Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Dari Pabrik ke Istana, Begini Perjalanan Said Iqbal hingga Jadi Penasihat Presiden
Politik

Dari Pabrik ke Istana, Begini Perjalanan Said Iqbal hingga Jadi Penasihat Presiden

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 8, 2026 6:56 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Serikat Buruh Menolak UMP DKI Jakarta Ditetapkan sebesar Rp5,7 juta.
Serikat Buruh Menolak UMP DKI Jakarta Ditetapkan sebesar Rp5,7 juta. (Sumber: Dok. KSPI)
SHARE

Peta politik Indonesia memasuki babak baru. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, resmi bergabung ke lingkaran Istana setelah ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Sosok yang selama bertahun-tahun dikenal memimpin aksi demonstrasi buruh, kini memilih memperjuangkan aspirasi pekerja dari dalam pemerintahan.

Said Iqbal tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin sore, dengan mengenakan jas hitam, kopiah hitam, dan dasi biru. Ia mengonfirmasi langsung jabatan baru yang akan diembannya.

Said Iqbal Ungkap Rencana Prabowo Bentuk Satgas PHK dan Hadiri May Day 2026

Pada hari ini ya saya dapat undangan semalam dari Letkol Teddy untuk pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia untuk bidang ketenagakerjaan. Kalau menurut Perpres Nomor 137 Tahun 2024 atau 106 Tahun 2025, kedudukan setingkat dengan menteri,”

kata Said di Istana Kepresidenan, Senin, 8 Juni 2026.

Masuknya Said Iqbal ke pemerintahan dinilai sebagai langkah strategis Presiden Prabowo Subianto untuk merangkul kelompok buruh yang selama ini menjadi salah satu kekuatan politik dan sosial terbesar di Indonesia.

Tak ingin sekadar menjadi simbol, Said langsung membeberkan agenda yang akan menjadi fokus perjuangannya dari dalam Istana. Salah satunya adalah mendorong lahirnya Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang dinilai lebih berpihak kepada pekerja.

Keputusan bergabung dengan pemerintahan, kata Said, bukan keputusan pribadi semata. Langkah itu telah melalui pembahasan panjang bersama organisasi buruh yang selama ini menjadi basis perjuangannya.

Baca juga:
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk… Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan, keputusan PKB mengangkat tema…
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan,…
'Invisible Hand' Tahan Gibran di Jakarta, Jika ke Papua Bisa… Antropolog, Mohammad Sobary menilai keputusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tetap…
  • PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
  • Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
  • 'Invisible Hand' Tahan Gibran di Jakarta, Jika ke Papua Bisa Tersingkir dari…

Bagi kami setelah kami diskusikan di KSPI khususnya dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk juga berjuang melalui di dalam, karena secara platform perjuangan keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada kaum rakyat kecil termasuk buruh, petani, nelayan, dan guru yang mendorong kami untuk bersama-sama beliau memberikan masukan, menjaga keseimbangan,”

ujar Said Iqbal.

Meski kini menjadi bagian dari pemerintahan, Said menyampaikan dirinya tak akan berubah menjadi pendukung yang sekadar mengangguk terhadap seluruh kebijakan negara.

Ia memastikan gerakan buruh tetap memiliki ruang untuk bersikap kritis terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan yang muncul.

Saya memberanikan diri berikhtiar, berijtihad, bahwa saya juga harus memberikan keseimbangan terhadap apa apa yang ingin diperjuangkan oleh kaum buruh. Dan secara demokratis tidak akan mengurangi daya kritis kami terhadap persoalan-persoalan perburuhan,”

tuturnya.
Sisa Rp268 Triliun, Kepala BGN Nanik Deyang Janji Gak Hamburkan Anggaran MBG

Dilantik Bareng Nanik S Deyang

Pelantikan Said Iqbal di Istana dibarengi dengan pengangkatan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Presiden Prabowo melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN. Lalu, Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Masuknya Said Iqbal dalam lingkaran Istana menambah daftar tokoh buruh yang selama ini aktif memperjuangkan isu ketenagakerjaan.

Lahir di Jakarta pada 5 Juli 1968, Said Iqbal dikenal luas sebagai figur aktivis dan pemimpin gerakan buruh.

Usai merampungkan pendidikan di SMAN 51 Jakarta pada 1987, Said Iqbal melanjutkan studi di Politeknik Teknik Mesin Universitas Indonesia (UI). Karir pendidikannya berlanjut dengan meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Jayabaya.

Tak berhenti sampai di sana, Said Iqbal juga menyelesaikan pendidikan Magister Ekonomi di UI. Meski memiliki bekal akademik yang menunjang, ia lebih memilih menapaki jalan pengabdian melalui gerakan pekerja.

Karier Said Iqbal sebagai aktivis dimulai pada 1992. Saat itu, ia bekerja sebagai staf di salah satu perusahaan elektronik di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dengan pengalaman di lingkungan industri membuatnya paham terkait persoalan yang dihadapi pekerja.

Baca juga:
Antropolog: Gibran Duduk Terpisah dari Prabowo Bukan Soal Teknis, Itu… Antropolog Mohammad Sobary menilai, posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam…
Presiden Ingin Beri Makan Rakyat, Tetapi Pedagang Kecil Justru Dikejar… Pengamat sosial politik Islah Bahrawai mengatakan, munculnya sejumlah kasus penarikan pajak terhadap…
Polemik 'Daster Kuning' Cermin Bakom Gagal Pahami Semangat Prabowo Terima… Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)…
  • Antropolog: Gibran Duduk Terpisah dari Prabowo Bukan Soal Teknis, Itu Simbol Tak…
  • Presiden Ingin Beri Makan Rakyat, Tetapi Pedagang Kecil Justru Dikejar Pajak
  • Polemik 'Daster Kuning' Cermin Bakom Gagal Pahami Semangat Prabowo Terima Kritik

Berawal dari itu, Said Iqbal mulai aktif terlibat dalam gerakan buruh. Rekam jejaknya tercatat pernah mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Di FSPMI, karier Said Iqbal berkembang dari posisi sekretaris jenderal hingga dipercaya menjadi Presiden FSPMI.

Pun, figur Said Iqbal makin mencuat dikenal publik saat memimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Status KSPI merupakan salah satu organisasi pekerja atau buruh terbesar di Tanah Air.

Tag:Istanapenasihat presidenPrabowo SubiantoPresiden Partai BuruhSaid Iqbal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
MBG Disorot! Pergantian Bos BGN Disebut Tak Cukup, Ada Masalah Besar yang Belum Beres
By Natania Longdong
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
2
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
3
IHSG Hari Ini Loyo ke 6.237, Beda Nasib dari Bursa Asia
By Anisa Aulia
Pekerja membersihkan lantai di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024).
4
Usai Absen karena Sakit, Febrie Adriansyah Kembali Dipanggil Kejagung Hari Ini
By Rahmat Baihaqi
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah beri keterangan pers.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
Politik

PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan, keputusan PKB mengangkat tema…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
Politik

Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan,…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
2 jam lalu
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Politik

‘Invisible Hand’ Tahan Gibran di Jakarta, Jika ke Papua Bisa Tersingkir dari Pusat Kekuasaan

Antropolog, Mohammad Sobary menilai keputusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tetap…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
19 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara.
Politik

Antropolog: Gibran Duduk Terpisah dari Prabowo Bukan Soal Teknis, Itu Simbol Tak Dianggap

Antropolog Mohammad Sobary menilai, posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up