Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 25 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Kampus Swasta Sekarat, Ratusan Ribu Mahasiswa Putus Kuliah, Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?
Politik

Kampus Swasta Sekarat, Ratusan Ribu Mahasiswa Putus Kuliah, Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 1, 2026 7:49 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Gambar salah satu gedung kampus UI
Gambar salah satu gedung kampus UI (Foto: https://app.ruangguru.com/kampus/universitas-indonesia)
SHARE

Alarm bahaya pendidikan tinggi Indonesia semakin nyaring terdengar. Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, akses kuliah justru dinilai semakin timpang.

Ribuan mahasiswa gagal menyelesaikan pendidikan, kampus swasta kekurangan mahasiswa, sementara kesempatan menempuh pendidikan tinggi masih belum dinikmati mayoritas anak muda Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati menilai, berbagai persoalan yang muncul di sektor pendidikan tinggi bukanlah kasus yang berdiri sendiri.

Rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK), tingginya angka putus kuliah, hingga melemahnya perguruan tinggi swasta merupakan rangkaian masalah yang saling berkaitan.

Krisis Guru Kian Parah: Pemerintah Lamban Lakukan Rekrutmen, Pendidikan RI di Titik Nadir

Empat persoalan ini tidak bisa dilihat secara terpisah. Ini adalah alarm bahwa akses pendidikan tinggi kita masih menghadapi tantangan besar. Jangan sampai kuliah hanya menjadi kesempatan bagi kelompok masyarakat tertentu yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik,”

kata Kurniasih dalam keterangan pers, Senin, 1 Juni 2026. 

Data pendidikan tinggi menunjukkan, APK Indonesia masih berada di bawah 40 persen. Artinya, sebagian besar penduduk usia kuliah, belum mampu mengakses bangku perguruan tinggi. Situasi ini diperparah dengan tingginya angka mahasiswa yang terpaksa menghentikan studi di tengah jalan.

Berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2025, sekitar 289 ribu mahasiswa tercatat putus kuliah. Dari jumlah tersebut, lebih dari 73 persen berasal dari perguruan tinggi swasta. Fakta ini dinilai menjadi gambaran nyata, bahwa faktor ekonomi masih menjadi tembok besar bagi banyak mahasiswa.

Baca juga:
Kritik URI Menguat, Pendidikan Tinggi Diminta Tak Berorientasi pada Kampus… Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengingatkan pemerintah agar pembangunan Universitas Republik Indonesia…
Febrie Adriansyah Bungkam Soal 74 Kg Emas di Rumahnya: Minta… Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ogah…
Resmi Ditahan Kejagung, Febrie Adriansyah: Saya Merasa Memang Ini Kriminalisasi Kejaksaan Agung resmi menahan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)…
  • Kritik URI Menguat, Pendidikan Tinggi Diminta Tak Berorientasi pada Kampus Eksklusif
  • Febrie Adriansyah Bungkam Soal 74 Kg Emas di Rumahnya: Minta Penyidik Jawab!
  • Resmi Ditahan Kejagung, Febrie Adriansyah: Saya Merasa Memang Ini Kriminalisasi

Di sisi lain, Politisi PKS itu menyoroti semakin kuatnya dominasi perguruan tinggi negeri dalam penerimaan mahasiswa baru. 

Kondisi tersebut membuat banyak perguruan tinggi swasta mengalami penurunan mahasiswa secara signifikan, bahkan sebagian kampus menghadapi ancaman keberlangsungan operasional.

Padahal PTS selama ini memiliki kontribusi besar dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Jika kampus-kampus swasta terus mengalami tekanan karena kekurangan mahasiswa, maka kapasitas nasional dalam menyediakan layanan pendidikan tinggi juga akan ikut melemah,”

paparnya.

Perlebar Kesenjangan Sosial

Kurniasih mengingatkan, bahwa kondisi tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan sosial. Pendidikan tinggi yang seharusnya menjadi tangga mobilitas ekonomi, justru semakin sulit dijangkau masyarakat kelas menengah dan bawah.

Karena itu, ia mendesak pemerintah memperluas program beasiswa, bantuan biaya kuliah, hingga dukungan penyelesaian tugas akhir agar mahasiswa tidak terpaksa berhenti karena alasan ekonomi.

Alarm Pendidikan RI! Nilai Rata-rata Matematika Siswa SMP di TKA 2026 Cuma 40

Perlu memperkuat pendidikan vokasi dan program link and match dengan dunia kerja agar pendidikan tinggi semakin relevan dengan kebutuhan industri dan mampu menarik lebih banyak calon mahasiswa,”

jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan akademik dan psikososial bagi mahasiswa yang rentan putus kuliah, terutama mereka yang berada di tahun-tahun akhir pendidikan.

Menurut Kurniasih, cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada 2045 akan sulit tercapai jika akses pendidikan tinggi terus menyempit dan kampus-kampus swasta dibiarkan melemah.

Target Indonesia Emas 2045 membutuhkan lebih banyak lulusan pendidikan tinggi yang berkualitas. Karena itu, akses masuk kuliah harus diperluas, mahasiswa harus dibantu agar bisa bertahan hingga lulus, dan seluruh ekosistem pendidikan tinggi, termasuk PTS, harus diperkuat secara bersama-sama,”

tutup Kurniasih.
Tag:HeadlineIndonesia CemasIndonesia EmasKampusKurniasih MufidayatiPendidikanPerguruan tinggiWakil Ketua Komisi XIII DPR RI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Viral Cekcok Satpam vs Sopir Alphard Berakhir Damai, Propam Tetap Turun Tangan
By Syifa Fauziah
Perseteruan antara petugas satpam bernama Fiktor Harefa (27) dengan seorang sopir mobil Toyota Alphard berujung damai.
1
Pernah Berjasa Usut Korupsi Besar, Eks Jampidsus Febrie Ditahan di Rutan KPK ‘Demi Kenyamanan’
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
2
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
3
Resmi Ditahan Kejagung, Febrie Adriansyah: Saya Merasa Memang Ini Kriminalisasi
By Rahmat Baihaqi
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.
4
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subiant, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.
Politik

Duduk Terpisah dari Prabowo Saat Rapat Kabinet, Gibran Butuh Poros Politik Sendiri

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Sejumlah personel Babinsa Kodim 1207/Pontianak bersiap mendistribusikan paket sembako di Kodam XII/Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (15/7/2024).
Politik

Anggota DPR Kritik Pelibatan Babinsa Awasi Wajib Pajak: Jangan Sampai Dianggap Mata-Mata Pemerintah!

Polemik pelibatan Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polri dalam pengawasan kepatuhan wajib pajak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
14 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Politik

Gibran Jarang Bela Program Prabowo yang Dikritik, Hubungan Mulai Retak?

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai sikap Wakil Presiden…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
15 jam lalu
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari. (Foto: owrite)
Politik

Kabinet Bayangan untuk Uji Kebijakan Pemerintah dan Adu Data, Tak Bisa Lagi Menipu Publik

Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari mengatakan, setiap kebijakan negara harus dibuka…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up