Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Awas Plot Twist Ekspor: Niat Nambal Devisa Bocor, DPR Malah Suuzan DSI Jadi Kartel Monopoli
Politik

Awas Plot Twist Ekspor: Niat Nambal Devisa Bocor, DPR Malah Suuzan DSI Jadi Kartel Monopoli

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 29, 2026 4:05 pm
Rahmat Tunny
Adi Briantika
Share
Pekerja menyiapkan proses bongkar muat crude palm oil (CPO) di Dermaga Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/4/2026).
Pekerja menyiapkan proses bongkar muat crude palm oil (CPO) di Dermaga Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/4/2026). (ANTARA FOTO/Fitra Yogi/wsj.)
SHARE

Keputusan pemerintah menjadikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal batu bara, minyak kelapa sawit mentah (CPO), dan produk paduan nikel memicu perdebatan baru. 

Kebijakan ini digadang-gadang mampu menutup kebocoran devisa, namun di sisi lain muncul kekhawatiran lahirnya konsentrasi kekuasaan ekonomi yang terlalu besar di tangan negara.

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna menilai pembentukan DSI bertujuan strategis untuk memperbaiki tata kelola ekspor komoditas nasional, yang selama ini dinilai rentan terhadap praktik manipulasi.

Negara Kunci Ekspor, PT DSI Ubah Peta Ekonomi Baru

Negara berkepentingan untuk menghentikan praktik underinvoicing, transfer pricing, dan kebocoran devisa dalam jumlah besar. Namun, tidak boleh menutup mata terhadap risiko sentralisasi kekuasaan ekonomi yang terlalu besar,”

kata Ateng dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Selama bertahun-tahun, ekspor komoditas strategis Indonesia dilakukan oleh ribuan perusahaan swasta, yang beroperasi secara langsung maupun melalui jaringan perdagangan di sejumlah negara suaka pajak. 

Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap harga transaksi, kualitas komoditas, hingga arus devisa hasil ekspor menjadi sulit dikendalikan.

Baca juga:
📰
700 Buruh Diduga Di-PHK Tanpa Pesangon, DPR Minta Pemerintah Bertindak… Lebih dari 700 pekerja dilaporkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan…
DPR Bongkar Keluhan Desa, Warga Daftar Tapi Tak Dilibatkan Kelola… Komisi VI DPR RI menerima banyak laporan dari daerah terkait proses rekrutmen…
Danantara Janji Tak Ada PHK, Imbas Perampingan BUMN dari 1.077… Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melakukan perampingan BUMN dari 1.077…
  • 700 Buruh Diduga Di-PHK Tanpa Pesangon, DPR Minta Pemerintah Bertindak Tegas
  • DPR Bongkar Keluhan Desa, Warga Daftar Tapi Tak Dilibatkan Kelola Koperasi Merah…
  • Danantara Janji Tak Ada PHK, Imbas Perampingan BUMN dari 1.077 ke 200…

Maka, pemerintah berupaya mengonsolidasikan seluruh rantai ekspor melalui DSI. Melalui sistem satu pintu atau single-window, proses penetapan harga, verifikasi kualitas, hingga penerbitan invoice akan berada di bawah kendali negara.

Langkah tersebut juga diklaim mampu menekan praktik underinvoicing yang selama ini ditengarai menyebabkan Indonesia kehilangan potensi penerimaan hingga mencapai US$150 miliar setiap tahun.

Bangun Sistem

Selain mengejar optimalisasi devisa, pemerintah juga ingin membangun sistem ketertelusuran nasional guna memenuhi tuntutan regulasi global seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR) dan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM).

Politikus PKS itu mengakui konsolidasi ekspor dapat meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar internasional.

Negara bisa memiliki leverage perdagangan global yang jauh lebih kuat karena menguasai pasokan komoditas strategis dunia,”

jelas Ateng.

Namun, ia mengingatkan bahwa sejarah tata niaga Indonesia pernah diwarnai praktik monopoli, yang meninggalkan banyak persoalan. Sentralisasi ekspor dalam satu lembaga harus diawasi secara ketat agar tidak berubah menjadi alat konsentrasi kekuasaan ekonomi.

Jangan sampai semangat nasionalisme justru menghidupkan kembali pola monopoli ala masa lalu yang meninggalkan catatan kelam hingga hari ini,”

tegas dia.

Ateng berpendapat penguatan peran negara harus tetap dibarengi prinsip transparansi, persaingan usaha yang sehat, serta pengawasan publik yang independen. Tujuan mengamankan devisa dan kepentingan nasional memang penting, namun tidak boleh mengorbankan akuntabilitas tata kelola ekonomi.

Penguatan peran negara harus dibangun bukan sekadar konsolidasi kekuasaan ekonomi. Karena jika salah desain, hal itu berpotensi menciptakan kartel baru yang sulit diawasi,”

tutur Ateng.
Tag:Ateng SutisnaBatu baraCPODanantaraDPRDSIeksporkomoditasnikelPT DSIunderinvoicing
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
3
Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?
By Rika Pangesti
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
4
Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Politik

Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?

Komisi V DPR RI mengkhawatirkan penurunan drastis anggaran Kementerian Pekerjaan Umum pada…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
Dokter melakukan operasi bibir sumbing seorang pasien di RSUD Tebet, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Politik

Tekor Rp2 Triliun Sebulan Bikin Keuangan BPJS Kesehatan ‘Sekarat’, Terus Kudu Piye?

Kondisi keuangan BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi IX DPR RI…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
6 jam lalu
Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus
Politik

Pernyataan Misbakhun Disorot, Deddy Sitorus Singgung Ulah Buzzer

Polemik usulan optimalisasi penerimaan pajak yang disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
8 jam lalu
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
Politik

Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara

Pakar hukum tata negara Feri Amsari mengkritik keras pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU)…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up