Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 1 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Tragedi Kematian Dokter Icha: Dugaan Intimidasi, Krisis Mental Dokter, dan Tanggung Jawab Negara
Nasional

Tragedi Kematian Dokter Icha: Dugaan Intimidasi, Krisis Mental Dokter, dan Tanggung Jawab Negara

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 2, 2026 6:40 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi dokter
ilustrasi dokter (Sumber: Pixabay)
SHARE

Kematian dokter muda di Nusa Tenggara Timur (NTT), dr Eliza Princila atau dr Icha menjadi sorotan dari DPR RI.

Daftar isi Konten
  • Dibahas Bersama Menkes
  • Kronologi Kasus
  • Bantah Lakukan Intimidasi

Komisi IX meminta pemerintah dan rumah sakit memperkuat perlindungan terhadap tenaga kesehatan agar tidak bekerja di bawah tekanan, intimidasi, maupun beban psikologis yang berlebihan.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dr Icha. Ia berharap, penyelidikan yang tengah berlangsung dapat mengungkap penyebab peristiwa tersebut secara objektif.

Baca juga:
Jawa Barat Dilanda Kekeringan, DPR Soroti Krisis Air Bersih: Harus… Krisis air bersih mulai menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Jawa Barat…
Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak… Ketua DPR RI Puan Maharani minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian…
DPR soal 8 WNI Jadi Tentara Rusia: Diiming-imingi Gaji Besar… DPR RI mengungkap adanya informasi mengenai sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang…
  • Jawa Barat Dilanda Kekeringan, DPR Soroti Krisis Air Bersih: Harus Ditangani Serius
  • Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak Aparat Usut…
  • DPR soal 8 WNI Jadi Tentara Rusia: Diiming-imingi Gaji Besar Lewat Lowongan…

Pertama-tama saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Kita semua berharap proses penyelidikan dapat berjalan secara objektif sehingga penyebab peristiwa ini menjadi terang,”

ucap Netty, Rabu, 1 Juli 2026.

Terlepas dari hasil penyelidikan, sambungnya, kasus ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki sistem perlindungan bagi tenaga kesehatan yang setiap hari berada di garis depan pelayanan masyarakat.

Tenaga kesehatan membutuhkan lingkungan kerja yang aman agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Tidak boleh ada tindakan yang membuat mereka merasa tertekan dalam menjalankan profesinya,”

ujar politisi PKS itu.

Ia menilai, perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak cukup hanya dari sisi hukum maupun keamanan fisik. Pemerintah juga harus memberi perhatian serius terhadap kesehatan mental para tenaga medis yang setiap hari menghadapi tekanan kerja tinggi.

Kesehatan mental tenaga kesehatan harus menjadi perhatian serius. Mereka menghadapi beban kerja tinggi, tekanan emosional, bahkan dalam situasi tertentu berhadapan dengan konflik di lapangan. Negara harus memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang memadai,”

ujarnya.

Dibahas Bersama Menkes

Netty mengungkapkan, isu tersebut juga telah dibahas Komisi IX bersama Menteri Kesehatan. Salah satu rekomendasi DPR adalah agar Kementerian Kesehatan segera menerapkan skrining kesehatan jiwa secara berkala bagi tenaga kesehatan sebagai langkah deteksi dini.

Kami mendorong Kementerian Kesehatan segera melakukan skrining kesehatan jiwa secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap masalah kesehatan mental tenaga kesehatan dan tenaga medis. Jangan menunggu setelah terjadi tragedi baru kita bertindak,”

katanya.

Selain skrining, Netty meminta Kementerian Kesehatan menyusun program pendampingan psikologis yang komprehensif bagi tenaga kesehatan, tenaga medis, hingga peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan dokter residen, terutama mereka yang bertugas di unit berisiko tinggi seperti IGD, ICU, lokasi bencana, dan daerah konflik.

Misteri Kematian Dokter Icha: PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

Mereka adalah garda terdepan pelayanan kesehatan yang setiap hari menghadapi tekanan luar biasa. Negara wajib memastikan mereka memiliki sistem dukungan yang kuat, baik dari sisi kesehatan mental maupun perlindungan saat menjalankan tugas,”

ucapnya.

Ia juga meminta setiap rumah sakit memiliki mekanisme perlindungan yang jelas ketika tenaga kesehatan menghadapi intimidasi, ancaman, atau konflik saat menjalankan tugas.

Rumah sakit tidak boleh membiarkan tenaga kesehatannya menghadapi tekanan seorang diri. Harus ada sistem perlindungan, pendampingan, dan pelaporan yang jelas sehingga mereka dapat bekerja secara profesional dan aman,”

pungkasnya.

Kronologi Kasus

Kasus ini bermula dari meninggalnya dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha (27), dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Dokter Icha ditemukan mengakhiri hidupnya di rumah orang tuanya di Kupang, NTT, setelah sebelumnya mengalami guncangan psikologis dan divonis depresi berat.

Keluarga menduga, kematian tragis ini dipicu oleh depresi dan trauma berat akibat intimidasi dari tiga anggota DPRD saat ia bertugas menangani pasien di RS Leona Kefamenanu.

Saat itu, dr Icha menangani pasien anak korban gigitan ular yang dirujuk dari RSUD Kefamenanu. Di tengah proses penanganan, tiga anggota DPRD TTU, yakni Therensius Lazakar dari Partai Golkar, Norbertus Tubani dari PKB, dan Veronika Lake dari PDIP, datang ke IGD karena pasien merupakan kerabat salah satu anggota dewan.

Baca juga:
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi… Destry Damayanti disahkan menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 oleh Dewan…
Puan Akui Banyak PR DPR: Bukan Soal Banyak UU, tapi… Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus…
DPR Ketok 16 UU Sepanjang 2025-2026, Ada 64 RUU yang… DPR RI mengesahkan 16 Rancangan Undang-Undang (RUU) menjadi Undang-Undang sepanjang Tahun Sidang…
  • Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan…
  • Puan Akui Banyak PR DPR: Bukan Soal Banyak UU, tapi Seberapa Berarti…
  • DPR Ketok 16 UU Sepanjang 2025-2026, Ada 64 RUU yang Masih Jadi…

Keluarga korban menyebut terjadi adu mulut dan dugaan intimidasi terhadap dr Icha saat menjalankan tugasnya. Pihak keluarga juga mengklaim telah mengumpulkan keterangan dari puluhan saksi yang berada di lokasi.

Mereka menduga sebagian anggota DPRD yang datang ke rumah sakit berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Dugaan tersebut menjadi salah satu materi yang disampaikan keluarga kepada penyidik dalam proses hukum yang kini berjalan.

Bantah Lakukan Intimidasi

Di sisi lain, ketiga anggota DPRD membantah melakukan intimidasi. Therensius Lazakar mengakui sempat berbicara dengan nada tinggi karena panik melihat kondisi pasien, namun membantah memiliki niat menekan korban.

Veronika Lake juga menyatakan kehadirannya di rumah sakit tidak direncanakan dan membantah ucapan yang viral di media sosial ditujukan kepada dr Icha.

Kasus tersebut kini ditangani kepolisian. Polres TTU telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk ketiga anggota DPRD yang namanya disebut dalam perkara ini, untuk mendalami ada tidaknya keterkaitan antara insiden di IGD dengan meninggalnya dr Icha.

Sementara itu, keluarga korban juga melaporkan perkara tersebut ke Badan Kehormatan DPRD sebagai dugaan pelanggaran etik.

Tag:dokterDPRdr ichaKabupaten Timor Tengah UtaraNTTNusa Tenggara TimurSpill
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
3
Boleh Delulu, Asal Tetap Action: Bongkar Mitos di Balik Tren Gen Z Gemar Manifesting
By Ani Ratnasari
Ilustrasi tren gen Z terkait manifesting di media sosial.
4
Usai Mundur Perry Warjiyo Akhirnya Angkat Suara, Ucapkan Ini ke Destry Damayanti
By Anisa Aulia
Eks Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
5

BERITA LAINNYA

Warga antre mengisi air bersih dari tangki berkapasitas 5.000 liter yang dibeli warga secara swadaya di Kelurahan Sukamenak, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat,
Nasional

Jawa Barat Dilanda Kekeringan, DPR Soroti Krisis Air Bersih: Harus Ditangani Serius

Krisis air bersih mulai menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Jawa Barat…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
9 menit lalu
Petugas kemanan berjaga di pintu masuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).
Nasional

Didik J Rachbini: Elite NU Jangan Bergantung dan Bergelantungan pada Kekuasaan

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J Rachbini mendorong elite Nahdlatul Ulama (NU)…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
22 menit lalu
Demo ricuh di depan gedung DPR, Senayan.
Nasional

Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak Aparat Usut Kasus dengan Bukti

Ketua DPR RI Puan Maharani minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
50 menit lalu
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi di depan kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Nasional

Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus Dikelola

Besarnya nilai aset hasil kejahatan yang telah diselamatkan negara membuat kebutuhan terhadap…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up