Upaya mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya agar bisa mendapat keringanan dalam kasus korupsi tata kelola MBG pupus. Sebab penyidik Kejagung menolak permohonan Sony untuk menjadi justice collaborator (JC).
Kuasa Hukum Sony, Krisna Murti, menyayangkan keputusan penyidik karena menolak niat baik kliennya. Meskipun Sony memberikan banyak bocoran dalam kasus yang menjeratnya, itu tak menjadi alasan penyidik menerima permohonan.
“Sony ingin mengungkap semua pihak yang diduga mempunyai andil besar dalam korupsi MBG ini dan (Sony) siap memberikan kesaksian,”
ujar Krisna dihubungi wartawan, Rabu, 24 Juni 2026.
Krisna juga mengaku heran dengan keputusan Kejagung ini, meski Sony sudah terang-terangan menyebut ada 41 nama yang diduga berkelindan dalam jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).






