Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga menegaskan, negara harus lebih serius memperkuat perlindungan dan kesejahteraan guru, serta dosen sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Menurut Sabam, tenaga pendidik tidak boleh hanya dibebani tanggung jawab mencetak generasi bangsa, tanpa jaminan harkat, martabat, dan perlindungan hukum yang memadai.
Guru dan dosen memiliki peran strategis dalam mencetak generasi masa depan bangsa. Karena itu, harkat dan martabat mereka harus terus ditingkatkan melalui norma dan aturan yang memberikan perlindungan yang jelas,”
kata Sabam dalam keterangan pers, Kamis, 28 Mei 2026.
Politikus Partai Demokrat itu menilai, kebijakan pendidikan nasional harus dibangun secara bertahap, dan menyesuaikan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Ia menekankan, penguatan sistem pendidikan tidak cukup hanya lewat perubahan kurikulum atau pembangunan gedung sekolah, melainkan juga memastikan kesejahteraan dan kepastian hukum bagi tenaga pendidik.
Menurut Sabam, langkah tersebut penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang sehat, kuat, dan berkelanjutan di masa depan.
Ia juga mengingatkan bahwa dukungan negara terhadap guru dan dosen, akan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan nasional secara keseluruhan.
Ketika guru dan dosen mendapatkan dukungan penuh, maka kualitas pendidikan nasional juga akan semakin kuat,”
jelasnya.
Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap nasib tenaga pendidik yang dinilai masih belum mendapatkan perhatian serius, mulai dari persoalan kesejahteraan hingga perlindungan hukum saat menjalankan tugas di lapangan.


