Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 25 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Gizi Jalan Nalar Tertinggal: P2G Sentil MBG Tak Seimbang, Desak Pemerintah Lakukan Pembenahan
Nasional

Gizi Jalan Nalar Tertinggal: P2G Sentil MBG Tak Seimbang, Desak Pemerintah Lakukan Pembenahan

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 4, 2026 2:20 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/wsj)
SHARE

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mendorong pemerintah segera mengadopsi intervensi pedagogis untuk mengatasi krisis kognitif pada anak-anak Indonesia. 

Intervensi ini dinilai penting, agar pemenuhan gizi fisik melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) seimbang dengan kualitas nalar dan kecerdasan murid. 

Intervensi yang paling jelas yaitu pembelajaran mendalam. Karena selama ini proses pembelajaran di sekolah, menurut laporan Bank Dunia, yaitu schooling without learning. Anak-anak bersekolah tetapi mereka tidak mendapatkan pembelajaran berkualitas,” 

kata Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim, kepada Owrite.id, Senin, 4 Mei 2026.

Bank Dunia dalam Human Capital Indeks (2020), memproyeksikan anak-anak Indonesia yang lahir 2020-an hanya mampu menggunakan potensi produktivitas sebesar 54 Persen pada 2038 (jauh di bawah Singapura sebesar 88 persen dan rata-rata dunia 56 persen).

Posisi Indonesia juga di bawah Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Kondisi ini menghambat cita-cita menuju Generasi Emas 2045.

Buruknya kemampuan literasi dan numerasi anak-anak Indonesia, secara ekonomi dapat menyebabkan potential loss periode 2025-2029 sampai Rp1.123,4 triliun.

Hal itu merujuk perhitungan dalam laporan World Literacy Foundation (2022) berjudul The Economic and Social Cost of Illiteracy, kalkulasi kerugian akibat buta membaca dan buta matematika, diasumsikan pada 1,2 persen dari GDP Indonesia. 

Indonesia dikategorikan sebagai negara emerging (menuju negara maju) dengan GDP sebesar USD 1,139 triliun (2022). Tahun 2025, GDP Indonesia naik menjadi 1,443 triliun.

Jangan sampai menuju 2045, anak-anak Indonesia badannya sehat karena MBG, tapi nalarnya rusak karena tidak mampu memahami apa yang dibaca dan lemah dalam memahami atau menghitung angka-angka. Ini generasi paradoks,”

ucap Satriwan.

Karena pembelajaran yang didapatkan oleh murid-murid itu baru pembelajaran yang levelnya surface learning. Indonesia harus bertransformasi dari surface learning menuju deep learning yang membangun nalar kritis dan kesadaran untuk berpikir.

Siswa dapat berpikir kritis yang membangun kebermaknaan di dalam pembelajaran, yang mereka pelajari itu ada relasi secara kontekstual dengan kehidupan nyata.

Sehingga mereka mampu membangun kemampuan untuk pemecahan masalah secara hayat berdasarkan pembelajaran di kelas.

Bagaimana pembelajaran itu bermakna, yang kemudian membangun animo anak untuk belajar, terbangun inspirasinya ketika belajar. Konteks seperti inilah yang harus dibangun ekosistemnya oleh guru melalui pendekatan pembelajaran mendalam,”

ucap Satriwan. 

Pelatihan guru jangan lagi bersifat business as usual, melainkan dengan prinsip berkualitas, berdampak, berkelanjutan, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut guna membenahi kompetensi guru, membangun kualitas proses pembelajaran termasuk dalam aspek literasi-numerasi, dan mutu hasil belajar murid. 

Pelatihan tersebut mesti melibatkan organisasi profesi guru dan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) secara sinergis dan berkelanjutan.

Pembelajaran yang didapatkan haruslah bermakna bagi murid, membangun kesadaran kritis, murid mampu mencari solusi atas persoalan kontekstual, serta yang dialogis dan menarik.

Ekosistem pembelajaran seperti inilah yang dibangun melalui pendekatan pembelajaran mendalam. 

Tag:MBGPelajarPendidikanPerhimpunan Pendidikan dan Guru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
1
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
2
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
3
Prabowo Ungkap Ciri Koruptor: Biasanya Orang Pintar Tahu Cara Mencuri
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo hadir dalam Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan, di Gorontalo, 24 Juni 2026.
4
2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Begini Penjelasan Kemhan
By Rahmat Baihaqi
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
5

BERITA LAINNYA

Orang tua siswa berdiri di depan layar informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) di SMKN 1 Cimahi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2026).
Nasional

Fenomena Aneh Terungkap, Ribuan Kursi PTN Terancam Kosong karena Peserta Menghilang

Tingginya jumlah peserta yang lolos seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) tetapi tak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal
Nasional

Nasib 4 PMI di Somalia Belum Jelas, DPR Desak Kemlu Tunjuk Negosiator Khusus

Nasib empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang disandera di Somalia selama dua…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
7 jam lalu
Wakil Rektor UI Prof Hamdi Muluk.
Nasional

Kesenjangan Masuk Kampus Jadi Alarm, DPR Bongkar Masalah Akses Pendidikan Tinggi

Kesenjangan akses pendidikan tinggi di Tanah Air jadi sorotan DPR RI dan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna menjelaskan pertemuan tertutup Menkeu Purbaya dengan JA ST Burhanuddin.
Nasional

100 SPPG Diduga Bodong, Lokasinya Ada di Hutan hingga Tengah Kuburan, Mau Kasih Makan Hantu?

Sebanyak 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga fiktif tersebar di kawasan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up