Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 19 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / DPR Ingatkan Pemerintah Tak ‘Tangan Besi’ Mengintervensi Harga Beras
Nasional

DPR Ingatkan Pemerintah Tak ‘Tangan Besi’ Mengintervensi Harga Beras

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Oktober 29, 2025 10:29 am
Anisa Aulia
Ivan
Share
Ilustrasi, pekerja mengusung beras
ANTARAFOTO/ Akbar Tado/nz
SHARE

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti langkah pemerintah mengancam, untuk mencabut izin pedagang yang menjual beras di atas harga eceran tertinggi (HET).

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman meminta agar pemerintah tidak ‘bertangan besi’ mengintervensi harga pasar produk beras.

Respons ini disampaikan usai ada keluhan dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi).

Menurut Alex, jika harga beras naik di pasar pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog harus singap bergerak menstabilkan harga beras.

Jika harga pasar naik, pemerintah punya instrumen sangat lengkap untuk menstabilkannya kembali. Bapanas dan Bulog harusnya tangkas bergerak di saat harga melonjak. Kini pemerintah malah ambil jalan pintas, bertindak represif pada pedagang,” ujar Alex dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025).

Alex mengatakan, yang perlu dikerjakan pemerintah yakni memastikan kelompok rentan adalah pihak yang akan jadi penerima manfaat dari program subsidi yang digelontorkan, dalam hal ini baik berupa bantuan pangan atau beras SPHP.

Dengan stok beras di gudang Bulog mencapai 3,8 juta ton, pemerintah bisa membantu kelompok sasaran tanpa harus khawatir. Terlebih, musim panen juga sudah makin dekat, di awal tahun 2026,” katanya.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini melanjutkan, bentuk intervensi yang lebih layak dilakukan pemerintah dalam menekan lonjakan harga beras, yakni dengan memperbaiki pola distribusi dan sistem logistik produk beras.

Pemerintah harus menyederhanakan rantai distribusi, sehingga pedagang tidak terbebani biaya pengiriman yang terlalu besar,” katanya.

Sistem logistik menurut Alex, juga harus terus disempurnakan. Sebab Bulog diperintahkan membeli dengan harga terbebas dari kualitas, (at any quality).

Membeli gabah petani dengan mengabaikan kualitas, tentu penuh tantangan. Makanya, kerja tim Bulog harus melebihi rata-rata dalam penanganan gabah yang dibeli dari petani,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR ini menyebut, dengan langkah komprehensif, maka stabilisasi harga beras bisa dicapai tanpa menekan pedagang kecil yang berjuang menafkahi keluarganya.

Pemerintah mesti memperkuat distribusi dan keadilan logistik, agar rakyat di seluruh daerah bisa membeli beras dengan harga yang wajar,” tandasnya.

Tag:Alex Indra LukmanDPR RIHarga Beras
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Tentara Prancis Tewas di Lebanon, Kemlu: Serangan ke UNIFIL Adalah Kejahatan Serius

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait serangan terhadap tentara Prancis yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon pada Sabtu…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
3 Min Read
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
Internasional

Gawat! Ancaman Perang Bergeser ke Selat Malaka, Militer AS Incar Kapal-kapal Iran

Langkah militer Amerika Serikat (AS) dalam konflik dengan Iran kini semakin agresif dan memasuki babak baru yang lebih luas. Mereka mengancam tak lagi terbatas beroperasi di Timur Tengah, dan coba…

By
Dusep
3 Min Read
Pasukan TNI UNIFIL di Libanon
Internasional

Lagi Pasukan UNIFIL Tewas di Lebanon, Kini Prancis jadi Korban dan Macron Murka

Seorang tentara asal Prancis dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dalam sebuah insiden saat menjalankan operasi pembukaan akses jalan di Lebanon selatan. Peristiwa ini terjadi ketika pasukan penjaga…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

LPSK merespons dugaan pelecehan seksual di FH UI.
Nasional

Korban Ketakutan Akibat Ancaman, LPSK Bergerak Cepat Tangani Dugaan TPKS di FH UI

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengambil langkah cepat dalam merespons dugaan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
10 jam lalu
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (kiri) didampingi juru bicara Husain Abdullah memberikan keterangan pers di kediamannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Nasional

Jusuf Kalla Blak-blakan ke Jokowi: Tunjukkan Saja Ijazah Aslinya, Biar Polemik Selesai

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa dirinya memberikan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
13 jam lalu
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. (Sumber: Instagram @jusufkalla)
Nasional

Ceramah di UGM Viral, JK: Saya Hanya Bicara Perdamaian

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, akhirnya memberikan penjelasan terkait…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
15 jam lalu
Deretan aplikasi media sosial (medsos). (Sumber: Unsplash/Piotr Cichosz)
Nasional

Kekerasan Seksual di Ruang Digital Tembus 2.000 Kasus, Banyak yang Tak Terungkap

Kasus pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI)…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up