Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan memperkaya 13 perusahaan dalam negeri dalam perkara korupsi dugaan tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina-KKKS periode 2018-2023. Salah satunya, PT Adaro Indonesia milik Boy Thohir.
Adaro dan perusahaan lainnya diperkaya dalam penjualan solar non subsidi. Tercatat Adaro menerima keuntungan sebesar Rp168.511.640.506 atau Rp168,51 miliar.
Riva Siahaan telah menjual solar atau biosolar lebih rendah dari harga jual terendah. bahkan di bawah harga pokok penjualan (HPP) dan harga dasar solar bersubsidi. Sehingga pada akhirnya memberikan kerugian PT PPN.






