Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 1 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Merasa jadi Korban Bullying, Pigai ‘Ngamuk’ ke Aparat: Kenapa Polisi Tak Hentikan?
Nasional

Merasa jadi Korban Bullying, Pigai ‘Ngamuk’ ke Aparat: Kenapa Polisi Tak Hentikan?

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 15, 2026 8:38 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta ( ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa)
SHARE

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai, melontarkan kritik kepada aparat penegak hukum dan lembaga pemerintah yang dinilai gagal menghentikan maraknya perundungan (bullying) serta ujaran kebencian di media sosial. 

Pigai bahkan mengaku dirinya sendiri kerap menjadi korban rasisme, namun tidak pernah melihat adanya tindakan nyata dari aparat. Menurutnya, bullying bukan sekadar kenakalan di ruang digital, melainkan kejahatan yang harus diberantas secara serius oleh seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, platform digital, hingga masyarakat.

Baca juga:
Persija vs Persib Dipastikan di SUGBK 12 September, Polisi Sudah… Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan kedua BRI Super…
Satu Warga Meninggal Imbas Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi… Satu orang meninggal dunia imbas kericuhan dalam demonstrasi di kawasan sekitar Gedung…
Mengenal Cancel Culture, Budaya Boikot di Era Media Sosial Pernahkah kamu melihat seorang tokoh publik tiba-tiba dihujat setelah melakukan sesuatu yang…
  • Persija vs Persib Dipastikan di SUGBK 12 September, Polisi Sudah Beri Kepastian
  • Satu Warga Meninggal Imbas Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kronologi…
  • Mengenal Cancel Culture, Budaya Boikot di Era Media Sosial

Saya kan dari dulu sikap saya jelas, bullying itu adalah salah satu kejahatan yang harus dieliminir oleh seluruh komponen,”

kata Pigai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026. 

Pigai menilai, negara sebenarnya memiliki instrumen yang cukup untuk memantau dan menghentikan kekerasan verbal di media sosial. Namun, ia mempertanyakan mengapa kewenangan tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Media sosial itu gampang dilacak dan bisa diusut. Salah satu kelemahan terbesar adalah lembaga-lembaga pemerintah yang diberi kewenangan memonitor media sosial tidak mampu menghentikan,”

ujarnya.
Pigai Colek Panglima TNI dan Kapolri: Kendalikan Personel di Papua, Haram Remehkan Korban Sipil

Ia juga menyebut kepolisian belum menunjukkan langkah yang efektif dalam menangani kasus-kasus bullying di ruang digital.

Polisi juga tidak bisa menghentikan. Padahal ada lebih dari lima lembaga negara yang diberi kewenangan mengatur atau memantau lalu lintas media sosial. Hal-hal yang sifatnya menyerang atau kekerasan verbal bisa dihentikan secara sistem,”

katanya.

Pigai kemudian mencontohkan pengalaman pribadinya yang berulang kali menjadi sasaran komentar bernada rasis di media sosial.

Saya saja korban rasis. Saya pejabat negara, kenapa polisi tidak mau hentikan? Saya saja korban rasis, apalagi rakyat,”

ujarnya.
Baca juga:
Sempat Diwarnai Aksi Lempar Botol, Demonstran Berhasil Tembus Barikade Polisi… Aparat kepolisian dikepung massa aksi di depan Spark, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis,…
Drama di Gerbang Pemuda, Ojol dan Relawan Bawa Bantuan untuk… Situasi sempat memanas di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Kamis siang, 27…
Pigai Kirim Peringatan Keras ke Budi Arie, Begini Isinya Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, melontarkan peringatan terbuka kepada Ketua…
  • Sempat Diwarnai Aksi Lempar Botol, Demonstran Berhasil Tembus Barikade Polisi Menuju DPR
  • Drama di Gerbang Pemuda, Ojol dan Relawan Bawa Bantuan untuk Pendemo Adu…
  • Pigai Kirim Peringatan Keras ke Budi Arie, Begini Isinya

Ia menegaskan, tidak meminta pelaku dipidana tetapi setidaknya diberi peringatan agar ada efek jera.

Kalau yang ke saya tidak usah dihukum. Tapi minimal orangnya dipanggil atau diingatkan. Itu lebih bagus,”

ujar Pigai.

Menurutnya, pembiaran terhadap bullyin justru menjadi bentuk kelalaian negara.

Salah satu kejahatan terbesar sekarang adalah pembiaran oleh aparat-aparat yang digaji negara tapi tidak mau menghentikan kekerasan verbal melalui bullying. Maaf ya, saya menteri tapi saya ngomong keras,”

tegasnya.

Pigai juga mengingatkan bahwa tanggung jawab menghentikan bullying tidak hanya berada di pundak pemerintah. 

Perusahaan teknologi, pengelola platform media sosial, dunia pendidikan, keluarga, hingga masyarakat juga harus ikut menciptakan ruang digital yang lebih beretika.

Tag:BullyingMenteri HAMnatalius pigaiPerundunganpolisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
3
Isu Reshuffle Menguat Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Layak Evaluasi Menteri
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
4
Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026).
Nasional

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, tapi Alarm Asap Palembang Belum Padam

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan menunjukkan tren penurunan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
53 menit lalu
Suasana matahari terbenam di langit Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (25/8/2026).
Nasional

Anggaran BMKG 2027 ‘Bolong’ Rp2,126 Triliun, Alarm Peringatan Dini Dipertaruhkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih membutuhkan tambahan anggaran Rp2,126 triliun…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan) bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Trenggono (kanan), Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (kedua kiri) serta perwakilan Satgas Pangan Kombes Pol Dery Agung Wijaya (kiri) memimpin rapat koordinasi perunggasan di Graha Vetma, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).
Nasional

Amran Cabut 13 Pegawai Kementan karena Judol

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot permanen 13 pegawai Kementerian Pertanian yang…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
1 jam lalu
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Nasional

Pagu KPK 2027 Rp1,447 Triliun, Setyo Minta Tambahan Rp774,31 Miliar

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan lembaganya mendapat pagu anggaran Rp1,447 triliun untuk…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up