Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mewanti-wanti jajaran kepolisian mengantisipasi potensi unjuk rasa “Black September” yang direncanakan berlangsung 24 September 2026. Sebab momentum itu bertepatan dengan Hari Tani Nasional dan peringatan Semanggi II.
Polri harus bersiaga mencegah potensi eskalasi agar tidak meluas menjadi konflik, kekerasan, maupun gangguan kamtimbas.
“Penanganan konflik sosial, Polri harus mengedepankan pendekatan komprehensif sejak tahap prakonflik, saat konflik, hingga pascakonflik,”
ucap dia dalam apel kesiapan penanganan konflik sosial dan bencana tahun 2026 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 8 September 2026.
Guna mengantisipasi hal tersebut, jajaran harus memetakan wilayah rawan serta memperkuat deteksi dan sistem peringatan dini.






