Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Islah Bahrawi mengaku dirinya jadi sasaran pengawasan serta penguntitan oleh orang tidak dikenal (OTK). Menurut Islah, penguntitan itu juga terjadi terhadap keluarganya.
Pengakuan Islah disampaikan di tengah meningkatnya kritik sejumlah figur terhadap berbagai kebijakan kontroversi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Islah, dirinya bukan satu-satunya yang mengalami tekanan. Ia menyebut sejumlah aktivis, akademisi, dan tokoh publik lainnya juga menghadapi bentuk intimidasi yang berbeda-beda setelah menyampaikan kritik di ruang publik.








