Mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Jaja Jaelani mengaku ada permintaan uang dari 24 anggota Panja Komisi VIII DPR senilai 3.000 riyal per orang.
Atas informasi tersebut, KPK mengatakan temuan fakta dalam sidang perkara korupsi kuota haji Kemenag itu bakal ditelaah dan dianalisis terlebih dahulu.
“Setiap fakta persidangan penting untuk proses pembuktian perkara ini, karena akan mengungkap konstruksi perkara ini secara utuh,”
kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat, 4 September 2026.
Temuan fakta di persidangan bakal memperjelas konstruksi peran terdakwa dalam perkara ini. Sekaligus pihak-pihak yang menyebabkan negara merugi Rp662 miliar.






