Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Saat Bencana Melanda, Presiden Tak Cukup Tangani Teknis tapi Bisa Hibur Rakyat
Nasional

Saat Bencana Melanda, Presiden Tak Cukup Tangani Teknis tapi Bisa Hibur Rakyat

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: September 10, 2026 3:17 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 hari lalu
Share
Prabowo Pidato
Prabowo Pidato/Doc. Owrite/Acel
SHARE

Presiden Prabowo Subianto dinilai belum optimal menjalankan peran sebagai the Comforter in Chief, yakni pemimpin yang mampu memberikan penghiburan, ketenangan, dan rasa aman kepada masyarakat ketika bencana melanda sejumlah wilayah Indonesia. 

Pakar Hukum Tatanegara, Feri Amsari, menilai kepemimpinan Presiden dalam menghadapi bencana tidak cukup hanya diukur dari penanganan teknis, tetapi juga dari kemampuan membangun keyakinan publik melalui komunikasi yang menenangkan.

The power to persuade. Presidential power is the power to persuade, (Kekuasaan presiden adalah kekuasaan untuk membujuk/merayu),”

kata Feri Amsari kepada Owrite, Rabu, 9 September 2026.
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”

Menurutnya, kemampuan Presiden untuk mempersuasi masyarakat menjadi sangat penting ketika rakyat sedang menghadapi situasi sulit akibat gempa, kebakaran hutan dan lahan, maupun erupsi gunung. 

Dalam kondisi seperti itu, masyarakat membutuhkan pemimpin yang mampu memberikan harapan sekaligus meyakinkan bahwa negara hadir untuk membantu.

Bagi saya, di sana kurang kemampuan presiden untuk mempersuasi banyak orang, menanggulangi bencana,”

ucapnya.

Menenangkan

Dikatakannya, seorang Presiden semestinya mampu hadir dengan bahasa yang sederhana dan menenangkan. Komunikasi Presiden dalam situasi bencana tidak harus selalu berbicara mengenai data dan langkah teknis, tetapi juga menyentuh sisi emosional masyarakat yang sedang mengalami penderitaan.

Feri Amsari bahkan memberikan gambaran mengenai pesan yang menurutnya dapat disampaikan Presiden kepada masyarakat terdampak bencana.

Misalnya beliau mengatakan, ‘Saya mungkin bukan presiden yang sempurna, tetapi kasih saya kepercayaan untuk sungguh-sungguh membantu saudara-saudara. Biarkan saya tinggal seminggu di sini untuk bersama dengan saudara-saudara’,”

jelasnya.

Lebih jauh Feri Amsari, pesan semacam itu dapat menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya datang untuk melihat kondisi bencana, tetapi juga bersedia berada bersama masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Baca juga:
Elektabilitas Merangkak Naik, Peluang AHY Kejar Prabowo, KDM, dan Anies… Elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai belum cukup…
Istana "Disentil" Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi Aktivis Rindra Danantara, menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan publik di era Presiden…
Komunikasi Pemerintah Tak Bisa Manipulasi Publik, Sekali Tak Jujur Kepercayaan… Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menyoroti pentingnya kejujuran dalam komunikasi pemerintah…
  • Elektabilitas Merangkak Naik, Peluang AHY Kejar Prabowo, KDM, dan Anies Masih Terbuka
  • Istana "Disentil" Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi
  • Komunikasi Pemerintah Tak Bisa Manipulasi Publik, Sekali Tak Jujur Kepercayaan Bisa Runtuh

Namun, ia menilai komunikasi seperti itu belum cukup terlihat dalam respons Presiden terhadap berbagai bencana yang terjadi.

Jadilah penghibur hati kami yang lara,”

tegasnya.

Feri Amsari kemudian mengaitkan hal tersebut dengan konsep the Comforter in Chief. Istilah tersebut menggambarkan peran pemimpin yang hadir bukan hanya sebagai pengambil keputusan, tetapi juga sebagai sosok yang memberikan kekuatan emosional kepada masyarakat ketika menghadapi musibah.

Sudahkah Presiden menjadi orang yang mampu menghibur kita saat ketika lara?,”

tanya Feri.

Karena itu, menurutnya, kehadiran Presiden di tengah masyarakat terdampak bencana tidak semata-mata soal bantuan material maupun penanganan teknis. 

Kehadiran pemimpin juga harus mampu memberikan rasa tenang dan keyakinan kepada masyarakat bahwa mereka tidak ditinggalkan negara.

Pak Presiden, mudah-mudahan Anda ikut mendengar dan memastikan Anda menjadi the Comforter in Chief di dalam penanggulangan bencana,”

pungkasnya.
Tag:BencanaErupsi Gunung Anak Krakatauferi amsariGempa NTTKarhutla KalimantanPrabowo SubiantoPresiden
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
4
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
5

BERITA LAINNYA

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Nasional

Biadab! HP Korban Jadi Alat Teror, Pelaku Penembakan 3 Pegawai Jayawijaya Kini Diburu

Pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diduga tak…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
32 menit lalu
Personel Basarnas Banten bersiap untuk operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak.
Nasional

Basarnas Punya Tiga Hari Lagi, DPR Desak Pencarian Jurnalis Hilang Dimaksimalkan

Pencarian jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda, memasuki hari keempat. Komisi…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian delapan orang yang masih belum diketahui keberadaannya di perairan Selat Sunda.
Nasional

Tim SAR Temukan Benda Diduga Pelampung Saat Cari Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Tim SAR gabungan menemukan sebuah benda yang diduga merupakan pelampung saat melakukan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ilustrasi palu pengadilan.
Nasional

BRAN Didesak Bisa Ajukan Konflik Agraria ke Pengadilan, Bukan Jadi Hakim Sekaligus

Urban Poor Consortium (UPC) mendukung rencana pembentukan Pengadilan Agraria dalam Rancangan Undang-Undang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up