Massa mahasiswa yang unjuk rasa masih bertahan hingga malam di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026. Perwakilan mahasiswa sudah diterima pimpinan DPR.
Massa mahasiswa sebelumnya kecewa karena perwakilan DPR tak kunjung menemui mereka hingga pukul 17.30 WIB. Sebab, pimpinan DPR berjanji bakal siap audiensi dengan perwakilan mahasiswa. Namun, hingga sore jelang malam, janji tersebut belum juga terealisasi.
Meski diabaikan, ratusan mahasiswa dari Universitas Trisakti dan sejumlah kampus lainnya tetap bertahan di depan Gedung DPR.
Mahasiswa menyampaikan orasi secara bergantian di depan DPR. Mereka menyuarakan tuntutan terkait berbagai persoalan nasional yang dinilai makin membebani masyarakat.
Salah satu orator dari mahasiswa Trisakti menyampaikan kekecewaannya atas sikap DPR yang dinilai belum menunjukkan itikad untuk menemui massa aksi.
Sampai sore ini belum ada perwakilan yang menerima kita,”
kata sang orator dari atas mobil komando di depan Gedung DPR, Senayan, Jumat, 19 Juni 2026.
Mahasiswa menyampaikan bahwa aksi mereka bukan sekadar demonstrasi biasa. Tapi, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap kondisi bangsa yang mereka anggap sedang menghadapi banyak persoalan.
Kita di sini dengan jiwa dan raga yang penuh tidak boleh lari dari idealisme kita. Negara ini butuh mahasiswa sebagai penyambung lidah masyarakat,”
teriak mahasiswa itu direspons sorak peserta aksi.
Mahasiswa menilai suara rakyat tak boleh berhenti hanya karena pintu kekuasaan tertutup. Maka itu, mereka memastikan perjuangan akan terus berlanjut hingga tuntutan yang dibawa mendapatkan perhatian serius.
Perlawanan kita akan panjang dan menang demi rakyat Indonesia,”
ujar mahasiswa itu.





















