Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hukum

Divonis 4,5 Tahun, Ini Hal yang Memberatkan Immanuel Ebenezer

Majelis Hakim juga mempertimbangkan hal yang meringankan dalam vonis putusannya. Hakim Ketua Baktiana mengungkapkan, Noel dianggap memiliki prestasi semasa menjabat Wamenaker. Dia juga belum memiliki catatan tindak pidana apapun.

Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (tengah) tiba untuk menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (18/5/2026). Jaksa Penuntut Umum menuntut Immanuel Ebenezer dengan hukuman penjara selama lima tahun serta denda Rp250 juta subsider 90 hari pidana kurungan, sedangkan terdakwa lainnya yaitu Temurila, Miki Mahfud, Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika, Anitasari Kusumawati, dan Supriadi dituntut dengan tiga tahun hingga tujuh tahun pidana penjara.
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (tengah) tiba untuk menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (18/5/2026). Jaksa Penuntut Umum menuntut Immanuel Ebenezer dengan hukuman penjara selama lima tahun serta denda Rp250 juta subsider 90 hari pidana kurungan, sedangkan terdakwa lainnya yaitu Temurila, Miki Mahfud, Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika, Anitasari Kusumawati, dan Supriadi dituntut dengan tiga tahun hingga tujuh tahun pidana penjara. (ANTARA FOTO/Fauzan/nz)

Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat memvonis eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dengan pidana penjara selama 4,5 tahun terkait kasus korupsi sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Dalam putusannya itu, Majelis Hakim hanya memberikan satu catatan memberatkan terhadap Noel.

Terdakwa sebagai penyelenggara negara tidak berupaya mewujudkan pemerintahan yang baik bersih dan bebas dari korupsi kolusi dan nepotisme,”

ujar Ketua Majelis Hakim, Nur Sari Baktiana dalam amar pertimbangannya, Kamis, 4 Juni 2026.

Majelis Hakim juga mempertimbangkan hal yang meringankan dalam vonis putusannya. Hakim Ketua Baktiana mengungkapkan, Noel dianggap memiliki prestasi semasa menjabat Wamenaker. Dia juga belum memiliki catatan tindak pidana apapun.

Iklan

Terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa memiliki tanggungan keluarga,”

kata dia.

Pilihan EditorRahmat Baihaqi

Divonis 4,5 Tahun Penjara Immanuel Ebenezer Tak Melawan, Pasrah?

Noel diyakini terlibat korupsi kepengurusan sertifikasi K3 dengan menerima uang Rp3 miliar dan satu unit mobil Ducati.

Dia juga menerima gratifikasi dari pihak swasta lain sebesar Rp435 juta selama menjabat Wamenaker. Namun hal tersebut tidak dia laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain pidana penjara pokok, Eks Wamenaker juga dikenakan membayar pidana denda dengan jangka waktu tertentu sampai berkekuatan hukum tetap.

Menjatuhkan pidana denda sejumlah Rp 200 juta harus dibayar jangan waktu satu bulan dan dapat diperpanjang untuk paling lama satu bulan sejak keputusan berkekuatan hukum tetap,”

ucap Baktiana.

Oleh karenanya Noel diyakini melanggar Pasal 12 huruf b dan Pasal 12 huruf B juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 20 huruf c KUHP juncto Pasal 127 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal