Psikolog Meity Arianty mengatakan kebijakan terkait Pepres Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) sebagai ancaman nonmiliter dapat berdampak pada para pelaku individu.
Kelompok tersebut berpotensi mengalami peningkatan stres psikologis, kecemasan, rasa takut, perasaan tidak aman, serta kekhawatiran akan penolakan atau diskriminasi.
Kondisi ini dapat mendorong mereka untuk menyembunyikan identitasnya, menarik diri dari lingkungan sosial, dan enggan mengakses layanan kesehatan maupun layanan psikologis karena takut mendapat stigma.
Meity menjelaskan penelitian menunjukkan bahwa stigma dan diskriminasi yang berkepanjangan merupakan faktor risiko bagi penurunan kesejahteraan psikologis, sehingga dalam menyusun maupun mengomunikasikan kebijakan publik, penting untuk menggunakan pendekatan yang jelas, proporsional, dan tidak menimbulkan pelabelan terhadap kelompok tertentu.
Fakta di lapangan, seringkali individu akhirnya berpura-pura dan tidak menjadi dirinya sendiri karena takut di tolak, padahal ini justru membahayakan, berapa banyak pria yang menikah sampai punya anak namun tetap ‘bermain’ dengan laki-laki juga, apakah justru tidak lebih merugikan wanita yg dinikahi, hubungan tidak sehat seperti ini terjadi karena diskriminasi atau penolakan,”
paparnya.
Meningkatkan Risiko Stres Kronis
Lebih lanjut ia mengatakan berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengalaman berupa penolakan, diskriminasi, perundungan, maupun kekhawatiran akan penilaian negatif dari lingkungan dapat meningkatkan risiko stres kronis, kecemasan, depresi, kesepian, hingga munculnya pikiran untuk menyakiti diri pada sebagian individu.
Yang perlu dipahami, risiko tersebut bukan disebabkan oleh orientasi seksual atau identitas gender itu sendiri, melainkan oleh tekanan sosial dan pengalaman stigma yang terus-menerus,”
katanya.
Oleh karena itu, upaya mengurangi diskriminasi, membangun lingkungan yang aman, serta memastikan akses terhadap dukungan psikologis menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan mental kelompok minoritas seksual.


















