Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Dana Bencana Anjlok, Greenpeace: Pemerintah Bisa Gagal Lagi Lindungi Rakyat
Nasional

Dana Bencana Anjlok, Greenpeace: Pemerintah Bisa Gagal Lagi Lindungi Rakyat

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 28, 2026 5:07 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/wsj.)
SHARE

Kesiapan pemerintah menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dipertanyakan setelah anggaran penanggulangan bencana pada 2026 disebut hanya berada di kisaran ratusan miliar rupiah. 

Daftar isi Konten
  • Anggaran Minim Bikin Khawatir
  • Dampak Pada Masyarakat

Kepala Kampanye Global Greenpeace untuk Kampanye Hutan Indonesia, Kiki Taufik, menilai anggaran tersebut jauh lebih kecil dibanding periode sebelumnya yang disebut mencapai lebih dari Rp2 triliun, sehingga berisiko membuat pemerintah kembali gagal melindungi masyarakat dari dampak asap karhutla.

Selalu seperti itu ya. Padahal sebenarnya beberapa tahun sebelumnya juga Rusia, negara-negara tetangga, Singapura, Malaysia memberikan bantuan, tapi kita tidak pernah belajar, gitu,”

kata Kiki kepada Owrite, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut Kiki, persoalan kesiapan menghadapi bencana karhutla seharusnya menjadi bahan evaluasi pemerintah setiap tahun. 

Tiga Cara Cek Hotspot Karhutla Secara Online dan Memantau Sebaran Titik Panas

Bantuan dari negara lain yang pernah diterima Indonesia, menunjukkan bahwa ancaman karhutla bukan persoalan baru yang muncul tanpa bisa diprediksi.

Anggaran Minim Bikin Khawatir

Dikatakannya, kondisi anggaran penanggulangan bencana pada 2026 justru menimbulkan kekhawatiran karena disebut jauh lebih kecil dibanding kebutuhan penanganan bencana yang terjadi di lapangan.

Bahkan di tahun ini, kalau menurut informasi yang saya baca, dana yang disediakan oleh pemerintah untuk badan penanggulangan bencana itu bahkan tidak sampai 10 persen,”

jelasnya.

Kiki menyebut anggaran yang tersedia berdasarkan informasi yang diterimanya hanya mencapai beberapa ratus miliar rupiah. 

Angka tersebut, kata dia, jauh di bawah alokasi pada periode sebelumnya yang disebut dapat mencapai sekitar Rp2 triliun.

Seingat saya tidak sampai 1 triliun, jadi beberapa ratus miliar gitu. Sementara di periode sebelumnya itu bisa sampai 2 triliun,”

ucapnya.

Lebih jauh Kiki, perbedaan alokasi tersebut menunjukkan pemerintah belum cukup serius mempersiapkan langkah menghadapi ancaman karhutla. 

Padahal, kebakaran hutan dan lahan dapat berulang setiap tahun dengan dampak yang luas terhadap kesehatan dan kehidupan masyarakat.

Artinya memang tidak ada kesiapan dari pemerintah kita,”

tegasnya.

Dia mengingatkan situasi tersebut menjadi semakin mengkhawatirkan jika melihat kondisi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). 

Baca juga:
Karhutla Masih Membara di Papua, Titik Api Tepat di Area… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Papua dan…
Api Intai Fasilitas Migas, Pertamina EP Jambi Tangani Lima Titik… Sepekan terakhir, PT Pertamina EP (PEP) Jambi Field menangani lima titik kebakaran…
Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Protes, Puan Minta Kemlu Segera Turun… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mulai memicu persoalan lintas negara.Malaysia…
  • Karhutla Masih Membara di Papua, Titik Api Tepat di Area PSN
  • Api Intai Fasilitas Migas, Pertamina EP Jambi Tangani Lima Titik Karhutla
  • Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Protes, Puan Minta Kemlu Segera Turun Tangan

Dampak Pada Masyarakat

Menurutnya, keterbatasan anggaran dapat berpengaruh langsung terhadap kemampuan pemerintah menangani asap dan melindungi masyarakat di wilayah terdampak.

Dan yang mengkhawatirkan adalah dengan situasi RAPBN kita seperti ini, kemungkinan besar pemerintah akan gagal lagi untuk menyelamatkan masyarakat bebas dari asap kebakaran,”

ungkapnya.

Kiki memperingatkan kegagalan penanganan karhutla bukan hanya persoalan anggaran, tetapi dapat berujung pada meningkatnya jumlah masyarakat yang terdampak. 

Asap kebakaran dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga, terutama ketika penanganan tidak dilakukan secara cepat dan memadai.

Dan itu akan berdampak dengan korban yang semakin bertambah,”  

tutupnya.
Tag:Anggaran BencanaAnggaran Bencana KecilgreenpeaceKarhutlaKiki TaufikPemerintah Tak Belajar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
2
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
3
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
4
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum
By Rika Pangesti
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri memberikan pengantar jamuan makan siang di Megawati Institute, Menteng, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.
Nasional

Kesedihan Megawati: Bencana, Anomali Cuaca, Salju Grasberg Makin Meleleh

Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengaku sedih melihat berbagai bencana alam…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
15 menit lalu
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Nasional

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan pihaknya menghormati proses hukum terhadap Veronika…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
Dittipidum Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian berkedok kasino di Gedung SB, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Nasional

Kasino Berkedok Gedung di Sukoharjo Digerebek, Rp1 Miliar Disita dan 30 Orang jadi Tersangka

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian berkedok kasino…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Petugas Medis dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memeriksa korban gempa di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Nasional

Nakes di NTT Jadi Korban Tapi Tetap Bertugas, DPR Minta Kemenkes Peka Beri Insentif

Bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya menyisakan warga…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up