Wakil Ketua Umum Relawan Gibran Nusantara Burhanudin Abdullah mengatakan tak ada skenario atau dukungan agar Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka maju melawan Presiden RI Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Burhanudin mengatakan komitmen relawan saat ini tetap mengawal Prabowo-Gibran menyelesaikan agenda pemerintahan hingga selesai. Selain itu, ia mengklaim hubungan Prabowo dan Gibran masih berjalan solid dan tak menunjukkan adanya tanda-tanda perpecahan.
Saat ini kami belum melihat ke arah itu. Yang jelas, militan Gibran Nusantara merupakan bentuk komitmen dukungan terhadap duet Prabowo dan Gibran,”
kata Burhanudin saat dihubungi Owrite, Rabu, 15 Juli 2026.
Dijelaskan Burhanudin, relawan tak memiliki agenda politik lain selain mengawal keberlanjutan kepemimpinan Prabowo-Gibran. Dia menepis isu Gibran akan jadi penantang Prabowo di Pilpres 2029 tidaklah benar.
Ia bilang komitmen pihaknya agar bisa duet Prabowo-Gibran memimpin dua periode.
Kami belum melihat hal setelah itu. Yang kami dukung saat ini adalah agar duet Prabowo-Gibran menjadi kepemimpinan dua periode,”
jelasnya.
Burhanudin mengatakan sinergi antara Prabowo dan Gibran sejauh ini berjalan baik sehingga belum ada alasan untuk memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan keduanya berpisah jalan di Pilpres 2029.
Kalau saya melihat secara nyata saat ini, duet Prabowo dan Gibran cukup bagus dan cukup bersinergi,”
tutur Burhanudin.
Dia mengklaim ada harapan agar Prabowo-Gibran tetap solid dan tak berdiri sendiri di 2029.
Jadi, belum terlihat ada hal-hal yang membuat keduanya akan berdiri sendiri. Itu yang menjadi harapan rakyat dan pemerintah,”
lanjutnya.
Burhanudin mengatakan dinamika politik bisa berubah sewaktu-waktu. Namun, menurutnya, pembahasan mengenai kemungkinan Gibran jadi lawan Prabowo masih terlalu dini.
Ia menekankan kembali fokus utama saat ini menjaga keberlangsungan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Adapun kalau nanti terjadi perubahan, itu adalah persoalan lain di kemudian hari. Tetapi, untuk saat ini, kami tidak memandang ke arah sana. Kami memandang bahwa bagaimanapun juga duet ini harus berjalan selama dua periode,”
ujarnya.























