Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 19 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Awas Plot Twist Ekspor: Niat Nambal Devisa Bocor, DPR Malah Suuzan DSI Jadi Kartel Monopoli
Politik

Awas Plot Twist Ekspor: Niat Nambal Devisa Bocor, DPR Malah Suuzan DSI Jadi Kartel Monopoli

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 29, 2026 4:05 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Pekerja menyiapkan proses bongkar muat crude palm oil (CPO) di Dermaga Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/4/2026).
Pekerja menyiapkan proses bongkar muat crude palm oil (CPO) di Dermaga Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/4/2026). (ANTARA FOTO/Fitra Yogi/wsj.)
SHARE

Keputusan pemerintah menjadikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal batu bara, minyak kelapa sawit mentah (CPO), dan produk paduan nikel memicu perdebatan baru. 

Kebijakan ini digadang-gadang mampu menutup kebocoran devisa, namun di sisi lain muncul kekhawatiran lahirnya konsentrasi kekuasaan ekonomi yang terlalu besar di tangan negara.

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna menilai pembentukan DSI bertujuan strategis untuk memperbaiki tata kelola ekspor komoditas nasional, yang selama ini dinilai rentan terhadap praktik manipulasi.

Negara Kunci Ekspor, PT DSI Ubah Peta Ekonomi Baru

Negara berkepentingan untuk menghentikan praktik underinvoicing, transfer pricing, dan kebocoran devisa dalam jumlah besar. Namun, tidak boleh menutup mata terhadap risiko sentralisasi kekuasaan ekonomi yang terlalu besar,”

kata Ateng dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Selama bertahun-tahun, ekspor komoditas strategis Indonesia dilakukan oleh ribuan perusahaan swasta, yang beroperasi secara langsung maupun melalui jaringan perdagangan di sejumlah negara suaka pajak. 

Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap harga transaksi, kualitas komoditas, hingga arus devisa hasil ekspor menjadi sulit dikendalikan.

Baca juga:
Formappi: Hampir Dua Tahun Era Prabowo, DPR Nyaris 'Mati Suri'… Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengkritik DPR yang seperti 'mati suri'…
Drama Kasus Eks Jampidsus Febrie Cermin Mandulnya Fungsi Pengawasan DPR Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar mengkritik DPR RI…
Febrie Terseret Dugaan Korupsi Blackout, Hotman: Ini Yang Paling Lelucon Kuasa hukum mantan Jaksa Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah,…
  • Formappi: Hampir Dua Tahun Era Prabowo, DPR Nyaris 'Mati Suri' dalam Sisi…
  • Drama Kasus Eks Jampidsus Febrie Cermin Mandulnya Fungsi Pengawasan DPR
  • Febrie Terseret Dugaan Korupsi Blackout, Hotman: Ini Yang Paling Lelucon

Maka, pemerintah berupaya mengonsolidasikan seluruh rantai ekspor melalui DSI. Melalui sistem satu pintu atau single-window, proses penetapan harga, verifikasi kualitas, hingga penerbitan invoice akan berada di bawah kendali negara.

Langkah tersebut juga diklaim mampu menekan praktik underinvoicing yang selama ini ditengarai menyebabkan Indonesia kehilangan potensi penerimaan hingga mencapai US$150 miliar setiap tahun.

Bangun Sistem

Selain mengejar optimalisasi devisa, pemerintah juga ingin membangun sistem ketertelusuran nasional guna memenuhi tuntutan regulasi global seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR) dan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM).

Politikus PKS itu mengakui konsolidasi ekspor dapat meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar internasional.

Negara bisa memiliki leverage perdagangan global yang jauh lebih kuat karena menguasai pasokan komoditas strategis dunia,”

jelas Ateng.

Namun, ia mengingatkan bahwa sejarah tata niaga Indonesia pernah diwarnai praktik monopoli, yang meninggalkan banyak persoalan. Sentralisasi ekspor dalam satu lembaga harus diawasi secara ketat agar tidak berubah menjadi alat konsentrasi kekuasaan ekonomi.

Jangan sampai semangat nasionalisme justru menghidupkan kembali pola monopoli ala masa lalu yang meninggalkan catatan kelam hingga hari ini,”

tegas dia.

Ateng berpendapat penguatan peran negara harus tetap dibarengi prinsip transparansi, persaingan usaha yang sehat, serta pengawasan publik yang independen. Tujuan mengamankan devisa dan kepentingan nasional memang penting, namun tidak boleh mengorbankan akuntabilitas tata kelola ekonomi.

Penguatan peran negara harus dibangun bukan sekadar konsolidasi kekuasaan ekonomi. Karena jika salah desain, hal itu berpotensi menciptakan kartel baru yang sulit diawasi,”

tutur Ateng.
Tag:Ateng SutisnaBatu baraCPODanantaraDPRDSIeksporkomoditasnikelPT DSIunderinvoicing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Drama Kasus Eks Jampidsus Febrie Cermin Mandulnya Fungsi Pengawasan DPR
By Hardani Triyoga
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
1
Messi Disalip Mbappe, Perebutan Raja Gol Piala Dunia Memanas Jelang Final
By Hardani Triyoga
Kylian Mbappe pepet Lionel Messi dalam perebutan top skor sepanjang masa Piala Dunia
2
Inggris Bangkit dari Luka Semifinal, Kalahkan Prancis 6-4 demi Peringkat Tiga Piala Dunia
By Hardani Triyoga
Pemain Timnas Inggris Bukayo Saka selebrasi usai cetak gol ke gawang Timnas Prancis.
3
Bikin Kaget! Prabowo Sebut Banyak Menteri Ambruk Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto
4
Final Impian: Argentina Hadapi Spanyol, Rekor Bersejarah Dipertaruhkan di MetLife
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Ilustrasi Lamine Yamal vs Lionel Messi
5

BERITA LAINNYA

Gedung DPR RI
Politik

Formappi: Hampir Dua Tahun Era Prabowo, DPR Nyaris ‘Mati Suri’ dalam Sisi Pengawasan

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengkritik DPR yang seperti 'mati suri'…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
5 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto
Politik

Bikin Kaget! Prabowo Sebut Banyak Menteri Ambruk Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap banyak pejabat tinggi negara harus menjalani perawatan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
Politik

Drama Kasus Eks Jampidsus Febrie Cermin Mandulnya Fungsi Pengawasan DPR

Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar mengkritik DPR RI…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
12 jam lalu
Jaksa Agung ST Burhanudin bertemu dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Kejagung.
Politik

Ucapan Prabowo Soal Koruptor Tak Sejalan dengan Fakta, Tak Berani Copot Kapolri dan Kejagung

Analis Politik Exposit Strategic Arif Susanto mengatakan, komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up