Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 2 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Mengenal Child Grooming pada Anak dan Remaja, Modus Predator yang Perlu Diwaspadai
Hype

Mengenal Child Grooming pada Anak dan Remaja, Modus Predator yang Perlu Diwaspadai

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juli 13, 2026 4:52 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi anak trauma
Ilustrasi anak trauma (Foto: unsplash Windah Limbai)
SHARE

Kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Sampang yang melibatkan puluhan terduga pelaku mengundang perhatian publik.

Daftar isi Konten
  • Mengenal Istilah Child Grooming
  • Modus yang Sering Digunakan Predator
  • Mengapa Anak dan Remaja Rentan Menjadi Korban?
  • Dampak Child Grooming bagi Anak

Peristiwa tersebut memicu keprihatinan sekaligus menjadi pengingat bahwa kekerasan seksual dapat terjadi dalam berbagai bentuk.

Di balik banyak kasus kekerasan seksual, pelaku tidak selalu menggunakan kekerasan sejak awal. Sebagian justru membangun hubungan, memperoleh kepercayaan korban, lalu melakukan eksploitasi.

Pada anak dan remaja, pola tersebut dikenal sebagai child grooming.

Baca juga:
Stunting Kudus Tinggal 3 Persen, Pemkab Bidik Angka Nol pada… Angka stunting di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini berada di kisaran 3…
Mahasiswa UB Ciptakan Rompi Pintar yang Bisa Redam Tantrum Anak… Lima mahasiswa Universitas Brawijaya mengembangkan ADAPT-V, rompi pintar berbasis Deep Pressure Therapy…
Homeschooling Bukan Sekadar “Pindah Kelas” ke Rumah, Ini Tantangannya Versi… Homeschooling menjadi salah satu pilihan pendidikan. Berbeda dari sekolah formal yang berlangsung…
  • Stunting Kudus Tinggal 3 Persen, Pemkab Bidik Angka Nol pada 2030
  • Mahasiswa UB Ciptakan Rompi Pintar yang Bisa Redam Tantrum Anak Autisme
  • Homeschooling Bukan Sekadar “Pindah Kelas” ke Rumah, Ini Tantangannya Versi UNESCO

Melansir dari buku “Perempuan dan Media Volume 2” terbitan Syiah Kuala University Press (2021) yang ditulis oleh peneliti bidang kesehatan ibu dan anak, Novita Rina Antarsih, simak berikut penjelasan terkait child grooming.

Mengenal Istilah Child Grooming

Child grooming adalah proses ketika seseorang membangun hubungan emosional dengan anak atau remaja untuk memperoleh kepercayaan mereka sebelum melakukan eksploitasi atau kekerasan seksual.

Ketua Perempuan Mahardika: Melawan Kekerasan Seksual Dimulai dari Pengetahuan dan Keberanian Bersikap

Berbeda dengan pelecehan seksual yang dapat terjadi secara spontan, child grooming dilakukan secara bertahap.

Pelaku sengaja membuat korban merasa aman dan nyaman sehingga perlahan menurunkan kewaspadaannya. Maka itu seringkali korban tidak menyadari sedang menjadi sasaran predator.

Modus yang Sering Digunakan Predator

Novita menyampaikan, pelaku sering kali menyembunyikan identitas asli dan berpura-pura menjadi teman sebaya agar korban merasa lebih nyaman.

Selain itu, pelaku juga dapat memberikan perhatian yang berlebihan, menjadi tempat curhat, atau bahkan memberikan hadiah sebagai bentuk pendekatan.

Adapun beberapa modus umum yang dilakukan yaitu:

  • berpura-pura seusia dengan korban;
  • memberikan perhatian dan pujian secara terus-menerus;
  • menawarkan hadiah atau bantuan;
  • memanfaatkan jabatan atau reputasi agar dipercaya;
  • mengajak bertemu secara langsung;
  • meminta foto atau video pribadi;
  • mengajak melakukan video call dengan muatan seksual.

Semua pendekatan tersebut dilakukan secara perlahan sehingga korban sering kali tidak menyadari bahwa dirinya sedang dimanipulasi.

Mengapa Anak dan Remaja Rentan Menjadi Korban?

Berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) 2025 yang dirilis Komnas Perempuan pada semester pertama 2026, tercatat 146 kasus Kekerasan terhadap Anak Perempuan (KTAP) yang berhasil didokumentasikan melalui jaringan lembaga pengada layanan.

Meski tidak seluruh kasus tersebut berkaitan dengan child grooming, data ini menunjukkan bahwa anak perempuan masih menghadapi risiko kekerasan yang tinggi, termasuk kekerasan yang berawal dari relasi penuh manipulasi dan penyalahgunaan kepercayaan.

Dalam bukunya, Novita menjelaskan bahwa risiko child grooming semakin besar ketika anak kurang mendapatkan pengawasan terhadap aktivitas digitalnya, minim memperoleh pendidikan seksual, serta lebih banyak mencari informasi dari internet atau teman sebaya yang belum tentu benar.

Dampak Child Grooming bagi Anak

Korban berisiko mengalami trauma, kecemasan, kehilangan rasa percaya diri, hingga gangguan kesehatan apabila eksploitasi seksual telah terjadi. Dampak tersebut juga dapat memengaruhi kehidupan sosial dan proses belajar anak.

Maraknya kasus kekerasan seksual yang belakangan menjadi perhatian publik, termasuk dugaan pemerkosaan di Kabupaten Sampang, menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap anak harus dimulai sejak dini.

Mengenali modus child grooming, membangun komunikasi yang terbuka, serta meningkatkan literasi digital menjadi langkah penting agar anak dan remaja terhindar dari berbagai bentuk kekerasan seksual.

Tag:AnakChild GroomingKekerasan Seksualremaja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Isu Reshuffle Menguat Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Layak Evaluasi Menteri
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
4
Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi nasi dingin (Foto: unsplash Pille R. Priske)
Hype

Makan Nasi Dingin Lebih Sehat? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Nasi makanan pokok yang hampir selalu hadir dalam menu sehari-hari masyarakat Indonesia.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
7 jam lalu
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Hype

Spill Harga Tiket Presale 2 MotoGP Mandalika 2026: Mulai Rp320 Ribu, Gasss War Tiketnya!

Anak MotoGP merapat! Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bakal kembali ngebul…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Ilustrasi borgol plastik.
Hype

Borgol Plastik Polri Dianggarkan Rp24 Miliar, Netizen Langsung Roasting: Murah Banget!

Biasanya, borgol identik dengan benda berbahan besi yang digunakan polisi untuk memborgol…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait
Hype

Maruarar Berencana Bangun Rumah di Atas Sungai, Reaksi Warganet Beragam dari yang Pedas Hingga Lucu

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, punya ide cukup unik…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up