.





















