Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 24 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Nelayan Pati Ungkap Dampak Konflik: Investor Takut Masuk, Ekonomi Daerah Terancam
Nasional

Nelayan Pati Ungkap Dampak Konflik: Investor Takut Masuk, Ekonomi Daerah Terancam

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 24, 2026 3:44 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 jam lalu
Share
Perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati menemui DPR, Senayan, Jakarta.
Perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati menemui DPR, Senayan, Jakarta. (Owrite/Rika Pangesti).
SHARE

Polemik yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mulai dikhawatirkan berdampak ke sektor ekonomi. Perwakilan nelayan Pati menyebut keresahan yang muncul akibat konflik di daerah membuat investor takut masuk ke Pati.

Hal itu disampaikan Agung, perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati, saat menyampaikan aspirasi di Gedung DPR RI, Senin, 24 Agustus 2026.

Dengan adanya keresahan yang bukan hanya segelintir orang, kita nelayan Kabupaten Pati sangat terasa dampaknya. Dari investor-investor yang akan masuk, semuanya ketakutan akan Kabupaten Pati,”

kata Agung.
Baca juga:
Pati Lagi Cari Cara Naik Kelas, DPR Minta Danantara Kaji… Aspirasi masyarakat Pati tidak berhenti pada persoalan keamanan dan kepastian hukum. Forum…
Ingin Lepas dari Narasi Negatif: Forum Komunikasi Rakyat Pati Titip… Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal mengatakan salah satu aspirasi utama…
DPR Bakal Panggil Bank Mandiri soal Blokir Rekening Kordinator AMPB… DPR RI akan meminta penjelasan Bank Mandiri terkait pemblokiran rekening kelompok aktivis…
  • Pati Lagi Cari Cara Naik Kelas, DPR Minta Danantara Kaji Hirilisasi 3…
  • Ingin Lepas dari Narasi Negatif: Forum Komunikasi Rakyat Pati Titip Kepastian Hukum
  • DPR Bakal Panggil Bank Mandiri soal Blokir Rekening Kordinator AMPB Supriyono

Agung minta pemerintah dan DPR tidak hanya melihat Pati dari pemberitaan. Namun, turun langsung melihat kondisi masyarakat.

Menurut Agung, masyarakat nelayan menginginkan kondisi Pati tetap aman dan kondusif. Dia minta pemerintah melihat langsung situasi di lapangan agar tak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar.

Mohon dari Bapak semuanya perwakilan kita, minta turun ke lapangan, turun ke Pati, lihat ini Pati,”

ujarnya.

Agung menyampaikan kondisi Pati yang mereka rasakan selama ini berbeda dengan narasi yang berkembang. Dia menyebut masyarakat Pati pada dasarnya ingin hidup dalam suasana damai dan nyaman.

Keadaan Pati yang sebetulnya, cinta damai, ramah, ingin kita kondusif semuanya,”

katanya.

Namun, dia menilai munculnya aksi atau keresahan dari kelompok tertentu telah membuat citra Pati ikut terdampak. Kondisi tersebut, menurut dia, berimbas terhadap masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari aktivitas ekonomi.

Dengan adanya segelintir orang yang mengatasnamakan rakyat Pati, membuat kita sangat-sangat tidak beradab,”

ujar Agung.

Karena itu, Agung meminta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat Pati, terutama kelompok nelayan. Dia menilai persoalan yang terjadi tidak boleh dibiarkan berlarut hingga mengganggu aktivitas ekonomi daerah.

Mohon, sekali lagi, ini dari kami kelompok nelayan, minta perhatian jenengan semua, Pemerintah Republik Indonesia,”

katanya.

Agung juga menekankan posisi Pati sebagai salah satu daerah yang memiliki sektor perikanan penting. Dia menyebut nelayan Pati turut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Karena Kabupaten Pati merupakan lumbung perikanan Indonesia,”

ujarnya.
Ingin Lepas dari Narasi Negatif: Forum Komunikasi Rakyat Pati Titip Kepastian Hukum

Menurut Agung, hasil perikanan Pati juga berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. Dia mengaitkannya dengan kontribusi nelayan terhadap program pemerintah di bidang gizi.

Salah satu basis penyumbang program pemerintah dalam gizi, ini kami dari nelayan semuanya melalui protein yang tinggi di perikanan,”

kata Agung.

Di sisi lain, Koordinator Forum Komunikasi Rakyat Pati Lukman Hakim mengatakan kedatangan mereka ke DPR tak hanya membawa persoalan kondisi sosial di Pati. Mereka juga mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.

Kami menyuarakan yang pertama kaitan dengan segera adanya percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset,”

kata Lukman.

Menurut Lukman, pengesahan RUU itu dianggap penting karena berkaitan dengan persoalan yang mereka nilai krusial dan mendesak.

Tadi sudah saya sampaikan di ruang kantor DPR RI untuk segera, karena ini bagian dari permasalahan yang sangat krusial dan mendesak,”

lanjut Lukman.

Selain itu, mereka minta aparat penegak hukum di daerah mengambil langkah tegas terhadap situasi yang dianggap menimbulkan kegaduhan dan ketidaknyamanan di Pati.

Terus yang kedua berkaitan dengan APH, kami mendorong APH yang ada di daerah khususnya di Kabupaten Pati segera bertindak tegas terhadap kegaduhan ketidaknyamanan yang ada di Pati hari ini,”

kata Lukman.

Lukman memastikan kelompoknya berbeda dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu yang disebut akan menggelar aksi pada 27 Agustus 2026.

Baca juga:
Hutan Hangus, Satwa Pupus: PKS Desak Polisi Tak Cuma "Tangkap… Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyorot dampak ekologis…
Karhutla Membara: PKS Minta Arahan Prabowo Tak Mandek di Atas… Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengatakan agar arahan…
Karhutla Bukan Cuma Soal Asap, PKS Soroti Korban Satwa hingga… Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Anggota Komisi XI DPR…
  • Hutan Hangus, Satwa Pupus: PKS Desak Polisi Tak Cuma "Tangkap Teri"
  • Karhutla Membara: PKS Minta Arahan Prabowo Tak Mandek di Atas Kertas
  • Karhutla Bukan Cuma Soal Asap, PKS Soroti Korban Satwa hingga Dalang Pembakaran

Dia mengatakan Forum Komunikasi Rakyat Pati terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Kita bukan bagian dari mereka. Kita dengan teman-teman ormas dari beberapa LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, ini bagian dari bentuk keresahan kami,”

ujarnya.

Meski berbeda kelompok, Lukman tak mempersoalkan rencana aksi yang akan dilakukan kelompok lain. Menurut dia, penyampaian pendapat merupakan bagian dari hak warga negara.

Saya kira ini juga bagian dari proses demokrasi. Setiap warga negara dilindungi oleh Undang-Undang untuk menyampaikan pendapat, saya persilakan, cuman cara kami yang berbeda,”

kata Lukman.

Dia kembali menegaskan Forum Komunikasi Rakyat Pati tidak akan bergabung dalam aksi tersebut.

Bukan, bukan, itu bukan bagian dari kami,”

tutur Lukman.

Tag:daerahDPREkonomiinvestorPati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
2
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
3
Polda Metro Akui Blokir Rekening Koordinator AMPB Supriyono, Selidiki Asal Muasal Saldo
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Sumber: Istimewa)
4
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Foto udara situ yang mengalami penyusutan imbas musim kemarau.
Nasional

Kemarau Panjang Mengancam Warga Kalbar, Air Susah hingga Harga Kebutuhan Bisa Melonjak

Kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai dipandang bukan sekadar…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
17 menit lalu
Ilustrasi seorang warga lansia
Nasional

Desil Naik, Bansos Hilang? Aspirasi: Rakyat Tidak Hidup di Dalam Spreadsheet

Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) meminta pemerintah mengevaluasi sistem penetapan desil…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
24 menit lalu
Petugas tengah memadamkan api yang membakar lahan.
Nasional

WALHI Beberkan Penyebab Karhutla Kalimantan: 74 Persen Hotspot Ternyata di Kawasan Konsesi

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengungkap sekitar 74 persen titik panas atau…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
36 menit lalu
DPR RI menerima audiensi perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati, 24 Agustus 2026, di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Nasional

Pati Lagi Cari Cara Naik Kelas, DPR Minta Danantara Kaji Hirilisasi 3 Komoditas Unggulan

Aspirasi masyarakat Pati tidak berhenti pada persoalan keamanan dan kepastian hukum. Forum…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
44 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up