Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Awas Plot Twist Ekspor: Niat Nambal Devisa Bocor, DPR Malah Suuzan DSI Jadi Kartel Monopoli
Politik

Awas Plot Twist Ekspor: Niat Nambal Devisa Bocor, DPR Malah Suuzan DSI Jadi Kartel Monopoli

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 29, 2026 4:05 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Pekerja menyiapkan proses bongkar muat crude palm oil (CPO) di Dermaga Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/4/2026).
Pekerja menyiapkan proses bongkar muat crude palm oil (CPO) di Dermaga Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/4/2026). (ANTARA FOTO/Fitra Yogi/wsj.)
SHARE

Keputusan pemerintah menjadikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal batu bara, minyak kelapa sawit mentah (CPO), dan produk paduan nikel memicu perdebatan baru. 

Kebijakan ini digadang-gadang mampu menutup kebocoran devisa, namun di sisi lain muncul kekhawatiran lahirnya konsentrasi kekuasaan ekonomi yang terlalu besar di tangan negara.

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna menilai pembentukan DSI bertujuan strategis untuk memperbaiki tata kelola ekspor komoditas nasional, yang selama ini dinilai rentan terhadap praktik manipulasi.

Negara Kunci Ekspor, PT DSI Ubah Peta Ekonomi Baru

Negara berkepentingan untuk menghentikan praktik underinvoicing, transfer pricing, dan kebocoran devisa dalam jumlah besar. Namun, tidak boleh menutup mata terhadap risiko sentralisasi kekuasaan ekonomi yang terlalu besar,”

kata Ateng dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Selama bertahun-tahun, ekspor komoditas strategis Indonesia dilakukan oleh ribuan perusahaan swasta, yang beroperasi secara langsung maupun melalui jaringan perdagangan di sejumlah negara suaka pajak. 

Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap harga transaksi, kualitas komoditas, hingga arus devisa hasil ekspor menjadi sulit dikendalikan.

Baca juga:
Aljazair Siapkan Hukuman Mati Pembakar Hutan, Bagaimana Indonesia? Aljazair mengambil langkah tegas dalam menangani kasus pembakaran hutan. Presiden Abdelmadjid Tebboune…
Kementan Dapat Rp28 Triliun untuk 2027, Padi hingga Tebu Jadi… Kementerian Pertanian mendapat dukungan anggaran Rp28,02 triliun untuk tahun 2027. Komisi IV…
Kejagung Siap Gelontorkan Pertimbangan Hukum RUU Perampasan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) mendukung penuh penyusunan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang tengah…
  • Aljazair Siapkan Hukuman Mati Pembakar Hutan, Bagaimana Indonesia?
  • Kementan Dapat Rp28 Triliun untuk 2027, Padi hingga Tebu Jadi Prioritas
  • Kejagung Siap Gelontorkan Pertimbangan Hukum RUU Perampasan Aset

Maka, pemerintah berupaya mengonsolidasikan seluruh rantai ekspor melalui DSI. Melalui sistem satu pintu atau single-window, proses penetapan harga, verifikasi kualitas, hingga penerbitan invoice akan berada di bawah kendali negara.

Langkah tersebut juga diklaim mampu menekan praktik underinvoicing yang selama ini ditengarai menyebabkan Indonesia kehilangan potensi penerimaan hingga mencapai US$150 miliar setiap tahun.

Bangun Sistem

Selain mengejar optimalisasi devisa, pemerintah juga ingin membangun sistem ketertelusuran nasional guna memenuhi tuntutan regulasi global seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR) dan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM).

Politikus PKS itu mengakui konsolidasi ekspor dapat meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar internasional.

Negara bisa memiliki leverage perdagangan global yang jauh lebih kuat karena menguasai pasokan komoditas strategis dunia,”

jelas Ateng.

Namun, ia mengingatkan bahwa sejarah tata niaga Indonesia pernah diwarnai praktik monopoli, yang meninggalkan banyak persoalan. Sentralisasi ekspor dalam satu lembaga harus diawasi secara ketat agar tidak berubah menjadi alat konsentrasi kekuasaan ekonomi.

Jangan sampai semangat nasionalisme justru menghidupkan kembali pola monopoli ala masa lalu yang meninggalkan catatan kelam hingga hari ini,”

tegas dia.

Ateng berpendapat penguatan peran negara harus tetap dibarengi prinsip transparansi, persaingan usaha yang sehat, serta pengawasan publik yang independen. Tujuan mengamankan devisa dan kepentingan nasional memang penting, namun tidak boleh mengorbankan akuntabilitas tata kelola ekonomi.

Penguatan peran negara harus dibangun bukan sekadar konsolidasi kekuasaan ekonomi. Karena jika salah desain, hal itu berpotensi menciptakan kartel baru yang sulit diawasi,”

tutur Ateng.
Tag:Ateng SutisnaBatu baraCPODanantaraDPRDSIeksporkomoditasnikelPT DSIunderinvoicing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
3
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
4
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
5

BERITA LAINNYA

Ekonomi Meningkat
Politik

Ekonomi Era Prabowo-Gibran Dianggap Stabil, Tapi Belum Mampu Tancap Gas

Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, kondisi ekonomi Indonesia dinilai relatif stabil meski…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
8 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Politik

Ekonomi Ambruk, Pengamat Desak Prabowo Reshuffle Besar-besaran Ganti Menteri Gagal

Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Prabowo Subianto didesak melakukan evaluasi menyeluruh…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
8 jam lalu
Jaksa Agung ST Burhanudin bertemu dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Kejagung.
Politik

Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran Saatnya Penyegaran, Kapolri dan Jaksa Agung Didesak Diganti

Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penyegaran di pucuk pimpinan institusi penegak hukum…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
9 jam lalu
Pengamat politik sekaligus Direktur Executive Partner Politik Indonesia, Abubakar Solissa. Doc: IG Abubakar Solissa
Politik

Prabowo Layak Ganti Menteri yang Lebih Loyal Pada Partai daripada ke Presiden

Memasuki hampir dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, wacana reshuffle kabinet dinilai memiliki dua…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up