Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Minta Media Tak Ekspos Kekurangan Pemerintah, KSAD dan Seskab Didesak Minta Maaf
Nasional

Minta Media Tak Ekspos Kekurangan Pemerintah, KSAD dan Seskab Didesak Minta Maaf

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Desember 21, 2025 6:07 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
8 bulan lalu
Share
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, memberikan informasi perihal penanganan bencana di Sumatra, 19 Desember 2025.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, memberikan informasi perihal penanganan bencana di Sumatra, 19 Desember 2025. (Sumber foto: Youtube BNPB)
SHARE

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia melayangkan kritik keras terhadap pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, perihal peliputan bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). 

AJI menilai, imbauan kedua pejabat tersebut berpotensi mengebiri kebebasan pers dan menekan fungsi media sebagai pengawas. Sorotan ini bermula dari pernyataan Jenderal Maruli di Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat, 19 Desember 2025. Dia meminta agar kekurangan penanganan bencana tidak disiarkan secara terbuka.

​Kalau ada hal kekurangan pasti banyak kekurangan. Tolong informasikan kami kekurangan itu, jangan diekspose lewat media,”

kata Maruli di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 19 Desember 2025.

Pada hari yang sama, Seskab Teddy melalui kanal YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga meminta media berfokus pada narasi positif dan tidak menggiring opini negatif terhadap kinerja pemerintah.

​Sampaikan pernyataan dan pertanyaan yang bijak. Jangan menggiring seolah pemerintah tidak kerja, petugas-petugas di lapangan tidak kerja. Di sini semua butuh kerja sama, kekompakan, energi positif,” ucap Teddy. 

Pernyataan seperti ini menekan media dalam norma pengekangan terhadap peran pers sebagai watchdog, terutama dalam konteks yang sensitif seperti bencana besar. Padahal, memberitakan upaya pemerintah tidak berarti menutup ruang untuk kritik. Sebaliknya, kritik media yang berbasis fakta justru mendukung akuntabilitas dan perbaikan kebijakan,” 

ujar Ketua Umum AJI Indonesia, Nany Afrida, Sabtu, 20 Desember 2025.

Sensor dan kontrol narasi media oleh pemerintah, terutama di wilayah bencana, selalu berangkat dari dalih yang terdengar mulia: menjaga ketertiban, mencegah kepanikan, dan melindungi korban. Namun dalam praktiknya, pembatasan informasi justru sering mengaburkan realitas di lapangan.

Ketika akses jurnalis dibatasi, data dikontrol sepihak, dan narasi “resmi” dipaksakan, publik kehilangan hak untuk mengetahui situasi sebenarnya yakni skala kerusakan, kelambanan distribusi bantuan, atau kegagalan mitigasi yang seharusnya bisa menjadi pelajaran bersama. 

Praktik intimidasi, penghalangan liputan, hingga pelabelan “berita negatif” menunjukkan bahwa pengontrolan narasi masih dilakukan demi citra pemerintah. Padahal, di tengah krisis, kerja jurnalistik yang bebas dan akurat justru membantu negara melawan disinformasi, mempercepat respons publik, dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Pernyataan dua perwira TNI AD tersebut, juga bisa memicu terjadinya praktik swasensor, seperti yang terjadi belakangan ini. Media akan takut menyampaikan kritik, bahkan menarik pemberitaan yang kritis terkait penanganan pascabencana. Akibatnya, publik tidak akan mendapat informasi sebenarnya,”

jelas Nany. 

Studi yang sedang dijalankan AJI Indonesia juga menunjukkan praktik swasensor di media di Indonesia semakin meningkat. Bila represi terselubung terhadap media berlanjut, maka kebebasan pers Indonesia bakal menghadapi tantangan serius, bahkan kembali ke ranah otorianisme.

Nany menegaskan, di sinilah Undang-Undang Pers menjadi fondasi vital. Undang-undang ini menegaskan bahwa pers nasional memiliki fungsi informasi, kontrol sosial, dan pendidikan publik, termasuk dalam situasi darurat. Peran jurnalis bukan memperburuk keadaan, melainkan memastikan akuntabilitas tetap berjalan ketika kekuasaan berada dalam tekanan krisis.  

AJI pun mendesak beberapa hal: 

  1. KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, untuk menarik kembali pernyataannya dan meminta maaf kepada publik;
  2. Pemerintah memberi akses seluas-luas dan memberi perlindungan keamanan bagi jurnalis maupun media untuk melakukan liputan di wilayah bencana Aceh, Sumut dan Sumbar;
  3. Dewan Pers untuk bersikap dan membela serta melindungi para jurnalis dan media dari ancaman dan intimidasi;
  4. Para pemimpin redaksi media untuk mempertahankan independensi ruang redaksi dan berpihak pada kepentingan publik.
Tag:acehajialiansi jurnalis independenBanjirkasadKepala Staf TNI Angkatan DaratlongsorMaruli SimanjuntakSekretaris KabinetSeskabsumaterasumatera baratSumatera UtaraTeddy Indra Wijaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
1
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
2
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
3
Pajak Marketplace Ditunda ke November 2026, yang Telanjur Dipungut Dikembalikan
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
4
Geger! Ratusan Senjata Api dan Airsoft Gun Ditemukan di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Senjata Api. (Sumber: Unsplash/ Bo Harvey)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
Nasional

Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu

Kabar keberadaan sejumlah warga negara Israel di Bali belakangan jadi sorotan publik…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Wamen Kementerian Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono usai meresmikan program Kenali Lingkungan Bareng Anak Muda (KELANA) Episode 3 bertajuk Java Over Trip, 5 Agustus 2026.
Nasional

Bukan Cuma Peduli, KLH Ajak Gen Z Jadi ‘Ujung Tombak’ Kritik Lingkungan lewat Program Kelana

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membuka ruang bagi Generasi Z (Gen Z) untuk…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
6 jam lalu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Nasional

Jangan Berulah, Kapolri Patrolikan Tim Siber Kejar Penyebaran Hoaks Isu Demo Agustus

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan instruksi ke jajaran untuk menindak…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
7 jam lalu
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: owrite)
Nasional

Masih Banyak Siswa Keracunan, Pemerintah Diminta Stop MBG

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up