Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 26 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Indonesia Sudah “Tabola-Bale”, Sipil Jadi Militer, Tentara Urus Rakyat
Nasional

Indonesia Sudah “Tabola-Bale”, Sipil Jadi Militer, Tentara Urus Rakyat

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 27, 2026 2:34 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 bulan lalu
Share
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, saat menjadi narasumber dalam diskusi di Menteng Kleb, Kamis, 19 Maret 2026. (Foto; owrite/Syifa)
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, saat menjadi narasumber dalam diskusi di Menteng Kleb, Kamis, 19 Maret 2026. (Foto; owrite/Syifa)
SHARE

Buramnya batas antara ranah militer dan sipil di Indonesian semakin “tabola-bale” atau terbalik-balik. Hal ini terlihat dari Tentara yang saat ini sudah masuk mengurus pekerjaan sipil, dan masyarakat spill yang diarahkan untuk ke budaya militerisme.

Sipilnya dilatih ke militer-militeran, militernya dilatih untuk jadi petugas sipil. Inikan tabola-bale,”

kata Ray Rangkuti, Aktivis 98 dari Lingkar Madani, saat kegiatan Diskusi Publik dengan tema “Risiko RPP Tentang Tugas TNI Legalisasi Ancaman Berkedok Peran, Rekayasa Keadaan Berdalih Gangguan, Selasa, 26 Mei 2026.

Ray menyingung alasan pemerintah yang kerap membawa narasi “kedisiplinan” untuk membenarkan pendekatan militer dalam ranah sipil.

Menurutnya, saat ini banyak pejabat yang melakukan retret dan mengikuti pelatihan semi militer dengan dalih membentuk kedisiplinan.

TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi

Kenapa menteri-menteri itu retret? Karena katanya supaya latihan disiplin, latihan tertib. Kita latihan disiplin dan tertib kepada tentara,”

ungkapnya.

Tugas Pertahanan Bergeser

Ray juga menyoroti luasnya keterlibatan TNI di berbagai sektor, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi, pangan, perikanan, bahkan sektor keagamaan. Menurutnya, sekarang tugas pertahanan bergeser menjadi mengurusi urusan sipil sehari-hari.

Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, karena fungsi lembaga negara menjadi tidak jelas. Ray menegaskan, TNI harusnya fokus pada pertahanan negara.

Sedangkan urusan keamanan sipil menjadi tugas polisi, dan urusan pemerintahan diberikan ke masyarakat sipil.

Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil

Kalau mau tertib, keamanan serahkan kepada polisi, pertahanan serahkan ke TNI. Politik serahkan kepada sipil. Jangan sipilnya sok-sokan pakai baju-baju tentara,”

lanjutnya.

Ia mengingatkan, bahwa orang bersenjata tidak semestinya mendominasi ruang sipil. Menurutnya, relasi sipil tidak dibangun dengan pendekatan komando dan kekuatan senjata, melainkan lewat dialog serta perdebatan.

Baca juga:
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong… Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan kembali…
Pemerintah Jangan Cuma Padamkan Api, Lakukan Mitigasi Agar Karhutla Tak… Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengkritik pola penanganan kebakaran hutan dan lahan…
Jangan Kasih Ampun! Pemerintah Harus Cabut Izin Usaha Perusahaan Penyebab… Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mendesak pemerintah mengevaluasi hingga mencabut izin perusahaan…
  • Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun…
  • Pemerintah Jangan Cuma Padamkan Api, Lakukan Mitigasi Agar Karhutla Tak Selalu Berulang
  • Jangan Kasih Ampun! Pemerintah Harus Cabut Izin Usaha Perusahaan Penyebab Karthula

Itulah makannya kita mengatakan, bagi mereka yang memegang senjata nggak boleh masuk keranah sipil. Sebab di sipil tuh nggak ada senjata, kecuali mulut. Nah, orang yang memegang senjata nggak diajarkan berdebat, tapi diajarkan menembak. Jadi jangan tabola-bale dunia kita ini,”

tambahnya.

Apabila kondisi ini terus berlanjut, Ray mengingatkan potensi kekacauan ketatanegaraan, karena setiap institusi menjalankan fungsi di luar tugas utamanya.

Tag:HeadlineMiliterray rangkutiSipiltentaraTNI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Modal Tahu dan Telur, Bisa Jadi Lauk Seenak Ini! Resepnya Praktis Dijamin Bikin Nambah Nasi
By Syifa Fauziah
Menu Tahu Telur (Youtube: Devina Hermawan).
1
Di Balik Kebakaran Gambut, Mengapa Api Cepat Menyebar dan Sulit Padam?
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi lahan gambut (Sumber: Unsplash/Gennady Zakharin)
2
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
3
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
4
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto di Pekanbaru, Riau. (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Bongkar Sumber Uang Ratusan Helikopter Tangani Bencana, Ini Jawabannya

Presiden Prabowo Subianto mengaitkan pengerahan puluhan hingga ratusan helikopter dan berbagai peralatan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
15 jam lalu
Operasi Modifikasi Cuaca dengan sebarkan garam di atas IKN. (Dok. Otorita IKN)
Nasional

Hadapi El Nino dan Ancaman Karhutla, Langit IKN Ditebar 800 Kg Garam

Pemerintah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengantisipasi dampak El Nino, musim kering,…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
16 jam lalu
Petugas tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran lahan.
Nasional

Kalimantan Dikepung Karhutla, Ini Enam Langkah Pemerintah untuk Jinakkan Kobaran Api

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia tertama Kalimantan kembali…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
21 jam lalu
Ilustrasi Jalan Rusak akibat Gempa Bumi. (Sumber: Unsplash/ Anastasia R.)
Nasional

Update 25 Agustus 2025: Gempa Bumi Susulan di NTT Mencapai 7.029 Kali

Aktivitas gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus…

dusep-malikAmin-Suciady-Owrite
By
Dusep Malik
Amin Suciady
21 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up