Polisi membuka peluang menyelidiki adanya dugaan bullying yang diterima pelaku yang nekat meledakkan sekolahnya sendiri di MAN 3 Padang. Pelaku inisial R (17), merupakan pelajar yang jadi korban dugaan bullying.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya menjelaskan penyelidikan bullying itu dilakukan secara pararel dengan peristiwa ledakan tersebut.
Disampaikan polresta bahwa sampai saat ini hari pertama pemeriksaan berjalan sudah tujuh orang lebih fokus kepada guru-guru,”
kata Rosya saat dikonfirmasi, Kamis, 17 Juli 2026.
Dari keterangan sementara pelaku, R mengalami bullying oleh teman sekelasnya sejak duduk di bangku kelas dua MAN 3 Padang. Aksi perundungan itu diduga terus dilakukan hingga pelaku naik ke kelas tiga.







