Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 14 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Kritik Publik Soal Kasus Eks Jampidsus Harus jadi Cambuk Perbaiki Kualitas Penyidikan
Hukum

Kritik Publik Soal Kasus Eks Jampidsus Harus jadi Cambuk Perbaiki Kualitas Penyidikan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 13, 2026 7:39 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry (kedua kiri) mendampingi Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (ketiga kanan) menyampaikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry (kedua kiri) mendampingi Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (ketiga kanan) menyampaikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar)
SHARE

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Suparji Ahmad menilai publik berhak mempertanyakan munculnya tersangka baru dalam perkara korupsi besar yang telah lama ditangani aparat penegak hukum, termasuk perkara yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Dalam perkara korupsi bernilai besar, menurutnya penyidik memiliki kewenangan luas untuk menelusuri aliran dana, aset, komunikasi, transaksi keuangan, hingga hubungan antar-pelaku. Karena itu, kemunculan aktor baru setelah bertahun-tahun menjadi pertanyaan yang wajar di tengah masyarakat.

Kejagung Buka Suara soal Isu Eks Jampidsus Febrie Kabur Umrah Sebelum Dicekal

Benar. Dalam perkara korupsi besar, penyidikan tidak cukup hanya membuktikan perbuatan pidana, tetapi juga harus mengungkap keseluruhan jaringan kejahatan melalui penelusuran aliran dana, aset, komunikasi, serta hubungan antar-pelaku,”

kata Suparji saat dihubungi Owrite, Senin, 13 Juli 2026.

Ia menambahkan, kewenangan tersebut seharusnya memungkinkan aparat penegak hukum membangun konstruksi perkara secara menyeluruh sejak awal, sehingga seluruh pihak yang diduga terlibat dapat diungkap berdasarkan alat bukti yang sah.

Karena itu, apabila aktor penting baru muncul setelah waktu yang cukup lama, publik memiliki hak yang sah untuk mempertanyakan efektivitas penyidikan,”

ucapnya.

Suparji menegaskan, pertanyaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum tidak boleh dipandang sebagai bentuk intervensi, melainkan bagian dari kontrol publik dalam negara hukum yang demokratis.

Baca juga:
Novel Baswedan Apresiasi Polri Tetapkan Eks Jampidsus Tersangka, Tantang Kejagung… Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, mengapresiasi langkah Polri yang…
Emas 74 Kg Sitaan dari Rumah Febrie Diuji Pegadaian, Hasilnya… Polri melibatkan pegadaian dalam melakukan pengecekan kadar emas batangan 74 kilogram hasil…
Komisi III DPR Jadi Penengah Kasus Eks Jampidsus Febrie: Polisi… Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkap sempat turun tangan menjadi penengah…
  • Novel Baswedan Apresiasi Polri Tetapkan Eks Jampidsus Tersangka, Tantang Kejagung Bongkar Kasus…
  • Emas 74 Kg Sitaan dari Rumah Febrie Diuji Pegadaian, Hasilnya Bakal Diungkap…
  • Komisi III DPR Jadi Penengah Kasus Eks Jampidsus Febrie: Polisi dan Jaksa…

Pertanyaan tersebut merupakan bagian dari mekanisme akuntabilitas dalam negara hukum, selama disampaikan secara objektif dan tidak mendahului putusan pengadilan,”

tegasnya.

Diungkapkan Suparji, sorotan publik justru perlu dijadikan momentum bagi aparat penegak hukum untuk memperkuat kualitas penyidikan, terutama dalam perkara korupsi besar yang menyita perhatian masyarakat.

Kritik publik justru dapat menjadi dorongan agar aparat penegak hukum terus meningkatkan kualitas investigasi,”

pungkasnya.
Tag:Eks JampidsusFebrie AdriansyahKorupsi AsabriKorupsi Batu BaraProf. Suparji Ahmad
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 14 Juli 2026: Jaksel hingga Kepulauan Seribu Berawan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi, Cuaca Berawan
1
Baru Diresmikan, Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Tuai Pujian Netizen
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang
2
Perempuan di Bekasi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Dua Pamannya Selama Sembilan Tahun
By Ani Ratnasari
Perempuan di Bekasi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Dua Pamannya Selama Sembilan Tahun
3
Prabowo Persilakan Warga Tak Puas Cari Negara Lain, Ray Rangkuti: Cara Pandang Otoritarian!
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7).
4
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Jadi Sumber Korupsi, Koruptor Diminta Kembalikan Uang Rakyat
By Natania Longdong
Presiden Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, di Indonesia Arena, Jakarta, 12 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan mengkritik sikap hakim pengadilan militer yang tidak berpihak terhadap Andrie Yunus.
Hukum

Novel Baswedan Apresiasi Polri Tetapkan Eks Jampidsus Tersangka, Tantang Kejagung Bongkar Kasus Korupsi hingga Tuntas

Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, mengapresiasi langkah Polri yang…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
13 jam lalu
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Sumber: dpr.go.id)
Hukum

DPR Minta Tim Baru di Kejagung Usut Eks Jampidsus: Jangan Terafiliasi Penyidik Lama

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Kejaksaan Agung membentuk tim baru…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
14 jam lalu
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka
Hukum

Rieke Diah: RUU Perampasan Aset Jangan Malah Lahirkan Korupsi Model Baru

Anggota Komisi XIII DPR Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka mengingatkan pembahasan Rancangan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
14 jam lalu
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah beri keterangan pers.
Hukum

Benarkah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih ASN Aktif Setelah Jadi Tersangka?

Febrie Adriansyah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Jaksa Muda Bidang Pidana Khusus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up