Pengusutan kasus korupsi yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana cs tidak berfokus mendalami rasuah tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) saja, namun bakal menelusuri aset para tersangka.
“Tidak hanya mempidanakan orangnya, tapi kami juga memulihkan kerugian negara. Salah satunya dengan instrumen pencucian uang terhadap pihak yang ada kaitan dan yang menerima,”
ucap Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan, Senin, 15 Juni 2026.
Penyidik telah menjerat lima tersangka dalam kasus ini yaitu Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, Sony Sonjaya, Asep Yusuf Somantri, dan Andrew Mulyono.
Pertengahan penyidikan itu, Sony mengajukan diri sebagai justice collaborator dan berniat membongkar pihak-pihak yang diduga ikut berkelindan dalam perkara ini. Meski demikian, Kejagung tidak serta-merta langsung mengabulkan permohonan tersebut.






