Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengaku lembaganya kekurangan anggaran untuk tahun depan.
“Pagu (tahun 2027) Basarnas sebesar Rp3,86 triliun. Apabila pagu kebutuhan tersebut dibandingkan dengan pagu anggaran yang ada, yaitu Rp1,56 triliun, maka akan terdapat backlog anggaran Rp2,29 triliun,”
ujar Syafii dalam rapat di DPR, Selasa, 1 September 2026.
Dia menyatakan pagu anggaran 2027 bakal difokuskan untuk kegiatan pengelolaan operasi dan kesiapsiagaan SAR. Untuk program teknis ditaksir 90,93 persen, sedangkan program dukungan manajemen mencapai 9,07 persen.
Kemudian, defisit terbesar pada sektor kebutuhan pengelolaan sarana dan prasarana SAR yang mencapai Rp1,3 triliun. Sementara dalam paparannya, kebutuhan operasi SAR terdapat defisit Rp26 miliar, serta defisit pengelolaan kesiapsiagaan SAR sekira Rp22 miliar.






