Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Viral! Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Diduga Korupsi Rp10,2 Miliar, Netizen: Hak Hewan Pun Disikat
Hype

Viral! Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Diduga Korupsi Rp10,2 Miliar, Netizen: Hak Hewan Pun Disikat

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juli 24, 2026 5:11 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Eks Direktur Utama PDTS KBS
Eks Direktur Utama PDTS KBS (Foto: Instagram/ @fakta.indo)
SHARE

Dugaan korupsi yang menjerat Eks Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) periode 2016-2024 Chairul Anwar (CA) menuai kecaman publik.

Daftar isi Konten
  • Untuk Kepentingan Pribadi Tersangka
  • Dugaan Penyimpangan Anggaran

Pasalnya, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menetapkan CA sebagai tersangka pada Selasa, 21 Juli 2026 setelah diduga menyalahgunakan anggaran KBS yang berdampak pada biaya operasional, termasuk anggaran pakan dan perawatan satwa.

Tak main-main, kasus ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp10,2 miliar. Berdasarkan hasil penyidikan Kejati Jatim, dugaan penyimpangan terjadi dalam pengelolaan keuangan PDTS KBS selama periode 2016 hingga 2024.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim I Gede Punia Atmaja mengungkap CA diduga menggunakan anggaran perusahaan untuk pengeluaran yang tidak sesuai peruntukan, membuat pengeluaran fiktif, serta memakai dana perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Dalam menjalankan aksinya, CA diduga memerintahkan Kepala Departemen Accounting and Finance berinisial STN untuk mencairkan dana perusahaan dan menyusun dokumen pertanggungjawaban seolah-olah dana tersebut digunakan untuk kebutuhan operasional.

Baca juga:
Berpotensi Konflik Kepentingan, KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah Pakar Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yenti Ganarsih, mendesak aparat penegak…
Kejagung Siapkan Babak Baru Kasus MBG, Nanik S. Deyang Berpotensi… Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang memeriksa Nanik S Deyang di perkara dugaan…
Nanik Mundur Dari Kepala BGN, Kubu Sony: Sudah Seharusnya! Kubu eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menegaskan, sudah…
  • Berpotensi Konflik Kepentingan, KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
  • Kejagung Siapkan Babak Baru Kasus MBG, Nanik S. Deyang Berpotensi Diperiksa Usai…
  • Nanik Mundur Dari Kepala BGN, Kubu Sony: Sudah Seharusnya!

Tak hanya itu, pada periode 2023-2024, terdapat pengeluaran kas yang tidak sah dan mendapat persetujuan dari Direktur Keuangan berinisial MN.

Hasil perhitungan sementara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim menunjukkan dugaan korupsi tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp10.209.664.735,60.

Untuk Kepentingan Pribadi Tersangka

Melansir dari laman Kejaksaan Agung Jawa Timur, dari jumlah tersebut sekitar Rp7,4 miliar diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Selain menimbulkan kerugian negara, penyidik juga menemukan dugaan penyalahgunaan anggaran pakan satwa.

Menurut Kejati, laporan penggunaan dana tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga anggaran pakan mengalami pengurangan.

Menurut penyidik, penyimpangan ini berdampak pada operasional Kebun Binatang Surabaya.

Sejumlah fasilitas disebut kurang terawat, sementara beberapa satwa tampak kurus, kurang sehat, bahkan ada yang mati karena tidak memperoleh perawatan secara optimal.

Hingga kini, sedikitnya sudah ada 22 saksi yang telah diperiksa. Chairul Anwar juga telah ditahan selama 20 hari, mulai 21 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut bertanggung jawab.

Kepala Cabang BNI Jember Jadi Tersangka, Diduga 900 Identitas Petani Dipakai untuk Kredit KUR Fiktif

Sorotan terhadap kondisi Kebun Binatang Surabaya sebenarnya bukan hal baru. Jauh sebelum kasus dugaan korupsi ini terungkap, kondisi KBS beberapa kali menarik perhatian publik akibat kondisi satwa dan fasilitasnya.

Salah satunya kasus pada 2012, seekor jerapah bernama Kliwon ditemukan mati dan ada sekitar 20 kilogram sampah plastik yang ditemukan di dalam lambungnya.

Setahun kemudian, dua orangutan bernama Betty dan Nanik juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan.

Dan pada 2014, singa afrika bernama Michael mati setelah terlilit tali sling di kandangnya. Kasus lain yang juga sempat ramai ialah kematian anak gajah sumatra bernama Dumbo yang meninggal mendadak saat berusia sekitar 2,5 tahun.

Selama ini, berbagai persoalan tersebut lebih banyak dikaitkan dengan lemahnya pengelolaan kebun binatang.

Dugaan Penyimpangan Anggaran

Namun, temuan terbaru Kejati mengenai dugaan penyimpangan anggaran yang disebut berdampak pada pakan dan perawatan satwa membuat berbagai persoalan lama tersebut kembali menjadi sorotan.

Terungkapnya dugaan korupsi yang disebut berdampak pada anggaran pakan satwa langsung memicu gelombang reaksi di media sosial.

Banyak warganet mengaku geram karena dana yang seharusnya digunakan untuk merawat hewan diduga justru disalahgunakan.

Salah satunya disampaikan akun Instagram @boah_sartika yang menilai tindakan tersebut sudah tidak manusiawi.

Yaampun udah bukan manusia lagi yg didzolimin, sampe hak buat binatang juga disikat,”

tulisnya.

Senada dengan itu, akun @elianarsydh mengaku kondisi satwa di Kebun Binatang Surabaya memang sudah lama membuat pengunjung prihatin.

Pantesan setiap ke Kebun Binatang Surabaya hewannya berasa tua banget dan gak sehat. Ya Allah, udah gak bisa berkata-kata,”

ungkapnya.

Sementara itu, akun @kekevaangelista menyoroti ekspresi tersangka saat ditetapkan sebagai tersangka.

Bisa bisanya senyum, setan aja kayanya sungkem deh,”

komentarnya.

Komentar lain datang dari akun @tantrinamirah yang menilai dugaan korupsi tersebut sudah melewati batas.

Gilak sih sampe makanan buat binatang aja dikorupsi, tuh serakahnya level mana sih!!!”

kecamnya.

Adapun akun @animal_lawyer_indonesia berharap proses hukum memberikan hukuman maksimal apabila dugaan tersebut terbukti di pengadilan.

Semoga bukan hanya kerugian negara, perhitungkan juga penderitaan satwa yang jadi korban. Hukum semaksimal mungkin. #shameonyou,”

tulisnya.

Kasus ini masih terus didalami Kejati Jawa Timur. Penyidik juga membuka peluang adanya tersangka lain seiring pengembangan perkara dan penelusuran aliran dana dalam dugaan korupsi pengelolaan keuangan PDTS Kebun Binatang Surabaya.

Tag:Eks Dirut KBSKBS SurabayaKebun Binatang SurabayaKorupsiViral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
1
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
2
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
3
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
4
Kejagung Ungkap Alasan Polisi Alihkan Kasus Febrie: Ruang Penyidikan Kurang Leluasa
By Rahmat Baihaqi
Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengangkut barang bukti kasus dugaan korupsi Tindak Pidana Pencucian uang (TPPU) saat tiba di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Hype

Banyak yang Ngira Love Bombing Itu Green Flag, Padahal Red Flag dalam Hubungan! Kok Bisa?

Pernah nggak sih kamu punya pasangan yang dengan dalih “cinta” dia mencoba…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Stimulus pada anak di fase golden age
Hype

Mengenal Golden Age, Fase Penting bagi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momentum untuk mengingat pentingnya pemenuhan hak-hak…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Permainan congklak
Hype

Lima Permainan Tradisional Indonesia Baik untuk Perkembangan Anak

Bermain merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Melalui aktivitas bermain,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
Sejumlah anak merakit purwarupa robot berjalan pada acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Hype

Sering Diabaikan, Padahal Validasi Perasaan Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Setiap tanggal 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) sebagai momentum…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up