Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 10 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Gaza Membeku! Ribuan Pengungsi Palestina Tersiksa di Tenda
Internasional

Gaza Membeku! Ribuan Pengungsi Palestina Tersiksa di Tenda

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 17, 2025 12:02 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Kondisi tenda pengungsian warga Palestina
Foto: refugeesinternational.org
SHARE

Musim dingin yang tiba membawa penderitaan baru bagi ribuan keluarga Palestina yang mengungsi di Jalur Gaza.

Cuaca yang semakin dingin dan hujan deras tanpa henti membuat kehidupan para pengungsi semakin tak layak.

Di tengah situasi memprihatinkan tersebut, Israel dilaporkan masih membatasi masuknya tenda dan bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Banyak warga Gaza terpaksa menggali parit darurat di sekitar tenda mereka untuk mencegah air hujan mengalir masuk.

Namun upaya itu seringkali sia-sia. Tenda-tenda rapuh yang mereka tempati tidak mampu menahan derasnya air, membuat banyak keluarga harus tidur dalam kondisi basah dan kedinginan.

Sementara itu, sebagian warga lain yang kehilangan tempat tinggal memilih tinggal di reruntuhan bangunan, meski struktur bangunan tersebut bisa runtuh kapan saja.

Salah seorang ibu pengungsi mengisahkan betapa berat kehidupan yang harus ia jalani bersama dua anaknya.

Dengan suara gemetar, ia menunjukkan kondisi tendanya yang terendam air usai hujan deras semalaman.

“Saya menangis sejak pagi,”

seorang pengungsi.

Dirinya kehilangan suami dan beberapa anggota keluarga dalam serangan Israel sejak Oktober 2023. Kini, ia harus berjuang bertahan hidup dengan fasilitas seadanya.

Saya berharap ada bantuan setidaknya tenda yang layak, kasur, dan selimut. Anak-anak saya butuh pakaian yang pantas,”

seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (16/11).

Tidak Memiliki Perlengkapan Memadai

Berbagai organisasi kemanusiaan telah berulang kali memperingatkan bahwa pengungsi Gaza tidak memiliki perlengkapan memadai untuk menghadapi musim dingin. Namun akses bantuan tetap sangat terbatas.

Meski ada kesepakatan gencatan senjata, Israel tetap mempertahankan pembatasan ketat terhadap pengiriman bantuan ke Gaza.

Menurut laporan Al Jazeera, sekitar 1,5 juta warga Palestina kini berada dalam kondisi sangat rentan, terancam oleh cuaca ekstrem sekaligus minimnya fasilitas pendukung.

Kepala UNRWA, Philippe Lazzarini, menegaskan bahwa bantuan berupa tenda, selimut, serta perlengkapan dasar lainnya kini sangat mendesak.

Gaza kini basah dan dingin. Para pengungsi menghadapi musim dingin yang kejam tanpa perlengkapan dasar untuk melindungi diri dari hujan dan udara dingin,”

Philippe.

Di tengah cuaca buruk ini, banyak keluarga tetap tinggal di tenda-tenda banjir karena tidak ada tempat lain untuk dituju. Semua tempat penampungan yang masih berdiri telah penuh sesak.

Sementara itu, suara serangan udara Israel tetap terdengar di berbagai wilayah yang masih masuk zona operasi militer. Serangan terbaru dilaporkan terjadi di Khan Younis dan kawasan Zeitoun, Gaza City.

Meski adanya kesepakatan gencatan senjata, Israel masih terus melakukan serangan. Data dari Kementerian Kesehatan Gaza menunjukkan bahwa 260 warga Palestina tewas dan 632 lainnya terluka akibat serangan terbaru tersebut.

Secara keseluruhan, sejak agresi dimulai pada 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan setidaknya 69.182 orang, sementara 170.703 lainnya terluka jumlah korban yang menunjukkan betapa parahnya krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah tersebut.

Tag:Jalur GazaMusin DinginPengungsi Palestina
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pompa Bensin RON 92 hingga 98. (Sumber: Unsplash/Marek Studzinski)
Ekonomi Bisnis

RON 90 sampai 98, BBM Mana yang Paling Cocok untuk Mobil Anda? Simak Penjelasannya

Research Octane Number (RON) merupakan hal penting yang mengindikasi kualitas dan kemampuan bahan bakar untuk menahan ketukan (knocking) pada mesin kendaraan.  Perbedaan RON bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya memengaruhi performa…

By
Iren Natania
Dusep
4 Min Read
Polri mengungkapkan Indonesia jadi sasaran baru sarang tindak pidana daring. (Sumber: Istimewa)
Hukum

RI Kini Jadi Markas Baru Judol dan Scamming Internasional? Ini Fakta Mengejutkannya

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol Untung Widyatmoko mengatakan Indonesia kini menjadi sarang baru pergerakan operasi tindak pidana transnasional mulai dari scamming hingga judi online (judol). Hal tersebut…

By
Rahmat
Dusep
3 Min Read
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Nasional

Kepala Daerah Diteror Sumbangan Open Donasi Yatim Dhuafa Catut KPK, Ini Klarifikasinya

Beredar sebuah poster 'Open Donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026' mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di media sosial. Dalam poster tersebut juga mencantumkan logo BUMN dan Sekretariat Negara (Setneg)…

By
Rahmat
Dusep
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Penampakan Gambar kebocoran minyak di Iran. (Sumber: X @Truth_InMedia)
Internasional

Heboh! Citra Satelit Ungkap Dugaan Kebocoran Minyak Raksasa di Iran

Tumpahan minyak besar-besaran terlihat di dekat Pulau Kharg, terminal ekspor minyak utama…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
14 jam lalu
Presiden Donald Trump
Internasional

Trump Mulai Ditinggalkan Pendukung Setianya, Rating Kinerja Anjlok ke 35%

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masuk dalam jajaran presiden yang tidak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
17 jam lalu
Ilustrasi Spionase di tubuh Militer Israel oleh Iran. (Sumber: Dibuat AI)
Internasional

Skandal Spionase Guncang Israel, Iran Rekrut Tentara Zionis Dibayar hingga Rp5,2 Miliar

Dua personel angkatan udara Israel ditangkap atas tuduhan mata-mata. Penangkapan ini menggarisbawahi upaya Iran…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
21 jam lalu
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi Usai AS-Iran Saling Tembak

Harga minyak dunia naik pada Jumat, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up