Cekcok antara dua warga negara Brunei Darussalam berujung maut. Korban berinisial MHF (30) tewas setelah terlibat ketegangan dengan seorang selebgram berinisial MIA (33).
Polisi mengungkap motif MIA nekat menyerang korban.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan diduga karena tersangka tersulut emosi,”
kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, dikonfirmasi pada Kamis, 28 Mei 2026.
Insiden nahas itu terjadi di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. MIA awalnya terlibat salah paham dengan seseorang, kemudian MHF membela orang tersebut.
“Korban kemudian bermaksud membela saksi tersebut, sehingga terjadi adu mulut antara korban dan tersangka,”
ucap Budi.
Mengamini Tantangan
Aksi adu mulut itu justru berbuntut panjang. Dengan nada tinggi, MHF menantang MIA. Tantangan diterima. Kemudian mereka bersitegang, hingga akhirnya MIA menyerang korban.
“Berdasar hasil pendalaman, tersangka saat itu diduga berada dalam pengaruh alkohol,” ujar Budi.
ucap Budi.
Tersangka yang kadung emosi dan gelap mata, memukul korban dengan tangan kosong dilanjutkan dengan melayangkan sebuah botol minuman yang dikemas dalam paper bag.
“Akibat pemukulan tersebut, korban terjatuh. (Kemudian dia) sempat menjalani perawatan medis, hingga dinyatakan meninggal,” terang Budi.
ucap Budi.
Meski MHF sempat mendapat perawatan selama 20 hari, nyawanya tidak tertolong karena kondisi yang kian memburuk. Polisi meringkus MIA di kawasan Kebayoran Lama pada 25 Mei. Dia kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

