Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 16 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / RUU Pemilu Bikin PDIP Panas, Pemerintah Pilih Pasif Tunggu DPR Bergerak
Politik

RUU Pemilu Bikin PDIP Panas, Pemerintah Pilih Pasif Tunggu DPR Bergerak

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 10, 2026 2:59 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza.
Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza. (Sumber: Istimewa)
SHARE

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan, pemerintah belum akan mengambil langkah aktif terkait pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu.

Hal tersebut disampaikan menanggapi pernyataan anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, menolak keras usulan agar Revisi Undang-Undang (UU) Pemilu menjadi usul inisiatif pemerintah.

Menurut Yusril, sejak awal pemerintah dan DPR telah sepakat bahwa usul inisiatif perubahan UU Pemilu pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sepenuhnya berada di tangan parlemen.

Sedari awal telah disepakati bahwa usul inisiatif amandemen UU Pemilu pascaputusan MK diserahkan kepada DPR. Sampai sekarang, pemerintah masih menunggu kapan draf RUU inisiatif DPR itu dirampungkan. Sekarang pemerintah pasif saja,”

katanya, Minggu, 10 Mei 2026.

Yusril menjelaskan, kelanjutan pembahasan RUU Pemilu sepenuhnya bergantung pada langkah DPR sebagai pengusul. Meski demikian, ia memastikan pemerintah siap sewaktu-waktu apabila pembahasan resmi dimulai.

Meski memilih menunggu, Yusril mengingatkan revisi UU Pemilu idealnya sudah rampung jauh sebelum pesta demokrasi 2029 digelar. Hal itu dinilai penting agar pemerintah dan penyelenggara pemilu memiliki waktu cukup untuk melakukan persiapan teknis.

Saya hanya mengatakan idealnya RUU tersebut selesai 2,5 tahun sebelum Pemilu 2029 untuk memberi kesempatan kepada pemerintah dan KPU mempersiapkan segala sesuatunya agar tidak serba mendadak,”

imbuhnya.

Sikap pemerintah yang memilih “pasif” ini muncul di tengah menghangatnya perdebatan politik terkait arah revisi UU Pemilu pascaputusan MK, termasuk soal sistem pemilu dan kewenangan partai politik.

Menyerahkan Nyawa Parpol dan Demokrasi

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, sebelumnya menyatakan, bila RUU Pemilu diserahkan kepada pemerintah sama dengan menyerahkan nyawa partai politik. Hal ini karena dalam RUU tersebut, partai merupakan pihak yang paling memiliki kepentingan.

Menyerahkan inisiatif RUU Pemilu kepada Pemerintah sama saja dengan menyerahkan nyawa partai politik dan demokrasi kepada kekuasaan,”

ujar  Deddy kepada wartawan dikutip Minggu, 10 Mei 2026.

Menurutnya, dalam berpolitik pasti terdapat perbedaan dan perdebatan. Namun, perbedaan itu justru melahirkan partai politik, pemilu, dan demokrasi.

Perbedaan pasti ada dan bahkan perbedaan itulah yang melahirkan partai politik, pemilu dan demokrasi. Dalam keluarga saja bisa ada perbedaan dan pergulatan apalagi dalam politik,”

ujarnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Eksekutif DPP PDIP ini dengan tegas menolak usulan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Menurutnya, usulan yang dilayangkan PAN aneh, jika UU Pemilu menjadi inisiatif pemerintah. 

Usulan ini aneh sebab banyak UU teknis justru dijadikan inisiatif DPR. Tetapi UU yang vital bagi DPR malah diusulkan jadi inisiatif pemerintah, ada apa?”

katanya.
Tag:DPRHeadlinemenkumhamMenteri Koordinator Bidang Hukum HAM Imigrasi dan PemasyarakatanPDIPRUU Pemiluyusril ihza mahendra
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Kejagung Teken 3 Sprindik Baru: Febrie Diperiksa Sebagai Saksi, Belum Ada Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna
1
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
2
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
3
NCB Polri Sukses Pulangkan Buron Saham Tambang Kariatun Tan dari China
By Rahmat Baihaqi
NCB Interpol Polri bersama Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.
4
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
5

BERITA LAINNYA

DPR RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Partisipasi Legislasi (SIMASLEG).
Politik

DPR Klaim Buka Keran Transparansi, Simasleg Bikin Pembahasan RUU Bisa Dipantau Publik

DPR RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Partisipasi Legislasi (Simasleg) sebagai platform digital…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
14 jam lalu
Pasangan Prabowo-Gibran.
Politik

Tepis Isu Pecah Kongsi, Relawan Klaim Gibran Tak Bakal Lawan Prabowo di Pilpres 2029

Wakil Ketua Umum Relawan Gibran Nusantara Burhanudin Abdullah mengatakan tak ada skenario…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
16 jam lalu
Plt Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Rudi Margono (kedua kanan) bersama Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (ketiga kanan) Wakil Ketua Komisi III Moh Rano Alfath (kiri), Ahmad Sahroni (ketiga kiri), Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri (kedua kiri) dan Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipidkor) Polri Irjen Pol Totok Suharyanto (kanan) berjabat tangan usai konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Politik

Komisi III DPR Ikut Bertanggung Jawab atas Kisruh Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Manajer Riset Formappi Lucius Karus mengatakan Komisi III DPR RI turut bertanggung…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
16 jam lalu
Gedung DPR RI
Politik

Desakan Pansus DPR Menguat, Usut Konflik Polri-Kejaksaan dan Peran TNI di Kasus Eks Jampidsus

Manajer Riset Formappi Lucius Karus, mendesak DPR RI segera membentuk Panitia Khusus…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up