Kebiasaan makan terlalu cepat ternyata bisa membuat seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori tanpa disadari.
Sebaliknya, metode slow eating atau makan secara perlahan disebut mampu membantu tubuh merasa kenyang lebih cepat sekaligus mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi.
Informasi ini juga dibagikan oleh akun edukasi kesehatan @jeerowan, yang mengutip hasil penelitian dari Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics.
Studi tersebut menunjukkan bahwa makan dengan tempo lebih lambat dapat membantu mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang.
Alasan utamanya berkaitan dengan cara kerja otak dan sistem pencernaan. Setelah makanan masuk ke lambung, tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak.
Jika seseorang makan terlalu cepat, makanan yang dikonsumsi bisa jauh lebih banyak sebelum otak menyadari bahwa tubuh sebenarnya sudah kenyang.
Akibatnya, asupan kalori menjadi lebih tinggi dibandingkan kebutuhan tubuh. Kondisi ini dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan apabila terjadi secara terus-menerus.
Sebaliknya, dengan memperlambat kecepatan makan, tubuh memiliki waktu yang cukup untuk mengenali sinyal kenyang.
Hal tersebut membuat seseorang cenderung berhenti makan lebih cepat tanpa merasa tersiksa atau kelaparan.
Selain membantu mengontrol porsi makan, kebiasaan slow eating juga dapat membuat proses makan terasa lebih menyenangkan karena seseorang lebih fokus menikmati rasa, aroma, dan tekstur makanan.
Meski demikian, slow eating bukanlah cara instan untuk menurunkan berat badan. Pola makan ini akan memberikan manfaat maksimal jika dipadukan dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang rutin, serta gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Melansir dari website Precision nutrition, berikut beberapa tips Menerapkan Slow Eating
- Pilih makanan yang tinggi serat agar dapat dikunyah lebih lama.
- Kunyah makanan sekitar 20–30 kali sebelum ditelan.
- Letakkan sendok atau garpu sejenak di sela-sela suapan.
- Hindari makan sambil bermain ponsel atau menonton agar lebih fokus.
- Nikmati setiap gigitan dan makan tanpa terburu-buru.
- Berikan waktu sekitar 20 menit untuk menyelesaikan satu kali makan.









![Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].](https://www.owrite.id/wp-content/uploads/2026/06/Mahasiswa-temui-Wapres-Gibran-di-Istana-Wapres_Owrite-300x169.webp)










