Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Desakan Pansus DPR Menguat, Usut Konflik Polri-Kejaksaan dan Peran TNI di Kasus Eks Jampidsus
Politik

Desakan Pansus DPR Menguat, Usut Konflik Polri-Kejaksaan dan Peran TNI di Kasus Eks Jampidsus

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 15, 2026 10:33 am
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
56 menit lalu
Share
Gedung DPR RI
Gedung DPR RI (Foto: dpr.go.id)
SHARE

Manajer Riset Formappi Lucius Karus, mendesak DPR RI segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket gabungan Komisi III dan Komisi I.

Tujuannya, untuk mengurai polemik yang muncul dalam penanganan kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Menurut Lucius, Pansus diperlukan bukan untuk mencampuri proses hukum perkara, melainkan mengungkap akar persoalan yang memicu ketegangan antarlembaga penegak hukum, termasuk mengklarifikasi keterlibatan personel TNI yang sempat menjadi sorotan publik. 

Yang kita minta adalah DPR membentuk pansus hak angket untuk menyelidiki betul akar persoalan konflik ini,”

kata Lucius dalam diskusi publik di kantor Formappi yang dikutip, Rabu, 15 Juli 2026.

Ditegaskannya, DPR seharusnya menggunakan fungsi pengawasannya untuk mencari penyebab konflik antarlembaga, bukan sekadar menjadi penonton di tengah polemik yang berkembang.

Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Tak Jelas, Polri dan Kejaksaan Sedang Main Drama

Jadi bukan mengintervensi kasus yang juga melibatkan pihak tertentu, tetapi menggali sebenarnya konflik antara dua institusi itu disebabkan oleh apa,”

tegasnya.

Lucius menilai pembentukan Pansus juga dapat menjadi ruang bagi DPR untuk meminta penjelasan mengenai berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik, termasuk keberadaan personel TNI dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Lalu di sana juga ada bayang-bayang TNI. Kenapa mereka hadir? Semua itu bisa dibicarakan dalam Pansus hak angket tersebut,”

jelasnya.

DPR Jangan Hanya jadi Penonton

Dikatakan Lucius, fokus Pansus bukan menentukan benar atau salahnya perkara pidana, melainkan mengevaluasi tata kelola penegakan hukum agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Jadi Pansus hak angket penegakan hukum, atau apa pun namanya, bukan untuk mengintervensi kasus. Hanya untuk menggali sebenarnya konflik-konflik ini terjadi karena apa. Apa yang sesungguhnya terjadi antara lembaga penegak hukum ini?”

ucapnya.

Lucius berpandangan DPR juga perlu mengevaluasi apakah persoalan bersumber dari regulasi yang belum memadai atau dari praktik di lapangan yang memunculkan gesekan antarinstansi.

Apakah regulasinya yang bermasalah, atau ada praktik-praktik di lapangan yang kemudian memunculkan ego masing-masing lembaga dalam proses penegakan hukum,”

ungkapnya.

Ia juga mengusulkan agar Pansus tidak hanya diisi anggota Komisi III DPR. Menurutnya, pengawasan akan lebih efektif apabila melibatkan komisi lain yang memiliki ruang lingkup berbeda.

Dengan adanya pansus, kita berharap yang terlibat di dalamnya adalah orang-orang yang paham proses penegakan hukum, tidak hanya terbatas pada Komisi III. Karena rasanya kalau hanya Komisi III, ada konflik kepentingan,”

jelasnya lagi.

Mereka sudah terlalu dekat satu sama lain, walaupun menggunakan istilah mitra kerja. Rasanya mereka tidak cukup punya keberanian untuk menggali borok yang ada dalam relasi jaksa dan polisi,”

tambahnya.

Karena itu, ia mendorong Komisi I DPR ikut dilibatkan agar dapat meminta penjelasan mengenai aspek yang berkaitan dengan TNI.

Baca juga:
FWK Desak Polri dan Kejagung Buka Ruang Kritik, Singgung Kasus… Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mendesak pemerintah, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung untuk membuka…
Formappi: Komisi III DPR Sok Jadi Pendamai, Padahal Tak Paham… Manajer Riset Formappi Lucius Karus, mengkritik langkah sejumlah anggota Komisi III DPR…
Ketua KPK Respons Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Biarkan… Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, belum membuka peluang lembaganya mengambil…
  • FWK Desak Polri dan Kejagung Buka Ruang Kritik, Singgung Kasus Febrie Adriansyah…
  • Formappi: Komisi III DPR Sok Jadi Pendamai, Padahal Tak Paham Akar Konflik…
  • Ketua KPK Respons Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Biarkan Kejagung Berproses…

Karena itu kita minta ada keterlibatan pihak lain. Misalnya melibatkan Komisi I yang menjadi mitra kerja TNI. Nanti Komisi I bisa bertanya, kenapa tentara perlu menjaga rumah jaksa yang diduga bermasalah? Itu yang dipertanyakan dalam pansus angket nanti,”

bebernya.

Lucius menilai pembentukan Pansus Hak Angket menjadi langkah paling rasional yang dapat ditempuh DPR untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Jadi saya kira respons paling masuk akal yang bisa disumbangkan DPR adalah membentuk pansus angket penegakan hukum, atau apa pun namanya, yang menggali seluruh persoalan yang terjadi dalam proses penegakan hukum kita dengan fokus pada dua lembaga itu, yaitu kepolisian dan kejaksaan. Dengan begitu, baru bisa kita harapkan ada penyelesaian yang sistematis dari DPR,”

tutupnya.
Tag:DPREks JampidsusFebrie AdriansyahFormappiKejaksaanKonflik Polri-KejaksaanLucius KarusPansus Hak AngketPolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
1
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
2
Gibran Dinilai Kalahkan AHY Soal Prestasi Politik, Relawan Beberkan Tolok Ukurnya
By Rahmat Tunny
Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
3
Indonesia Juara Pertama Negara dengan Belanja Pendidikan Terendah di Dunia
By Ani Ratnasari
Anggota Komunitas Badut Cimahi bermain gelembung sabun bersama murid baru saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di kompleks SDN Cibeber, Kota Cimahi, Jawa Barat
4
Viral Peta SPPG Terbanyak: Dominasi TNI-Polri, Muhammadiyah Mengekor
By Ani Ratnasari
Komandan Lanud Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto (kedua kiri) bersama Ketua Umum Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) Marsekal Pertama TNI Ady Rachmanaya Panca Putra (ketiga kiri) melepas secara simbolis kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ambaipua Lanud Haluoleo di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
Politik

Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia

Wakil Ketua Umum Relawan Gibran Nusantara Burhanudin Abdullah mengatakan persepsi popularitas Wakil…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa.
Politik

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 2026, Pembahasan Bisa Tetap Jalan Saat Reses

DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (tengah) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
Politik

Rencana Komisi III DPR Buat Panja Kasus Eks Jampidsus Dinilai Gimik Politik DPR

Analis politik Exposit Strategic Arif Susanto mengatakan, rencana Komisi III DPR RI…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
17 jam lalu
Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Politik

Gibran Dinilai Kalahkan AHY Soal Prestasi Politik, Relawan Beberkan Tolok Ukurnya

Wakil Ketua Umum Relawan Gibran Nusantara Burhanudin Abdullah merespons penilaian pengamat terkait…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up