Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 1 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pagu KPK 2027 Rp1,447 Triliun, Setyo Minta Tambahan Rp774,31 Miliar
Nasional

Pagu KPK 2027 Rp1,447 Triliun, Setyo Minta Tambahan Rp774,31 Miliar

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: September 1, 2026 8:05 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
55 menit lalu
Share
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026). ( ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.)
SHARE

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan lembaganya mendapat pagu anggaran Rp1,447 triliun untuk 2027. Angka itu turun 8,4 persen atau sekitar Rp134 miliar dibandingkan DIPA KPK 2026.

Daftar isi Konten
  • Kendala
  • Tambah
  • Risiko

“Pada pagu 2027, anggaran fungsi utama KPK berkurang sekitar Rp133,1 miliar dibandingkan DIPA 2026,”

kata Setyo dalam Raker bersama Komisi III DPR RI, Selasa, 1 September 2026. 

Pemangkasan paling dalam terjadi pada sejumlah fungsi yang justru berkaitan langsung dengan kerja teknis KPK. 

Anggaran koordinasi dan supervisi turun 76,8 persen, pencegahan dan monitoring turun 33,1 persen, sedangkan pendidikan dan peran serta masyarakat dipangkas 57,6 persen.

Kondisi tersebut, menurut Setyo, bukan sekadar persoalan administrasi anggaran. Keterbatasan dana telah mulai dirasakan KPK dalam menjalankan tugas pada 2026.

“Dengan kondisi anggaran KPK saat ini di tahun 2026, KPK sudah mengalami beberapa hambatan dalam pelaksanaan tugas dan pencapaian output,”

ujar Setyo.
Baca juga:
Jawa Barat Dilanda Kekeringan, DPR Soroti Krisis Air Bersih: Harus… Krisis air bersih mulai menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Jawa Barat…
Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak… Ketua DPR RI Puan Maharani minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian…
Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus… Besarnya nilai aset hasil kejahatan yang telah diselamatkan negara membuat kebutuhan terhadap…
  • Jawa Barat Dilanda Kekeringan, DPR Soroti Krisis Air Bersih: Harus Ditangani Serius
  • Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak Aparat Usut…
  • Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus Dikelola

Kendala

Hambatan itu antara lain terjadi pada kegiatan pencegahan dan monitoring antikorupsi, koordinasi dan supervisi penanganan perkara, hingga fungsi Dewan Pengawas KPK. 

Artinya, pemangkasan pada 2027 berpotensi mempersempit ruang kerja lembaga antirasuah yang sudah mengaku terkendala pada tahun berjalan.

Setyo menilai dampaknya dapat merembet pada daya jangkau pemberantasan korupsi. Bukan hanya penindakan perkara yang berpotensi terdampak, tetapi juga kerja pencegahan, pengawasan tata kelola, serta pelibatan masyarakat.

“Penurunan anggaran bukan sekadar persoalan administratif, tetapi berisiko langsung terhadap daya jangkau pemberantasan korupsi,”

ucap dia.

Dalam pagu 2027, sebagian besar anggaran KPK masih terserap untuk program dukungan manajemen, nilainya mencapai Rp1,251 triliun. Sedangkan program pencegahan dan penindakan hanya mendapat Rp196,67 miliar.

Program pencegahan dan penindakan tersebut mencakup fungsi penindakan, pendidikan, pencegahan, koordinasi dan supervisi, serta informasi dan data. Dengan pagu yang terbatas, KPK menilai kebutuhan pelaksanaan fungsi teknis belum dapat terpenuhi.

Salah satu kesenjangan terlihat pada fungsi informasi dan data. KPK menyebut kebutuhan untuk fungsi tersebut mencapai Rp376,84 miliar, tetapi baru mendapat alokasi Rp58,4 miliar.

Kesenjangan juga terjadi pada fungsi pencegahan dan monitoring. Dari kebutuhan Rp101,46 miliar, hanya Rp12,78 miliar yang masuk dalam pagu 2027.

Tambah

Maka, KPK kembali meminta tambahan anggaran kepada Komisi III DPR RI. Dalam kesimpulan rapat kerja 17 Juni usulan tambahan KPK akan diperjuangkan sebesar Rp989,3 miliar, kali ini KPK mengusulkan tambahan Rp774,31 miliar.

“Untuk menjalankan tugas dan fungsi KPK sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang 19 Tahun 2019, kami mengusulkan tambahan pagu untuk TA 2027 sebesar Rp774,31 miliar,”

kata Setyo.

Dari tambahan tersebut, Rp155,68 miliar akan digunakan untuk program dukungan manajemen. Sementara porsi terbesar, Rp618,61 miliar, diarahkan untuk program pencegahan dan penindakan.

Jika disetujui, anggaran program dukungan manajemen akan meningkat dari Rp1,251 triliun menjadi Rp1,406 triliun. Sedangkan program pencegahan dan penindakan naik dari Rp196,66 miliar menjadi Rp815,28 miliar.

Setyo menjelaskan, dari total tambahan Rp774,31 miliar itu, Rp91,66 miliar akan digunakan untuk mendukung program prioritas nasional dan pemenuhan data indikator pembangunan nasional. 

Sementara Rp682,65 miliar lainnya untuk pelaksanaan tugas KPK.

Kebutuhan tersebut mencakup tambahan Rp61 miliar untuk tugas penindakan dan eksekusi, Rp56,99 miliar untuk pendidikan dan peran serta masyarakat, serta Rp36,68 miliar untuk pencegahan dan monitoring.

KPK juga meminta tambahan Rp57,39 miliar untuk koordinasi dan supervisi. Fungsi informasi dan data menjadi kebutuhan terbesar dengan tambahan Rp314,39 miliar.

“Koordinasi dan supervisi adalah perpanjangan tangan dalam mengawal integritas di seluruh pelosok negeri: provinsi, kabupaten, dan kota,”

ujar Setyo.

Tambahan anggaran juga dibutuhkan untuk memperkuat teknologi dalam penanganan perkara, termasuk analisis digital forensik dan keberlanjutan sistem antikorupsi terpadu berbasis digital.

Risiko

Setyo mengingatkan ada risiko yang muncul apabila tambahan anggaran tersebut tidak dipenuhi. Salah satunya adalah penurunan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi karena keterbatasan alokasi pada program teknis.

“Kebutuhan lapangan dan wilayah pengawasan yang sangat luas tanpa alokasi anggaran yang memadai membuat KPK tidak dapat menjalankan mandat strategis negara secara utuh,”

kata Setyo.

Kekhawatiran itu datang ketika KPK pada 2026 sebenarnya mencatat realisasi anggaran hingga 26 Agustus sebesar Rp1,033 triliun atau 73,4 persen dari pagu. Pada saat yang sama, KPK juga telah merealisasikan PNBP Rp264,25 miliar atau 166 persen.

Dari sisi pemulihan aset, KPK juga mencatat asset recovery mencapai Rp1,531 triliun pada 2025. Selain itu, barang rampasan senilai Rp255,76 miliar telah disalurkan kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melalui mekanisme Penetapan Status Penggunaan.

Namun, capaian tersebut tidak menghapus persoalan kebutuhan anggaran untuk menjalankan fungsi teknis KPK. Setyo menegaskan dukungan anggaran akan menentukan seberapa jauh lembaga tersebut bisa hadir dalam penindakan maupun mencegah korupsi sebelum menjadi perkara.

“Alokasi anggaran ini sangat menentukan seberapa jauh KPK hadir dan berdampak di tengah masyarakat,”

ujar dia.
Baca juga:
Anggaran Polri 2027 Dipangkas, BBM hingga Listrik Terancam Seret: Ada… Polri minta tambahan anggaran untuk memenuhi kebutuhan operasional pada 2027. Permintaan itu…
Oce Madril Ingatkan RUU Perampasan Aset: Jangan Saling Tabrak Kewenangan Pakar Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril mengingatkan potensi tumpang tindih…
DPR soal 8 WNI Jadi Tentara Rusia: Diiming-imingi Gaji Besar… DPR RI mengungkap adanya informasi mengenai sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang…
  • Anggaran Polri 2027 Dipangkas, BBM hingga Listrik Terancam Seret: Ada Usulan Pergeseran…
  • Oce Madril Ingatkan RUU Perampasan Aset: Jangan Saling Tabrak Kewenangan
  • DPR soal 8 WNI Jadi Tentara Rusia: Diiming-imingi Gaji Besar Lewat Lowongan…
Tag:AnggaranDPRKomisi III DPRKPKPagu Anggaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
3
Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
4
Borgol Plastik Polri Dianggarkan Rp24 Miliar, Netizen Langsung Roasting: Murah Banget!
By Ani Ratnasari
Ilustrasi borgol plastik.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan) bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Trenggono (kanan), Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (kedua kiri) serta perwakilan Satgas Pangan Kombes Pol Dery Agung Wijaya (kiri) memimpin rapat koordinasi perunggasan di Graha Vetma, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).
Nasional

Amran Cabut 13 Pegawai Kementan karena Judol

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot permanen 13 pegawai Kementerian Pertanian yang…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
3 menit lalu
Warga antre mengisi air bersih dari tangki berkapasitas 5.000 liter yang dibeli warga secara swadaya di Kelurahan Sukamenak, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat,
Nasional

Jawa Barat Dilanda Kekeringan, DPR Soroti Krisis Air Bersih: Harus Ditangani Serius

Krisis air bersih mulai menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Jawa Barat…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Petugas kemanan berjaga di pintu masuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).
Nasional

Didik J Rachbini: Elite NU Jangan Bergantung dan Bergelantungan pada Kekuasaan

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J Rachbini mendorong elite Nahdlatul Ulama (NU)…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 jam lalu
Demo ricuh di depan gedung DPR, Senayan.
Nasional

Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak Aparat Usut Kasus dengan Bukti

Ketua DPR RI Puan Maharani minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up