Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 8 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Black September di Depan Mata, Wakapolri Minta Polisi Redam Konflik Sejak Dini
Hukum

Black September di Depan Mata, Wakapolri Minta Polisi Redam Konflik Sejak Dini

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: September 8, 2026 2:48 pm
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) meninjau alat mitigasi bencana saat Apel Gelar Pasukan Polri dalam rangka kesiapan menghadapi bencana dan konflik sosial 2026 di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (7/9/2026).
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) meninjau alat mitigasi bencana saat Apel Gelar Pasukan Polri dalam rangka kesiapan menghadapi bencana dan konflik sosial 2026 di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (7/9/2026). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/agr)
SHARE

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mewanti-wanti jajaran kepolisian mengantisipasi potensi unjuk rasa “Black September” yang direncanakan berlangsung 24 September 2026. Sebab momentum itu bertepatan dengan Hari Tani Nasional dan peringatan Semanggi II.

Daftar isi Konten
  • Patroli dan Koordinasi
  • Tindakan Tegas Terukur Jadi Upaya Hukum Terakhir

Polri harus bersiaga mencegah potensi eskalasi agar tidak meluas menjadi konflik, kekerasan, maupun gangguan kamtimbas.

“Penanganan konflik sosial, Polri harus mengedepankan pendekatan komprehensif sejak tahap prakonflik, saat konflik, hingga pascakonflik,”

ucap dia dalam apel kesiapan penanganan konflik sosial dan bencana tahun 2026 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 8 September 2026.

Guna mengantisipasi hal tersebut, jajaran harus memetakan wilayah rawan serta memperkuat deteksi dan sistem peringatan dini.

Baca juga:
Prabowo Geram 138 Tersangka Karhutla Hanya Perorangan, Korporasi Mulai Dibidik Presiden Prabowo Subianto mengaku tidak puas penyidikan kasus kebakaran hutan dan lahan…
Sketsa Pelaku Pengeroyokan Pejompongan Terbit, Keluarga: Jangan Berhenti di Dua… Keluarga korban kekerasan di Pejompongan, Jakarta Pusat, mendesak polisi segera menangkap dan…
Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker” Ahli psikologi forensik Reza Indragiri menyoroti tiga kawasan di Jakarta yang memiliki…
  • Prabowo Geram 138 Tersangka Karhutla Hanya Perorangan, Korporasi Mulai Dibidik
  • Sketsa Pelaku Pengeroyokan Pejompongan Terbit, Keluarga: Jangan Berhenti di Dua Wajah
  • Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”

Patroli dan Koordinasi

Dedi turut memerintahkan agar jajaran meningkatkan patroli siber terkait narasi provokatif, juga melibatkan tokoh masyarakat, agama, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan setempat.

Langkah tersebut sekaligus mencegah potensi konflik sebelum berkembang lebih luas di kalangan masyarakat.

Tindakan Tegas Terukur Jadi Upaya Hukum Terakhir

Terdapat tiga pendekatan yang dapat dilakukan kepolisian untuk mencegah konflik sosial saat demonstrasi berlangsung. Pada tahap prakonflik, Polri harus mengedepankan pencegahan, memahami akar persoalan, termasuk membangun pendekatan dengan tokoh masyarakat setempat.

Pun konflik terjadi, personel harus mengutamakan pengamanan situasi, memisahkan pihak yang bertikai, dan memprioritaskan melindungi masyarakat dan objek vital sekitar.

Dedi menekankan penegakkan hukum harus dilakukan dengan profesional, proposional, dan berkeadilan mengedepankan langkah terukur.

“Pada penanganan konflik sosial utamakan langkah pencegahan untuk mitigasi seluruh risiko, serta dampak keberlanjutan yang ditanggung oleh masyarakat,”

kata Dedi.

Tindakan tegas, kata Dedi, memang tetap diperlukan namun hanya dilakukan dengan profesional dan terukur. Jajaran harus tetap berpedoman pada prinsip ultimum remedium, artinya itu merupakan upaya terakhir setelah pencegahan dan rekonsiliasi tidak membuahkan hasil.

Sementara pada tahap pascakonflik, Polri harus mendukung pemulihan keamanan, dan kembali membangun kepercayaan masyarakat agar kejadian serupa tidak terjadi.

Baca juga:
Inisiatif Bhayangkara: Polda Metro Usut Kematian Pedagang Kaca Pejompongan Polda Metro Jaya menyelidiki kematian Bambang Setiyawan, pedagang kaca yang tewas karena…
Polda Metro Ingatkan GRIB Jaya soal Kamtibmas dan Dilarang 'Sok… Polda Metro Jaya menjelaskan aturan keterlibatan organisasi masyarakat dalam menjaga keamanan ketertiban…
CCTV Dirusak Biar Polisi ‘Buta’, 3 Pelaku Kericuhan 27 Agustus… Polda Metro Jaya kembali menetapkan tiga orang tersangka dari rangkaian kericuhan pasca…
  • Inisiatif Bhayangkara: Polda Metro Usut Kematian Pedagang Kaca Pejompongan
  • Polda Metro Ingatkan GRIB Jaya soal Kamtibmas dan Dilarang 'Sok Jago'
  • CCTV Dirusak Biar Polisi ‘Buta’, 3 Pelaku Kericuhan 27 Agustus Ditangkap
Tag:black septemberdemonstrasiHari TaniSemanggi IIunjuk rasaWakapolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Walking Pad, Alat Olahraga Ringkas untuk Aktivitas di Rumah: Cocok untuk Teman Kerja di Rumah
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi walking pad
1
WNI Tanya Syekh Assim soal Pemimpin Zalim, Jawabannya Bikin Netizen Geger: “Surga Jalur WNI”
By Ani Ratnasari
Syekh Assim Al-Hakeem
2
Karhutla Capai 72 Ribu Hektare, Pemerintah Ungkap Ada Pembakaran Sengaja dan Kelalaian
By Natania Longdong
Petugas tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran lahan.
3
Diperiksa sebagai Tersangka Asabri, Pengacara Febrie Heran Kejagung Gunakan Surat “Pinjaman”
By Rahmat Baihaqi
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) saat tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
4
Tak Selalu Merugikan, Ini Manfaat Abu Vulkanik untuk Pertanian
By Ossid Duha Jussas Salma
Warga menunjukkan abu vulkanik akibat erupsi dari Anak Gunung Krakatau di Bandar Lampung, Lampung
5

BERITA LAINNYA

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Bambang Hermanto berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Hukum

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Mangkir, KPK Masih Kejar Ujung Benang Tender

Penyidik KPK batal memeriksa Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto dan Wakilnya Rahmad…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (kedua kiri) berjalan setibanya di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Hukum

Dugaan Rp40 Miliar dari Tan Kian, Febri: Satu Saksi Tak Cukup

Kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengatakan keterangan taipan properti…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
Eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah diperiksa sebagai tersangka TPPU PT Asabri, 8 September 2026, di kantor Kejagung.
Hukum

Senyum Tipis Febrie dan Tepukan Pria Misterius Jelang Pemeriksaan Asabri

Seorang pria menyambut dan menepuk eks Jampidsus Febrie Adriansyah jelang pemeriksaannya sebagai…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
6 jam lalu
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) saat tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Hukum

Diperiksa sebagai Tersangka Asabri, Pengacara Febrie Heran Kejagung Gunakan Surat “Pinjaman”

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa eks Jampidsus Febrie Adriansyah pada Selasa, 8…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up