Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 9 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / YLBHI Soroti TNI Jaga Rumah Jampidsus, Minta Prabowo Segera Cabut Perpres Perlindungan Jaksa
Nasional

YLBHI Soroti TNI Jaga Rumah Jampidsus, Minta Prabowo Segera Cabut Perpres Perlindungan Jaksa

Ani RatnasariHardani Triyoga
Last updated: Juli 9, 2026 6:02 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
TNI jaga kediaman Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
TNI jaga kediaman Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2026). ANTARA FOTO/Putra M. Akbar.
SHARE

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendesak Presiden RI Prabowo Subianto agar segera mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pelindungan Negara terhadap Jaksa.

YLBHI menilai aturan itu membuka ruang intervensi militer dalam penegakan hukum sipil serta berpotensi mengancam prinsip supremasi sipil di Indonesia.

Penegakan hukum tidak boleh berubah menjadi arena adu kuat antar-aparat,”

demikian keterangan YLBHI, Kamis, 9 Juli 2026.

Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya dugaan pengerahan personel TNI dalam rangkaian insiden yang berkaitan dengan penyidikan sejumlah dugaan kasus korupsi yang menyeret pejabat di Kejaksaan Agung.

YLBHI secara khusus menyoroti dua peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga:
Menlu Sugiono dan Ketua MPR Diprediksi Bakal Sulit Masuk Iran,… Pengamat Hubungan Internasional dari President University Teuku Rezasyah mengatakan, rencana kunjungan Menteri…
Heboh Isu Dubes RI Ditolak Iran, Pengamat: Jangan Salah Tafsir,… Pengamat Hubungan Internasional dari President University Teuku Rezasyah mengatakan, anggapan bahwa Iran…
Prabowo Murka Dituding Bohong soal Swasembada Pangan: Berdosa Pemimpin yang… Presiden Prabowo Subianto mengatakan, masih banyak pihak yang meremehkan target swasembada pangan…
  • Menlu Sugiono dan Ketua MPR Diprediksi Bakal Sulit Masuk Iran, Ini Sebabnya
  • Heboh Isu Dubes RI Ditolak Iran, Pengamat: Jangan Salah Tafsir, Ini Soal…
  • Prabowo Murka Dituding Bohong soal Swasembada Pangan: Berdosa Pemimpin yang Menipu Rakyat

Pertama, rumah pribadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dilaporkan dijaga oleh puluhan prajurit TNI. Penjagaan puluhan prajurit TNI dilakukan pasca rangkaian penggeledahan tim penyidik Polri di sejumlah lokasi.

Kedua, pada Kamis 9 Juli 2026 dini hari, puluhan anggota TNI bersenjata mendatangi Markas Polda Metro Jaya.

Menurut YLBHI, rangkaian insiden itu memperkuat kekhawatiran mengenai potensi keterlibatan militer dalam wilayah penegakan hukum yang seharusnya menjadi ranah aparatur sipil.

Jika penyidikan tindak pidana harus berhadapan dengan pengerahan prajurit, penjagaan militer, atau kedatangan kelompok yang diduga berasal dari unsur militer ke kantor kepolisian, maka yang sedang terancam bukan hanya satu perkara, melainkan fondasi negara hukum itu sendiri,”

lanjut keterangan YLBHI.
Puluhan Prajurit Jaga Ketat Rumah Jampidsus, Mabes TNI: Permintaan Institusi Kejaksaan

YLBHI menyampaikan TNI memiliki mandat sebagai alat pertahanan negara. Namun, bukan sebagai pengaman pejabat sipil maupun instrumen dalam proses penyidikan perkara pidana.

Menurut YLBHI, setiap bentuk keterlibatan militer dalam ranah peradilan sipil berpotensi menimbulkan intimidasi, menghambat proses penegakan hukum atau obstruction of justice, hingga mengganggu independensi sistem peradilan pidana.

Sejak awal YLBHI menolak adanya Perpres Nomor 66 Tahun 2025 karena dinilai akan melegitimasi pelibatan TNI dalam perlindungan terhadap jaksa.

YLBHI mengatakan keberadaan aparat bersenjata di sekitar proses hukum bisa menimbulkan efek intimidatif terhadap penyidik, saksi, korban, media, maupun masyarakat.

Baca juga:
Megawati Tolak Label Oposisi, PDIP Dinilai Ambil Jalan Tengah Demi… Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam surat internal menyatakan sikap…
Polisi, Kejaksaan dan TNI Saling Berhadapan, Presiden Dinilai Gagal dan… Peneliti ISEAS Yusof Ishak Institute Made Supriatma mengatakan, ketegangan yang melibatkan kepolisian,…
Ketua MPR Jadi Utusan Presiden ke Iran, Ada Paradoks Konstitusi… Langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang menugaskan Ketua MPR RI Ahmad Muzani…
  • Megawati Tolak Label Oposisi, PDIP Dinilai Ambil Jalan Tengah Demi Dua Kepentingan
  • Polisi, Kejaksaan dan TNI Saling Berhadapan, Presiden Dinilai Gagal dan Wajib Bertanggung…
  • Ketua MPR Jadi Utusan Presiden ke Iran, Ada Paradoks Konstitusi di Era…

Lembaga tersebut juga menilai situasi ini bertentangan dengan semangat Reformasi 1998 yang mengamanatkan pemisahan tegas fungsi TNI dan Polri serta mengakhiri dwifungsi militer.

Merespons situasi tersebut, YLBHI menyampaikan enam tuntutan kepada pemerintah dan DPR RI, yakni:

  1. Mendesak Presiden Prabowo Subianto bertanggung jawab atas situasi yang terjadi serta segera mencabut Perpres Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pelindungan Negara terhadap Jaksa.
  2. Meminta Presiden memerintahkan Panglima TNI agar tidak melakukan intervensi dalam penegakan hukum maupun berbagai program pemerintah yang berada di luar mandat konstitusional TNI.
  3. Mendesak Komisi I dan Komisi III DPR RI mengevaluasi kebijakan pelibatan militer di berbagai sektor sipil.
  4. Meminta DPR RI memanggil Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kapolri untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi.
  5. Mendesak DPR menghentikan praktik remiliterisasi pemerintahan serta memulihkan independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi.
  6. Mendorong Polri mengusut perkara secara transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi, serta mengajak masyarakat terus mengawal penegakan hukum dan menolak pelibatan TNI di berbagai sektor sipil.

YLBHI menilai penegakan hukum harus tetap berjalan berdasarkan hukum acara, alat bukti, akuntabilitas, dan pengawasan publik, tanpa dipengaruhi tekanan ataupun relasi kuasa antar lembaga negara.

Tag:PerpresPrabowo SubiantoSipilSupremasi SipilYLBHI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polisi, Kejaksaan dan TNI Saling Berhadapan, Presiden Dinilai Gagal dan Wajib Bertanggung Jawab
By Rahmat Tunny
TNI jaga kediaman Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
1
Puluhan Prajurit Jaga Ketat Rumah Jampidsus, Mabes TNI: Permintaan Institusi Kejaksaan
By Rahmat Baihaqi
TNI jaga kediaman Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
2
Ketua MPR Jadi Utusan Presiden ke Iran, Ada Paradoks Konstitusi di Era Prabowo
By Rika Pangesti
Pakar hukum tata negara sekaligus Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti
3
Rakyat Sering Dipermainkan Elit Parpol Saat Pilpres, Capres-Cawapres Dibatasi Sesuka Hati
By Rahmat Tunny
Ilsutrasi para Ketua umum Partai duduk berdiskusi.
4
Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel, Polisi Angkut Dolar Korupsi Rp67,2 Miliar
By Rahmat Baihaqi
Tim gabungan Polri berada di dekat barang bukti usai menggeledah salah satu kafe di kawasan Cipete, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah siswa memberikan kue ucapan selamat kepada gurunya saat perayaan peringatan Hari Guru di SMA Negeri 1 Ternate, Maluku Utara, Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang mengusung tema Guru Hebat, Indonesia Kuat tersebut sebagai ungkapan rasa kasih sayang dan terima kasih dari murid kepada guru dalam memperingati Hari Guru Nasional 2025.
Nasional

DPR Tak Mau Lagi Guru Dipingpong, Semua Kementerian Dipertemukan dalam Satu Forum

DPR RI mengakui persoalan yang dihadapi guru dan tenaga kependidikan tak kunjung…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
48 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
Nasional

Hati-Hati! Utusan Presiden ke Iran Bisa jadi Target Peluru Kendali Israel dan Amerika

Pengamat Hubungan Internasional dari President University, Teuku Rezasyah mengingatkan utusan Presiden Prabowo…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di Peluncuran B50. (Sumber: YT BPMI)
Nasional

Prabowo Sebut Sebagian Rakyat RI Ingin Negaranya Kolaps, Padahal Banyak Capaian

Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa masih ada sebagian masyarakat Indonesia yang berharap…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung pada 2022.
Nasional

Kejagung Terbitkan Surat Edaran Rahasia: Minta Jaksa Seluruh Indonesia Tutup Mulut

Kejaksaan Agung (Kejagung) menerbitkan surat edaran rahasia nomor R- 696/D/DIP.4/07/2026 tertanggal 8…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up