Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Positif Narkoba tapi Lolos dari Hukum, Pengamat Curiga Ada ‘Main Mata’ di Kasus Anak Bupati
Hukum

Positif Narkoba tapi Lolos dari Hukum, Pengamat Curiga Ada ‘Main Mata’ di Kasus Anak Bupati

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 28, 2026 7:02 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Anak Bupati di Riau, AF (21) bersama teman-temannya saat di tahan usai positif narkoba. doc: IG Fakra.indo
Anak Bupati di Riau, AF (21) bersama teman-temannya saat di tahan usai positif narkoba. doc: IG Fakra.indo
SHARE

Pernyataan Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau yang menyebut anak salah satu bupati di Riau, berinisial AF (21) positif narkoba karena terpapar asap pengguna lain di toilet umum memicu kritik keras. 

Penjelasan tersebut dinilai janggal, dan berpotensi menimbulkan dugaan adanya perlakuan istimewa dalam penanganan kasus narkotika.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah menilai, argumentasi yang disampaikan BNN tidak rasional secara hukum maupun kebijakan publik.

Bukan ‘Couple Goals’ Biasa, Pasangan di Jakbar Kompak Racik Vape Narkoba

Jadi ini, apa namanya, argumen yang dikemukakan jelas tidak tepat, malah argumentasi itu mengindikasikan ada semacam ketidaktransparan dalam soal ini, soal penanganan,”

kata Trubus kepada Owrite.co, Kamis, 28 Mei 2026.

Trubus bahkan menduga ada upaya menutup-nutupi kasus, karena yang bersangkutan merupakan anak pejabat daerah.

Jadi ini ada yang ditutup-tutupi kan, pokoknya mungkin berbauh perilaku koruptif juga kan, karena dia anak-anak bupati,”

ucapnya.

Menurut Trubus, relasi kekuasaan sangat mungkin mempengaruhi proses hukum, hingga muncul argumentasi yang dianggap dipaksakan untuk membebaskan pelaku.

Baca juga:
Di Balik Perubahan Usia Pensiun Perwira Tinggi Polri: Cuma 'Hadiah… Pengesahan revisi Undang-Undang Polri menjadi undang-undang oleh DPR RI memantik perdebatan. Salah…
Part-Time Jadi 'Sniper' Lapak Sabu di Langgar Samarinda, Bripka Dedy… Kanit 3 Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kompol Drago menegaskan tidak ada…
Eks Brimob Jadi 'Sniper' Kampung Narkoba di Samarinda, Kini Digelandang… Bareskrim Mabes Polri mengamankan mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Timur, Bripka Dedy…
  • Di Balik Perubahan Usia Pensiun Perwira Tinggi Polri: Cuma 'Hadiah Politik' Penguasa?
  • Part-Time Jadi 'Sniper' Lapak Sabu di Langgar Samarinda, Bripka Dedy Kini Dipecat
  • Eks Brimob Jadi 'Sniper' Kampung Narkoba di Samarinda, Kini Digelandang Bareskrim

Ada relasi kuasa di mana kemudian pengaruh bapaknya sebagai bupati, kemudian dicari-cari argumentasi hukumnya, bahwa itu bukan merupakan perbuatan melawan hukum,”

tegasnya.

Dikatakan Trubus, Undang-Undang Narkotika tetap mengategorikan pengguna narkoba sebagai pelanggar hukum yang harus diproses lebih lanjut.

Padahal sesuai undang-undang narkotika kan kategorinya tetap melakukan pelanggaran hukum, karena yang bersangkutan menggunakan,”

jęłaś Trubus.

Trubus juga mempertanyakan mengapa aparat tidak menelusuri asal-usul narkoba yang digunakan oleh pelaku.

Dengan menggunakan itu kan harusnya ditelusuri, dia membeli dari siapa. Jangan-jangan malah dia bandar, kan kita gak tahu, itu yang harus diterusuhi,”

ungkapnya.

Trubus pun menilai, alasan “terpapar asap narkoba di toilet umum” tidak masuk akal, dan justru memperburuk kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Jaringan Narkoba Terbongkar, Anggota Polisi Diduga Terlibat 

Enggak, enggak bisa, makannya itu argumentasinya mengada-ada. Enggak rasional secara hukum atau secara kebijakan karena kan harusnya tetap begini, tetap diproses, jangan ditutup-tutupin,”

tegasnya lagi.

Penanganan Harus Terbuka

Akademisi Universitas Tri Sakti itu meminta penanganan kasus yang melibatkan anak pejabat negara, harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan unsur independen, agar publik tidak curiga ada intervensi kekuasaan.

Baca juga:
BNPB Catat Karhutla Meluas di Aceh dan Riau, Luas Lahan… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah wilayah di Indonesia bagian barat,…
Benarkah Menghirup Asap Ganja Bisa Bikin Tes Urin Positif? Ternyata… Kasus anak bupati di Pekanbaru, yang disebut positif narkoba karena terpapar asap…
Sarang Obat ‘Setengah Gila’ Digerebek, Ribuan Butir Pil Ilegal Disita… Sebanyak ribuan butir obat-obatan keras ilegal diedarkan bebas di kawasan Jakarta Pusat.…
  • BNPB Catat Karhutla Meluas di Aceh dan Riau, Luas Lahan Terbakar Tembus…
  • Benarkah Menghirup Asap Ganja Bisa Bikin Tes Urin Positif? Ternyata Begini Cara…
  • Sarang Obat ‘Setengah Gila’ Digerebek, Ribuan Butir Pil Ilegal Disita Polisi

Menurut saya pengelolaan, penanganan harus terbuka. Yang kedua, ada partisipasi publiknya, jadi ada melibatkan tim independen,”

pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, AF (21) diamankan dalam razia narkoba di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru, Riau pada 23 Mei 2026. Namun AF tidak ditahan dan diputuskan menjalani rehabilitasi. 

Berdasarkan hasil asesmen terpadu (BNN Kota Pekanbaru, AF dan selebgram berinisial SA dinyatakan tidak terbukti mengonsumsi narkoba secara langsung, melainkan dikategorikan sebagai pengguna ringan yang tidak terlibat jaringan peredaran narkotika.

Tag:anak bupatibnnKebijakan PublikNarkobaPengamatpositif narkobariautarpaparTrubus Rahadianyah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
3
Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
4
Viral! Candaan Prabowo soal Dipanggil Yang Maha Kuasa dan Tetap Monitor HIPMI Bikin Netizen Heboh
By Syifa Fauziah
Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru kasus korupsi MBG di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Hukum

Korupsi MBG: Sony Sonjaya Siap ‘Bernyanyi’ Seret Nama Gede, Bakal di-ACC Kejagung?

Penyidik Kejaksaan Agung mengaku telah menerima surat permohonan justice collaborator dari tersangka…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
7 jam lalu
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Hukum

Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menggeledah sejumlah lokasi di kawasan Jakarta dan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Penyidik KPK amankan barang bukti uang tunai dalam kasus Bupati Muara Enim Edison.
Hukum

Skandal Bupati Muara Enim Kian Panas, KPK Sita Rp200 Juta dan Mobil SUV

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai Rp200 juta terkait kasus dugaan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai disaksikan Plt. Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein (kiri) saat konferensi pers gelar perkara operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap audit laporan keuangan di Kabupaten Muara Enim oleh BPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Hukum

Bawa-bawa ‘Pasukan’, Begini Skenario Suap Rp1,6 Miliar Bupati Muara Enim ke BPK

Penyidik KPK kembali menetapkan Bupati Muara Enim Edison sebagai tersangka pemberi suap…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up