Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 23 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / AS Mundur dari 66 Organisasi Dunia, PBB Tegaskan Tetap Jalan
Internasional

AS Mundur dari 66 Organisasi Dunia, PBB Tegaskan Tetap Jalan

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Januari 9, 2026 3:07 pm
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
Share
(Foto: Dokumentasi PBB)
SHARE

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan seluruh aktivitas dan mandat organisasi akan tetap dijalankan, meskipun Amerika Serikat mengumumkan penarikan diri dari 66 organisasi internasional, termasuk 31 lembaga yang berada di bawah naungan PBB.

Daftar isi Konten
  • Trump Instruksikan Penghentian Partisipasi AS
  • PBB Tegaskan AS Tetap Wajib Bayar Iuran
  • PBB Siap Hadapi Tekanan Keuangan dan Operasional

Pekerjaan kami akan terus berlanjut,”

kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric, di Markas Besar PBB di New York seperti dilansir Arab News.

Dujarric menyampaikan bahwa Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menghormati keputusan setiap negara anggota sebagai bagian dari prinsip kedaulatan nasional.

Namun, Guterres tetap berpandangan bahwa tantangan global hanya dapat diatasi melalui kolaborasi antarnegara.

Dalam keterangannya, PBB menjelaskan mereka menghormati kedaulatan setiap negara anggota organisasi ini, dan juga sangat meyakini bahwa tantangan yang kita hadapi saat ini hanya bisa diselesaikan melalui kerja sama internasional.

Trump Instruksikan Penghentian Partisipasi AS

Pada Rabu malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan seluruh lembaga federal untuk menghentikan keterlibatan serta pendanaan terhadap 31 institusi PBB dan 35 organisasi internasional lainnya.

Langkah ini diambil dengan alasan bahwa lembaga-lembaga tersebut dinilai bertentangan dengan kepentingan nasional, keamanan, kemakmuran ekonomi, dan kedaulatan Amerika Serikat.

Sejumlah program PBB yang terdampak antara lain Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim serta program Anak dan Konflik Bersenjata yang berfokus pada perlindungan anak di wilayah konflik.

Menanggapi keputusan Washington, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan keprihatinannya.

Ia menegaskan bahwa kontribusi terhadap anggaran reguler PBB dan dana pasukan penjaga perdamaian merupakan kewajiban hukum negara anggota berdasarkan Piagam PBB.

Seluruh entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa akan tetap melaksanakan mandat yang diberikan oleh negara-negara anggota,”

ujar Guterres.

PBB memiliki tanggung jawab untuk melayani mereka yang bergantung kepada kami. Kami akan terus menjalankan mandat kami dengan penuh keteguhan,”

tambahnya.

PBB Tegaskan AS Tetap Wajib Bayar Iuran

Saat ditanya apakah Amerika Serikat tetap wajib membayar kontribusi yang telah ditetapkan meski menarik diri dari berbagai program, Dujarric menjawab tegas bahwa hal tersebut telah diatur jelas dalam Piagam PBB.

Kontribusi terhadap anggaran baik anggaran reguler maupun anggaran penjaga perdamaian—adalah kewajiban perjanjian. Kata kuncinya adalah kewajiban,”

jelas Dujjaric.

Negara-negara anggota yang telah menandatangani Piagam PBB wajib membayar iuran mereka. Piagam PBB bukan menu pilih-pilih. PBB juga bukan organisasi ala ‘a la carte’,”

ujarnya.

Ini adalah organisasi yang terdiri dari 193 negara anggota dan dua negara pengamat. Melindungi prinsip-prinsip yang telah mereka sepakati bersama adalah kepentingan semua negara anggota tersebut,”

tambahnya.

PBB Siap Hadapi Tekanan Keuangan dan Operasional

Dujarric menegaskan PBB telah berpengalaman menghadapi tekanan finansial dan operasional akibat keterbatasan anggaran.

Lebih lanjut, Dujarric juga mengakatan PBB sudah cukup lama bekerja di bawah tekanan keuangan seperti ini.

Ia mengaku situasinya sangat rumit, bendahara PBB pun bahkan hampir tidak pernah tidur demi memastikan lampu di gedung ini tetap menyala.

Dujarric memastikan program-program penting seperti penanganan perubahan iklim, perlindungan anak dari kekerasan, serta promosi kesetaraan gender akan terus dilanjutkan.

Pemerintahan Trump membingkai langkah ini sebagai upaya memulihkan kedaulatan Amerika Serikat serta menghentikan penggunaan dana pajak untuk program global yang dianggap tidak efektif atau sarat kepentingan ideologis.

Sebelumnya, AS juga telah menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Perjanjian Iklim Paris, dan Dewan HAM PBB. Gedung Putih menyebut langkah tersebut memungkinkan pemerintah memusatkan sumber daya pada prioritas dalam negeri.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio bahkan menyebut organisasi-organisasi yang ditinggalkan sebagai lembaga yang memiliki fungsi yang tumpang tindih, salah kelola, tidak perlu, boros, dikelola dengan buruk, dikuasai oleh kepentingan pihak-pihak tertentu yang memajukan agenda mereka sendiri.

Saat ditanya apakah Sekjen PBB terkejut dengan besarnya skala penarikan diri AS, Dujarric memberikan jawaban lugas:

Dengan apa yang terjadi di dunia saat ini, beliau sudah melampaui istilah terkejut. Ia tetap menjalankan tugasnya dengan tenang dan penuh keteguhan, serta terus membela Piagam PBB dan lembaga internasional ini,”

pungkas Dujarric.

Tag:Amerika SerikatAntonio GuterresDonald TrumpOrganisasi InternasionalPBB
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
1
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
2
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
3
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
4
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Pemimpin negosiasi sekaligus Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf.
Internasional

Walk Out dari Perundingan dengan AS, Iran: Kami Tak Bernegosiasi di Bawah Ancaman Paksaan

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf yang memimpin tim negosiasi Iran meninggalkan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Kapal tanker raksasa Iran
Internasional

Iran Raup Cuan Besar, 36 Juta Barel Minyak Diekspor Usai MoU Damai dengan AS

Menurut platform pelacakan kapal TankerTrackers, Iran mendapat keuntungan besar karena telah mengekspor…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
9 jam lalu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama petinggi militer Israel.
Internasional

Tokoh Zionis Bongkar Skenario Potensi Perang Israel vs Mesir, Dunia Diminta Waspada

Israel diramal bakal berperang dengan Mesir pada 15 tahun mendatang. Prediksi itu…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Sumber: X/ @RussianArmy_)
Internasional

Geger! Rumor Zelensky Tewas Kena Serangan Rudal Rusia, Hoaks atau Fakta?

Sebuah rumor beredar luas di platform X, yang mengklaim bahwa Presiden Ukraina…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up