Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Eks Menlu Hassan Wirajuda Ungkap Syarat Agar RI Bisa Menjadi Mediator AS dan Iran
Internasional

Eks Menlu Hassan Wirajuda Ungkap Syarat Agar RI Bisa Menjadi Mediator AS dan Iran

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 4, 2026 11:06 am
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Menteri Luar Negeri periode 2001-2009 Hassan Wirajuda (sumber: Youtube/Sekretariat Presiden)
Menteri Luar Negeri periode 2001-2009 Hassan Wirajuda (sumber: Youtube/Sekretariat Presiden)
SHARE

Menteri Luar Negeri (Menlu) periode 2001-2009, Hassan Wirajuda merespons terkait keinginan Indonesia menengahi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel. Menurutnya, harus ada keinginan dari kedua belah pihak yang sedang bertikai.

Hassan mengatakan, dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto tidak ada pembahasan mengenai rencana menjadi mediator atas kondisi konflik di Timur Tengah.

Kita tidak membicarakan apa Indonesia mampu atau tidak. Itu kan pemikiran awal,”

ujar Hassan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Rabu, 4 Maret 2026.

Hassan menjelaskan, ada syarat agar Indonesia bisa menjadi mediator atas konflik yang kini sedang memanas di Timur Tengah. Syarat itu adalah kedua belah pihak harus menerima, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda keinginan tersebut.

Dengan kata lain untuk menjadi mediator kan harus juga ada penerimaan dari dua pihak yang bertikai. Dan kita belum melihat tanda-tanda itu,”

jelasnya.

Hassan melanjutkan, perang yang saat ini terjadi merupakan tindakan yang dilakukan sepihak. Ia mengatakan, perang di wilayah ini sudah terjadi tiga kali dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. 

Sikap kita, sebetulnya kalau kita lihat perang ini kan merupakan tindakan sepihak. Ada perang yang dimandatkan oleh PBB di Teluk ini sudah ada tiga kali terjadi perang dalam waktu 30 tahun terakhir,”

jelasnya.

Hassan menilai, kawasan tersebut sudah menjadi lahan perang dan memberikan dampak besar bagi global. Pasalnya, sumber minyak dan gas berasal dari kawasan tersebut.

Jadi tragis memang kawasan ini menjadi lahan perang, dan perang-perang besar yang membawa dampak besar bagi dunia karena sumber minyak dan gas banyak berasal dari wilayah ini. Itu yang juga kita harus berhitung, dampak terhadap kita apa,”

imbuhnya.

Tag:Amerika SerikatAS-Israel vs IraniranMediatorminyak dan gasPBBprabowotimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
2
Diciduk di Soetta, Buron Kasus Batu Bara Richard Muljadi Dioper ke Kejari Banjarmasin
By Rahmat Baihaqi
Richard Muljadi (memakai topi dan jaket hijau) ditangkap pihka Kejaksaan Agung atas kasus penipuan batu bara, di Bandara Soekarno-Hatta, 20 Juni 2026.
3
Naik MRT Keliling Jakarta Cuma Bayar Rp1 Selama 3 Hari, Catet Tanggalnya!
By Ani Ratnasari
Pengguna moda transportasi MRT Jakarta
4
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bersiap Duduk di Kursi Pesakitan
By Rahmat Baihaqi
Pakar telematika Roy Suryo saat diamankan Polda Metro Jaya.
5

BERITA LAINNYA

Krisis ekonomi picu kerusuhan di Bolivia dengan tentara dilibatkan pemerintah.
Internasional

Negara Kacau! Bolivia Kerahkan Militer dan Tetapkan Darurat Nasional Usai Gelombang Protes

Harapan agar krisis ekonomi dan sosial di Bolivia bisa berakhir damai hanya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
15 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Panas! Trump Siap Tagih Dunia di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Berantakan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim tak akan ada pungutan biaya…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
16 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Perang Kata Trump vs Meloni Meledak, Italia Murka Usai PM Dituding Memohon Foto

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melancarkan serangan verbal terhadap Perdana…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
19 jam lalu
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Internasional

Tekanan Internal Memuncak, Masa Depan Keir Starmer sebagai PM Inggris di Ujung Tanduk

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan politik paling berat sejak menjabat.…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up