Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 19 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / DP Nol Persen Molinas Terancam “Mogok” bila Sepi Ekosistem
Nasional

DP Nol Persen Molinas Terancam “Mogok” bila Sepi Ekosistem

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 19, 2026 9:17 am
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto meninjau proses produksi motor listrik di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.
Presiden Prabowo Subianto meninjau proses produksi motor listrik di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026. (presidenri.go.id)
SHARE

Rencana pembiayaan motor listrik nasional (Molinas) dengan uang muka atau DP 0 persen serta cicilan terjangkau perlu pembahasan lebih lanjut. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah menentukan kelompok masyarakat yang tepat untuk menjadi sasaran program.

Skema tanpa uang muka berpotensi mengurangi beban biaya awal bagi konsumen. Namun, perusahaan pembiayaan tetap harus memastikan calon pembeli memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi kewajiban cicilan hingga lunas.

Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu berpendapat skema DP 0 persen dapat menjadi langkah efektif untuk mempercepat adopsi motor listrik, terutama sisi keterjangkauan.

Penghapusan biaya uang muka dapat mengurangi salah satu hambatan terbesar masyarakat ketika hendak membeli kendaraan baru, yakni besarnya dana yang harus disiapkan pada awal transaksi.

Namun, kebijakan tersebut juga dinilai memiliki risiko apabila tidak dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan pembayaran konsumen.

“Skema DP nol atau rendah, bunga cicilan yang lebih ringan, serta program tukar tambah motor bensin lama berpotensi membuat biaya untuk beralih ke motor listrik menjadi jauh lebih terjangkau. Di saat yang sama, konsumen juga bisa mendapatkan akses terhadap biaya energi harian yang lebih rendah,”

kata Yannes kepada owrite.id, dikutip pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Baca juga:
Molinas Jangan Jadi "Anak Emas" APBN: Tanpa Batas Insentif, Fiskal… Program Motor Listrik Nasional (Molinas) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dinilai berpotensi…
Motor Listrik Nasional Berpotensi Ubah Indonesia dari Pasar Jadi Produsen Program Motor Listrik Nasional (Molinas) dinilai dapat menjadi momentum penting bagi perkembangan…
Tantangan Laju Molinas: Harga, Kemacetan, dan China Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno merespons perihal program Motor…
  • Molinas Jangan Jadi "Anak Emas" APBN: Tanpa Batas Insentif, Fiskal Negara Bisa…
  • Motor Listrik Nasional Berpotensi Ubah Indonesia dari Pasar Jadi Produsen
  • Tantangan Laju Molinas: Harga, Kemacetan, dan China

Harga Motor Jadi Penentu

Efektivitas program DP 0 persen belum dapat diukur secara menyeluruh karena harga akhir motor listrik dan detail mekanisme pembiayaan masih belum diketahui sepenuhnya.

Pada praktiknya, masyarakat tetap membandingkan sebelum memutuskan. Konsumen akan melihat besaran cicilan serta harga motor listrik dibandingkan dengan kendaraan bermotor bensin, baik dalam kondisi baru maupun bekas.

Karena itu, lanjut Yannes, DP 0 persen saja belum tentu menjadi faktor utama yang membuat masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Keterjangkauan harga harus berjalan beriringan dengan dukungan ekosistem kendaraan listrik.

Konsumen perlu mendapatkan akses yang mudah terhadap fasilitas pengisian daya atau battery swapping. Ketersediaan bengkel, suku cadang, serta layanan purnajual juga menjadi faktor penting sdebelum memutuskan membeli motor listrik.

“Kuncinya bukan sekadar DP nol. Hal yang lebih penting adalah apakah harga akhir benar-benar masuk dalam jangkauan masyarakat menengah ke bawah? Apakah potongan insentif terasa nyata, infrastruktur charging atau battery swapping, bengkel, suku cadang, dan layanan purnajual tersedia secara luas?”

tambah Yannes.

Keberadaan ekosistem yang memadai, konsumen tidak hanya mempertimbangkan harga pembelian, tetapi juga merasa yakin bahwa kendaraan yang mereka pilih dapat digunakan dan dirawat dalam jangka panjang.

Cicilan Murah Belum Jaminan Laris

Skema pembiayaan yang ringan memang dapat membantu masyarakat memiliki motor listrik dengan beban awal yang lebih kecil. Namun, kebijakan tersebut belum otomatis menjamin perpindahan pengguna secara besar-besaran.

Jika harga kendaraan masih dianggap tinggi, fasilitas pengisian daya sulit ditemukan, atau layanan purnajual belum tersedia secara luas, konsumen dapat tetap memilih motor bensin yang sudah lebih familiar.

“Kalau faktor-faktor tersebut belum terpenuhi, pembiayaan murah saja belum tentu cukup untuk menciptakan adopsi motor listrik secara massal,”

ujar Yannes.

Dengan demikian, program DP 0 persen dan cicilan murah untuk motor listrik nasional perlu dirancang secara lebih selektif. Pemerintah dan industri pembiayaan perlu mempertimbangkan kemampuan bayar konsumen sekaligus memastikan insentif benar-benar bermanfaat.

Jika harga, pembiayaan, infrastruktur, dan layanan purnajual dapat berjalan bersama, program tersebut berpotensi mempercepat penggunaan motor listrik di Indonesia.

Sebaliknya, apabila hanya mengandalkan DP 0 persen tanpa memperkuat faktor pendukung lain, kebijakan tersebut berisiko tidak menghasilkan adopsi motor listrik secara luas.

Baca juga:
Prabowo Beri Peringatan ke Masyarakat yang Masih Pakai Motor Bensin Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan kepada masyarakat yang masih menggunakan sepeda motor…
Prabowo Heran Rakyat Indonesia Banyak yang Miskin Tapi Masih Bisa… Presiden Prabowo Subianto mengakui masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup di bawah…
Kondisi Keuangan Warga RI Mulai Hati-hati, Cicilan Naik Tapi Tabungan… Kondisi keuangan masyarakat Indonesia pada Juli 2026 mulai menunjukkan sinyal kehati-hatian. Sebab,…
  • Prabowo Beri Peringatan ke Masyarakat yang Masih Pakai Motor Bensin
  • Prabowo Heran Rakyat Indonesia Banyak yang Miskin Tapi Masih Bisa Tersenyum
  • Kondisi Keuangan Warga RI Mulai Hati-hati, Cicilan Naik Tapi Tabungan Malah Turun
Tag:cicilanDPMolinasMotor Listrik NasionalUang Muka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Mulai Oktober, Bayar Pakai QRIS di Bawah Rp100 Ribu Tak Kena MDR, Ini Aturannya
By Ani Ratnasari
Penumpang memindai kode QR untuk membayar tiket bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah
1
DP Nol Persen Molinas Terancam “Mogok” bila Sepi Ekosistem
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto meninjau proses produksi motor listrik di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.
2
Doa Menag di Istana Saat HUT RI ke-81 Viral, Netizen: “Kok Ada Persentase?”
By Ani Ratnasari
Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
3
Prabowo Diapit Jokowi-Gibran di HUT RI, Sinyal Hubungan Kertanegara-Solo Baik-Baik Saja?
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto duduk diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S).
4
BEM UI Demo, Bawa 8 Tuntutan “Merebut Kemerdekaan”
By Rahmat Baihaqi
Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Imawan.
5

BERITA LAINNYA

Petugas menyiapkan menu makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Nasional

Lagi-lagi Tak Penuhi Standar, Kepala BGN Langsung Tutup Ribuan Dapur MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) telah menutup 1.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)…

iren natania longdongRahmat Tunny OWRITE
By
Natania Longdong
Rahmat Tunny
13 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.
Nasional

Molinas Jangan Jadi “Anak Emas” APBN: Tanpa Batas Insentif, Fiskal Negara Bisa Goyah

Program Motor Listrik Nasional (Molinas) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dinilai berpotensi…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
15 menit lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Nasional

DPR dan Pemerintah Finalisasi Nasib Guru PPPK, Ada Jalan Baru Menuju Status PNS

DPR RI bersama pemerintah memfinalisasi skema perubahan status kepegawaian. Skema itu mulai…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
34 menit lalu
Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Nasional

Menag Klaim Kerukunan Agama Capai 77,85 Persen, Amnesty Justru Ungkap Fakta Berbeda

Amnesty International Indonesia mengkritik klaim Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyebut kerukunan…

iren natania longdongRahmat Tunny OWRITE
By
Natania Longdong
Rahmat Tunny
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up