Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus melontarkan sindiran keras terkait fenomena yang kerap muncul ketika pemerintah menghadapi tekanan publik.
Salah satunya adalah, penahanan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, setiap negara memiliki cara berbeda menghadapi krisis, namun di Indonesia sering kali muncul pola yang mengundang pertanyaan.
Di Amerika, setiap kekuasaan bermasalah pasti bikin perang terhadap negara lain. Di Konoha setiap ada masalah pasti ada yg masuk penjara!!!”
kata Deddy Sitorus yang dikutip dari media sosial Facebook pribadinya, Kamis, 4 Juni 2026.
Sindiran tersebut muncul di tengah ramainya sorotan terhadap berbagai persoalan nasional, mulai dari tekanan ekonomi, pelemahan rupiah, hingga polemik yang mengitari sejumlah kebijakan pemerintah.
Tetapi Deddy mengaku belum bisa memastikan, bagaimana publik harus memandang posisi Dadan dalam kasus yang kini menyeretnya ke tahanan.
Bingung mau bilang apakah dia ini tumbal atau penjahat nya!! Apakah dia memang bermasalah atau dipermasalahkan,”
tanya Deddy.
Meski melontarkan pertanyaan kritis, Anggota Komisi II DPR RI ini tetap menilai, pengungkapan kasus ini memiliki sisi positif.
Proses hukum yang berjalan saat ini, lanjut Deddy, tidak bisa dilepaskan dari derasnya tekanan publik yang selama berbulan-bulan mempertanyakan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.
Any way, setidaknya kasus ini adalah bentuk koreksi dan hasil dari derasnya tekanan publik,”
ucapnya.
Ia berharap, kasus yang kini diusut Kejaksaan Agung menjadi momentum pembenahan serius dalam pengelolaan anggaran negara yang nilainya sangat besar.
Semoga ke depan uang negara yg begitu besar dikelola BGN benar-benar digunakan dengan baik sesuai aturan!”
tutup Deddy.


